
Amanda terbangun karena mendengar suara Alarm, "Hooooaaaaammmmm" Tubuh Amanda bergeliat.
Dia melihat jam menunjukkan pukul 05:00.
Syukurlah masih sempat sholat shubuh. Batin Amanda.
Dia mulai melakukan kegiatan sehari harinya lalu bersiap siap untuk berangkat ke kantor.
Di lantai bawah rumah, terlihat Amanda sedang mengoleskan roti bakar dengan selai kacang kesukaannya.
"Loh kakak, kamu gak masak??? padahal masakan kamu itu enak loh" Tanya Mamah.
"Iya mah, Amanda takut telat ini sudah jam 06:00 belum lagi Amanda di jalan yakut terjebak macet, bisa bisa kena marah sama boss nanti". Kata Amanda, sambil memasukan roti bakar tersebut ke dalam mulutnya.
"Baiklah, mamah siapkan sarapan buat adikmu dulu, makannya pelan pelan Amada!!" Kata mamah yang melihat Amanda terburu buru memakan roti bakarnya itu.
"Iiiiiyyaaa mmaaahhh... Uuaakkuu pueelan puelan" Kata Amanda yang mulutnya penuh dengan roti bakar.
Setelah selesai Amanda meminum susu yang ada di depannya.
Gleg
Gleg
Gleg
__ADS_1
Sampai susu itu habis Amanda langsung berpamitan kepada mamah, sedangkan Papah sedang bersiap siap di kamarnya kalau Alexa sih jangan di tanya dia biasa bangun jam 7 lalu bersiap siap ke toko bunganya.
Amanda menuju ke kantor menggunakan mobil kesayangannya, namun dia lagi lagi terjebak macet untungnya saat sampai di kantor dia tidak terlambat.
"Akhirnya sampai juga di kantor, kalau sampai terlambat bisa bisa di rusuhin sama biang kerok" Gumam Amanda yang memarkirkan mobilnya.
Dia segera berlari ke arah lobby lalu melihat lift sudah naik ke atas, Sial. Batin Amanda.
Tak lama kemudian Aldo datang bersama sekretaris kelvin di belakangnya di sambut dengan para pengawal layaknya Raja mereka telah datang.
Aldo melirik ke arah Amanda terlihat di menundukan wajahnya lalu tubuhnya bergetar hebat, Amanda berharap Aldo tidak melihatnya namun sia sia karena dia berada di sebelah lift khusus yang Aldo siapkan.
Lift tersebut berada di sebelah lift untuk karyawan.
"Ekhmm..." Aldo berdekhem yang mengaget Amanda.
Sebenarnya Aldo memberi kode kepada sekretaris Kelvin untuk mengaja Amanda bersamanya, Kelvin yang menyadarinya langsung menyapa Amanda.
"Hai Nona Amanda, selamat pagi" Kata Kelvin ramah.
"Pa.. Pag... Pagi... Kelvin, Al... Al.. Aldo" Jawab Amanda bergetar.
Kelvin mengerutkan kedua alisnya, dia bingung kenapa Amanda bisa takut kepada bossnya itu.
Aldo yang ingin sekali menyapanya tak kuasa, lidahnya kelu dia takut jika Amanda semakin takut kepadanya. Aldo berjalan melewati mereka berdua menatap Amanda dari kejauhan.
__ADS_1
"Nona mari kita menaiki lift tuan Aldo sudah menunggumu" Kata Sekretaris Kelvin.
"Ta..... Tapp.... Tapi.. Ak.. Aku.. Takut... Kel.. Kelvin" Jawab Amanda terbata bata.
Ada apa ini??? Mengapa Amanada sangat ketakutan melihat Tuan Aldo, apa aku bertanya kepadanya saja ya...??? Baiklah saat istirahat nanti aku akan menemuinya. Batin Kelvin.
Sebab dia sangat mengetahui jika Aldo menyukainya dari waktu Amanda SMA, tak mungkin Aldo menyakitinya.
Kling....
Bunyi lift terbuka.
HAH!!!!
Semua orang yang berada di sekitar lift tersebut kaget mengapa lift khusus untuk Aldo berhenti di lantai temoat mereka berkerja.
Terlihat gadis kecil, mungil, imut, lucu keluar dari lift tersebut sambil bergetar hebat.
"Habislah Amanda dia telah memakai Lift khusus Tuan Aldo, bisa bisa kena masalah kita" Kata salah satu dari mereka.
"Terima kasih Kevin" Kata Amada yang masih menundukkan kepalanya.
...****************...
...Ok terima kasih sudah mau mampir jangan lupa like, komen and vote rate bintang limanya ya.......
__ADS_1