
Kring kring kring.....
Alarm berbunyi menandakan pukul 04:00.
"Hoooooaaaaaammmmm" Amanda merenggangkan otot otot tubuh yang kaku akibat tidur seperti badaknya.
Nyawa masih setengah sadar dia berjalan ke arah kamar mandi, lalu membasuh kan wajah yang tampak seperti panda kedua matanya.
Dia tidak bisa tidur tadi malam karena memikirkan wajah Dava terus menerus yang terngiang ngiang di kepalanya.
Segera dia bersiap siap untuk pergi berangkat ke kantor.
"Mah Amanda mau langsung ke kantor ya... Takut terlambat"
"Baiklah, hati hati ya.... Jangan ngebut ngebut bawa mobilnya... Kamu nanti pulang tepat waktu kan?? Jangan lupa mamah ada acara makan malam dengan calon suamimu"
"Haisshhhhhh Sudahlah mah jangan bahas jodoh jodoh jodoh.... Aku pusing mau berangkat dulu, Assalamualaikum" Kata Amanda sambil bersalaman dengan Tuan dan Nyonya Wijaya.
"Waalaikumussalam"
Segera ia melajukan mobilnya menuju kantor Kusuma Group, di tengah jalan dia bertemu dengan nenek nenek yang hendak menyebrang jalanan besar tersebut.
Ckiiiiiiiiiittttt......
Suara rem dadakan membuat kepalanya terbentur stir mobilnya sendiri.
"Aduuuhhhh.... Apakah aku menabraknya... Tidak tidak.... Aku tidka pernah menabrak seseorang.... Apa lagi itu nenek nenek tua... Ya Allah maafkan aku juka sudah menabraknya". Batin Amanda.
Dia segera keluar dari kendaraannya lalu menghampiri nenek tersebut. Sebenarnya dia masih terlihat sehat namun Amanda lah yang kurang berhati hati dalam mengendara.
__ADS_1
"Maaf nek saya tidak sengaja maukah nenek naik mobil saya sebagai balasan saya karena sudah menabrak nenek". Kata Amanda sambil membantu si nenek.
"Omah Tidak apa apa nak hanya ingin menyebrangi jalan omah udah di tunggu di sana sama pengawal omah"
"Oh iya O, Omah.... Mari aku antar kan O.., Omah sambil menuntun wanita tua tersebut menuju mobil yang sangat mewah.
"Terima kasih nak, kamu selain cantik tetapi juga baik hati sekali, terima kasih nak" Kata wanita tua tersebut sambil mengelus pucuk kepala Amanda.
"Iya Omah, Omah tidak perlu terima kasih, karena itu sudah menjadi tanggung jawabku untuk menolong orang lain"Kata Amanda.
"Kamu Omah perhatikan memakai pakaian seperti ingin ke kantor, atau kau ingin melamar kerja??" Tanyanya.
"Tidak saya sudah berkerja di perusahaan Kusuma Group." Kata Amanda dengan wajah polosnya.
Mendengar bahwa gadis cantik, lemah lembut, dan baik kepada semua orang berkerja di perusahaan Kusuma Group tersenyum karena di perusahaan tersebut sulit di masuki oleh orang orang yang memiliki pengetahuan yang di bilang rendah atau Cetek.
"Baiklah terima kasih, Omah pergi dulu Assalamualaikum" Kata nenek tua tersebut, Amanda menutup mobil Omah yang ingin melajukan kendaraannya.
"Hah... Sudah jam segini... Mau berangkat kapan lagi... Masuk kerja jam 07:00 sedangkan ini jam 06:35 malah macet lagi.... Masya Allah cobaan apa lagi ini...." Rutuk Amanda yang berjalan ke arah mobilnya.
Ia melajukan mobilnya tetapi saat ingin sampai ke kantornya dia malah terkena macet... yang memakan waktu banyak, akhirnya dia hanya pasrah saja kepada nasib yang menimpanya.
"Alhamdulillah, sampai juga telat 5 menit gak apa apa lah yang penting aku kerja" Batin Amanda.
Amanda memasuki loby kantor dan di sambut oleh pekerja lainnya dengan ramah, ada yang merasa iri dan tak suka kepada Amanda, namun tak ia hiraukan.
Dia menaiki lift dan sampai pada lantai 7.
"Amanda!!!! Cepat kau ke ruang manager!" Ucap Risa.
__ADS_1
"Baiklah"
Mereka berdua berjalan menuju ruangan manager, yang berada di lantai 9. Hhuuffftttt kenapa hari ini sial sekali. Batin Amanda.
Tok tok tok
"Masuk!!!" Kata pria yang ada di dalam sana.
Tunggu bukannya Manager di divisi adalah Risa mengapa yang berada di dalam pria, sedangkan Risa berada di samping Amanda yang masih kebingungan apa sebenarnya yang terjadi.
cklek
Terlihat wajah tampan familiar yang ada di meja manager tersebut seketika Amanda terkesima dengan ke tampanannya, lalu pria tersebut memandang Amanda yang sedang berjalan menghampirinya.
"Silahkan duduk" Kata pria tersebut, lalu berdiri menghampiri Amanda.
"Kau masih belum berubah ya... Amanda saat sesuatu mengganggumu kau selalu saja terlambat" Kata pria tersebut.
"Eh kok dia tau aku, siapa ya.... Namun wajahnya sangat tidak asing, apakah kita pernah berbicara se akrab ini, karena melihat dia bicara seperti itu kepadaku seolah olah dia mengetahui kehidupanku" Batin Amanda.
"Kau sudah tiga tahun pergi ke negara x apakah kau tidak ingat denganku...??" Tanya pria tersebut.
"Maaf pak saya tidak mengingat dengan jelas... Bisa bapak kasih tahu ke saya siapa bapak??" Tanya Amanda.
"Saya Adalah.......
...Eiiiitttsssss..... Tunggu dulu...... Siapa ya pria dan nenek tersebut...??? Jadi penasaran...
__ADS_1
......Ok jangan lupa pantauin terus ya cerita Author, jangan sampai terlewatkan loh dan jangan lupa kasih like dan vote bintang 5nya ya supaya.......
...Untuk komennya masih aku pantengin loh....❤️❤️❤️❤️😘😘😘🥰🥰🥰...