
Amanda terbangun di pukul 03:55 untuk melaksanakan sholat malamnya, namun kali ini berbeda dia kekamar mandi dengan keadaan yang mengenaskan.
"Hiks... Hiks.... Papah... Mamah.... Amanda takut... Hiks..." Tangisan Amanda pecah ketika mengingat kejadian semalam, dia kesakitan ketika berjalan di daerah terlarangnya.
Setelah selesai membersihkan diri dia segera menunaikan sholat meski menahan kesakitannya.
namun dia mencari cari dimana ada mukena atau tidak, ternyata dia menemukan mukenah di sebelah kamar yang dia tiduri tadi malam ternyata di situ adalah musholah kecil yang dulu di pakai Aldo untuk sholat.
Segera dia sholat di kamar tersebut, namun dia tidak mengetahui jika kamar tersebut tidak pernah di pakai orang asing atau orang lain karena hanya keluarga inti saja yang mengetahuinya.
"Hoooaaaammmm......" Aldo terbangun dari tidurnya.
"Dimana Amanda??" Tanya Aldo heran.
Ketika dia ingin berjalan ke kamar mandi dia belum tersadar jika dia tidak memakai sehelai baju. Akhirnya dia pun tersadar setelah melihat dirinya di kaca wastafel dan dia teringat ketika dia memperlakukan Amanda dengan keji.
Ya Allah.... Ada apa denganku... Mengapa aku seperti itu Aaaaakkkkkhhhhh.... Bodoh kamu Aldo, bodoh. Bajingan kamu dia wanita yang harus kau jaga.... Bodoh. Batin Aldo.
Dia frustasi ketika kekhilafannya terjadi, egonya terlalu besar sehinggah sulit untuknya mengendalikan ego yang ada di dalam dirinya.
Seperti biasa dia melakukan ritual mandinya yang lumayan cukup lama.
Di sisi lain.
"Ya Allah kenapa aku di kasih cobaan yang seburuk ini bagiku ya Allah... Salahku apa??? Aku hanya ingin hidup tenang Hiks... Hiks... Maafin aku kalau lalai dalam melalukan ibadah kepadamu ya Allah... Hiks.. Hiks.." Amanda kembali menitikan air mata yang tak bisa ia bendungi lagi.
Dia pun selesai berdoa dan mengaji sebentar untuk menunggu waktu sholat shubuh. Tak lama kemudian berkumandanglah Adzan shubuh, dia menghentikan kegiatan mengajinya sampai adzan selesai dia segera melaksanakan sholat shubuh.
__ADS_1
Aldo telah menyelesaikan ritualnya, dia hendak pergi ke ruangan kerja yang berada di samping musholah tempat Amanda sedang melaksanakan sholatnya.
Dia terkejut melihat Amanda yang sholat di musholah karena sudah lama sekali musholah itu tidak di gunakan, dia mengintip dari pintu musholah yang terbuka sedikit.
Amanda yang selesai sholat dia berzikir sebentar lalu melipat mukenah itu lalu membersihkan ruangan yang berdebu itu.
"Ck ini musholah gak pernah di pakai apa??? Masa gak di pakai percuma dong ada musholah, gak di bersihin pula" Jengkel Amanda.
Aldo kagum dengan Amanda yang tak pernah meninggalkan sholat, akhirnya dia tersadar dia merasa bersalah dengan perlakuan dia terhadap Amanda, Aldo pergi keruang kerjanya untuk mengecek sesuatu.
Amanda yang telah selesai menyapu akhirnya dia memutuskan untuk membuat sarapan karena perutnya sudah berbunyi yang menandakan dia harus makan, kalau tidak maka maghnya akan kambuh.
"Hari ini masak apa ya... Masak tempe urak arik sama sayur kangkung aja deh... trus biat sambal terasi deh.. Kuy lah" Kata Amanda.
Aldo keluar dari tuang kerjanya menatap Amanda yang berada di dapur lalu.
Ntah mengapa Amanda sangat ketakutan tubuhnya bergetar, nafasnya tak beraturan dia segera pergi kekamar milik Aldo lalu mengunci pintu agar Aldo tak bisa membukakannya pintu.
Aldo ikut berlari untuk mengejar Amanda.
Baaannngg.
Suara bantingan pintu yang membuat Aldo mematung dia berjalan cepat dan mengetuk pintu kamarnya.
Tok Tok Tok.
"Amanda buka pintunya!!!!" Teriak Aldo.
__ADS_1
"Tidak, aku tidak mau... Pergi kau, PERGI!!!" Teriak Amanda.
"Hiks... Hiks... Pergi ba****an" Lanjutnya.
"Amanda... Ak, Aku minta maaf.... Aku khilaf... Maafkan Aku Amanda" Kata Aldo.
"Baiklah, aku memaafkanmu tapi kau pergi... PERGI!!! AKU MOHON KAMU PERGI ALDO!!!" Teriak Amanda sambil menangis.
Aldo yang mendengar tangisan pecah Amanda segera mendobrak pintu kamarnya.
Bbraaagg...
Pintu terbuka.
"Aaaaaaaaaaaa..... Aku bilang pergi Aldo, PERGI!!!!! Hiks... Hiks... Pergi Kau Jahad" Kata Amanda yang terpojok di dekat jendela lalu menybunyikan wajahnya dengan tangannya.
"Maaf kan aku Amanda, Aku menyesal" Kata Aldo sambil mencoba menyentuh Amanda.
"Pergi kau Ba*****n!!!" Kata Amanda menepis tangan Aldo.
"Dasar!!!! Aku kira... Kau... Kau... Kau.. Pria yang baik ternyata kau lebih gila dari pada para b******n dan pria br*****k yang lainnya!!" Kata Amanda yang berdiri.
"Aku muak dengan mu Aldo!!! AKU MUAK DENGANMU ALDO ALEXANDRA KUSUMA!!! KAU GILA" Kata Amanda yang pergi meninggalkan Aldo yang sudah berkaca kaca.
Betul Aldo merasa dirinya bodoh, menjijikan bahkan benar apa yang di katakan Amanda bahwa dia memanglah pria bajingan dan brengsek sama seperti pria malam yang lainnya.
...****************...
__ADS_1
...Ok Guys... Sampai sini dulu yak.... Like komen and vote rate bintang limanya lontong manteman🥺🥺🥺🥺...