Cerita Horor Jepang

Cerita Horor Jepang
Story 3: Jorogumo


__ADS_3


Di sebuah desa terpencil di pegunungan Jepang, legenda kuno tentang Jorogumo, atau "laba-laba yang berubah menjadi perempuan," tumbuh menjadi kengerian yang semakin menakutkan. Cerita tentang makhluk ini telah beredar dari generasi ke generasi, tetapi kali ini, teror yang datang bersamanya adalah yang paling menyeramkan.


Di malam yang gelap dan hujan, seorang pemuda bernama Satoshi berjalan melintasi hutan lebat menuju desa itu. Dia tidak menyadari bahwa dia telah memasuki wilayah yang dihuni oleh Jorogumo. Ketika dia melintasi jembatan kecil yang melintasi sungai, sesuatu yang aneh menarik perhatiannya.


Seorang wanita cantik dengan rambut panjang berwarna hitam pekat dan kimono merah sedang berjongkok di atas jembatan, tampak sangat lemas. Satoshi mendekatinya dengan hati yang berdebar, menawarkan pertolongan. Namun, ketika wanita itu menoleh, wajahnya tiba-tiba berubah menjadi sesuatu yang tak terbayangkan.


Mata Jorogumo berkilat dengan kejam, dan dia menampilkan senyuman tajam yang penuh dengan taring laba-laba. "Terima kasih, pemuda, kamu adalah korban yang sempurna."


Satoshi terlalu terkejut untuk bergerak, dan sebelum dia menyadari apa yang terjadi, Jorogumo telah melingkarkan benang tipis yang sangat kuat di sekitar tubuhnya. Satoshi berjuang keras untuk melepaskan diri, tetapi benang itu semakin kuat, mengikatnya dengan erat.

__ADS_1


Dengan kecepatan yang luar biasa, Jorogumo menyelesaikan pekerjaannya. Dia mengepulkan benang-benangnya dan mengubur Satoshi dalam jaring laba-laba yang mematikan. Satoshi merasakan dirinya menjadi lumpuh, terperangkap dalam jaring yang tak bisa dia lepaskan.


Jorogumo berkata dengan suara yang tajam, "Kau adalah pemberian yang sempurna untukku, pemuda. Darahmu akan memuaskan dahagaku."


Saat Satoshi menyadari bahwa dia akan menjadi korban dari makhluk mengerikan ini, ketakutan yang tak terbayangkan menghantui pikirannya. Dan di malam yang gelap ini, legenda tentang Jorogumo menjadi kenyataan yang menakutkan.


Satoshi terbaring terperangkap dalam jaring laba-laba yang kuat, dan Jorogumo mendekatinya dengan hati yang gelap. Dia melihat pemuda itu dengan mata yang lapar, siap untuk mengambil nyawanya yang tak berdaya. Satoshi merasa panik, berusaha keras untuk melepaskan diri, tetapi benang-benang Jorogumo terlalu kuat.


Dalam keputusasaan, Satoshi mencoba merenungkan cerita tentang Jorogumo yang pernah dia dengar. Dia tahu bahwa makhluk ini memiliki kelemahan, dan satu-satunya cara untuk menghindari kematian pasti adalah dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan laba-laba ini dengan benar.


Jorogumo tersenyum dengan tajam, mengakui bahwa pemuda ini cerdik. "Aku adalah laba-laba yang berubah menjadi perempuan untuk menarik korbanku. Aku haus akan darah segar dan jiwa yang menderita."

__ADS_1


Satoshi merenung sejenak, mencoba untuk memikirkan pertanyaan selanjutnya yang akan dia ajukan untuk menghindari kematian. "Siapakah korban terakhirmu sebelum aku?"


Jorogumo tersenyum lebih lebar, berbicara dengan nada jahat, "Korban terakhirku adalah seorang petani yang terjebak dalam hujan badai di hutan."


Satoshi terus bertanya pertanyaan demi pertanyaan, mencoba untuk memperlambat Jorogumo yang lapar. Dia belajar tentang legenda Jorogumo yang telah diceritakan dari generasi ke generasi. Tetapi saat dia merasa percaya diri, dia bertanya pertanyaan terakhir, "Ada cara untuk membebaskanmu dari kutukan ini?"


Jorogumo tertawa dengan geli dan berkata, "Tidak, pemuda. Kutukan ini akan terus hidup, dan aku akan selalu mencari korban."


Namun, sesaat setelah dia menjawab pertanyaan terakhir ini, Jorogumo tampak terkejut. Dia melihat ke atas dan mendengar suara kaki-kaki manusia yang mendekat. Orang-orang dari desa telah menyusul Satoshi, mereka membawa obor dan peralatan ritual.


Jorogumo tahu bahwa dia harus melarikan diri, dan dengan cepat dia menggerogoti benang jaringnya dan melompat ke langit-langit. Dia menghilang dengan cepat, meninggalkan Satoshi yang terbebaskan dari jaring laba-laba itu.

__ADS_1


Pemuda itu segera diselamatkan oleh penduduk desa, dan mereka memberitahu dia bahwa mereka telah mendengar tentang perjalanan Satoshi ke hutan yang berbahaya. Mereka telah mengikuti jejaknya dan berhasil menyelamatkannya.


Namun, Satoshi tahu bahwa Jorogumo masih berada di luar sana, mencari korban baru. Legenda tentang makhluk ini menjadi lebih nyata daripada yang pernah dia bayangkan, dan dia bersumpah untuk memahami dan mengungkap misteri yang mengelilingi Jorogumo.


__ADS_2