Cerita Horor Jepang

Cerita Horor Jepang
Story 4: Teke-Teke


__ADS_3


Di tengah kota Tokyo yang ramai, terdapat sebuah jalan yang terkenal sebagai jalur pendek yang melewati sebuah hutan yang suram dan terlupakan. Legenda urban telah beredar tentang hantu mengerikan yang dikenal sebagai Teke-Teke, yang menghantui jalan itu setiap malam.


Teke-Teke adalah sosok hantu seorang gadis yang telah mengalami kematian tragis. Menurut cerita, dia adalah seorang siswi SMA yang terperangkap di rel kereta api. Ketika dia mencoba melewati rel, dia tersandung dan jatuh di depan kereta yang mendekati dengan cepat. Kecelakaan mengerikan itu membuatnya terpotong menjadi dua bagian dari pinggang ke bawah, meninggalkan tubuhnya hancur.


Sejak saat itu, roh Teke-Teke mengembara dengan satu tujuan: mencari korban untuk menggantikan kehidupannya yang terpotong-potong. Dia berjalan dengan tangan dan siku yang kuat, menyeret tubuh bagian atasnya di sepanjang jalan sambil mencari korban yang tak berdosa.

__ADS_1


Sorotan jalan yang redup dan tembus pandang membuat kisah ini semakin menyeramkan. Orang-orang yang berani melewati jalur tersebut pada malam hari sering mendengar suara langkah kaki yang cepat dan hembusan napas mengerikan yang mendekat.


Seorang siswi SMA bernama Yumi, penasaran dengan legenda Teke-Teke, memutuskan untuk mengambil risiko dan menjelajahi jalur terkutuk itu bersama teman-temannya. Mereka berjalan-jalan dengan cemas di sepanjang jalan yang gelap, mencoba memanggil hantu tersebut untuk membuktikan bahwa legenda itu hanyalah cerita seram belaka.


Namun, ketika mereka mencapai jembatan di tengah hutan, Yumi mendengar suara langkah yang mendekat dengan cepat di belakangnya. Dia berbalik dan melihat bayangan mengerikan yang mendekati mereka. Itu adalah Teke-Teke, sosok hantu yang terpotong dan membawa kengerian yang tak terbayangkan.


Dengan ketakutan yang melanda, Yumi dan teman-temannya berusaha untuk lari, tetapi Teke-Teke terus mengejar mereka dengan kecepatan yang tidak manusiawi. Suara langkah kaki dan hembusan napas mengerikan semakin mendekat, dan malam itu berubah menjadi kisah horor yang sangat nyata.

__ADS_1


Saat mereka mencoba untuk keluar dari hutan yang suram, Yumi tiba-tiba terjatuh dan tersandung akar pohon yang tersembunyi di dalam kegelapan. Dia berusaha untuk bangkit, tetapi Teke-Teke semakin mendekat. Dalam kepanikan, teman-temannya memutuskan untuk meninggalkannya dan melarikan diri untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.


Yumi merasa putus asa saat dia melihat Teke-Teke semakin mendekat. Hantu itu mengejarnya dengan langkah kaki yang cepat dan napas mengerikan yang menyapu ke belakangnya. Dia tahu bahwa dia adalah target selanjutnya dari kengerian ini.


Dengan susah payah, Yumi mencoba merangkak menjauh dari Teke-Teke, tetapi tubuh terpotong hantu itu semakin mendekat. Tangan dan siku yang kuat mencapai kakinya, dan dengan satu gerakan cepat, Teke-Teke menyeretnya ke bawah.


Yumi berteriak dengan putus asa saat dia merasa dirinya ditarik ke dalam kegelapan. Dia merasa sakit yang tak terbayangkan ketika tubuhnya terpotong oleh Teke-Teke, dan dalam sekejap, nyawanya pun sirna.

__ADS_1


Di tempat lain, teman-teman Yumi yang selamat berhenti sejenak untuk menangis dan mencoba mengatasi kengerian yang mereka alami. Mereka tahu bahwa mereka telah kehilangan sahabat mereka, dan kisah horor tentang Teke-Teke menjadi nyata di mata mereka.


Teke-Teke, dengan tubuh bagian atas Yumi yang mengerikan, menghilang ke dalam kegelapan hutan, membawa kengerian dan misteri dengan pergi. Legenda tentang hantu terpotong ini terus berlanjut, mengingatkan semua orang bahwa teror bisa muncul di mana saja, bahkan dalam kota yang ramai.


__ADS_2