Cerita Horor Jepang

Cerita Horor Jepang
Episode 2


__ADS_3

Beberapa bulan telah berlalu sejak Takeshi melarikan diri dari Rumah Terkutuk, tetapi perasaan ketakutan dan penasaran tidak pernah meninggalkannya. Dia terus berpikir tentang apa yang telah dia alami di dalam rumah itu dan mengapa itu terjadi padanya. Hasratnya untuk memahami misteri semakin kuat.


Suatu malam yang gelap, Takeshi bertemu dengan Yumi, seorang penduduk desa yang lebih tua. Yumi adalah seorang wanita yang berpengetahuan luas tentang sejarah desa dan legenda sekitarnya. Ketika Takeshi membagikan pengalamannya dengan Yumi, wanita itu mengangguk setuju.


"Rumah Terkutuk adalah tempat yang sangat mengerikan," kata Yumi, matanya penuh dengan ketakutan yang tersembunyi. "Tapi apa yang banyak orang tidak tahu adalah bahwa ada lebih banyak misteri di dalamnya daripada yang terlihat."


Takeshi menatap Yumi dengan rasa ingin tahu. "Apa yang Anda maksud?"


Yumi menjelaskan bahwa rumah itu dibangun di atas tanah yang dipercayai sebagai situs perburuan iblis kuno. Keluarga yang dulu tinggal di sana dipilih secara acak oleh iblis sebagai korban, dan mereka digunakan untuk melayani keinginan jahatnya.

__ADS_1


"Ada pintu tersembunyi di dalam rumah," lanjut Yumi, "yang mengarah ke kegelapan di bawah tanah. Di sana, iblis itu masih tertidur, menunggu untuk dibangunkan. Legenda mengatakan bahwa jika seseorang mencapai kedalaman yang cukup, mereka dapat menguasai kekuatan iblis itu."


Takeshi merasa terpukau dan ketakutan. Dia merasa dorongan untuk mengungkapkan misteri ini, bahkan jika itu berarti harus melangkah lebih dalam ke dalam kengerian. Bersama-sama, mereka memutuskan untuk kembali ke Rumah Terkutuk, kali ini dengan niat untuk menemukan pintu tersembunyi dan mengungkap kebenaran yang mengerikan.


Malam itu, Takeshi dan Yumi kembali ke rumah itu, membawa peralatan yang mereka butuhkan untuk menjelajahi bawah tanah. Mereka memasuki rumah tersebut dengan hati yang berdebar-debar, siap menghadapi kengerian yang ada di dalamnya.


Takeshi dan Yumi memasuki rumah yang mengerikan itu dengan perasaan hati yang berdebar-debar. Mereka berjalan melewati koridor yang gelap, memasuki ruangan-ruangan yang terkesan terlupakan oleh waktu. Suasana di dalam rumah itu tetap menakutkan, tetapi mereka terus maju dengan tekad untuk menemukan pintu tersembunyi.


Mereka berdua saling bertukar pandangan, mengerti bahwa itulah yang mereka cari. Dengan hati yang berdebar kencang, mereka membuka pintu itu dan memasuki ruang bawah tanah yang gelap gulita.

__ADS_1


Di dalam, terdapat tangga yang menuju ke bawah, ke tempat yang lebih dalam lagi. Takeshi dan Yumi menggenggam erat senter mereka, langkah demi langkah menuruni tangga. Udara semakin dingin dan atmosfer semakin mencekam.


Ketika mereka mencapai dasar tangga, mereka tiba di sebuah gua yang gelap dan luas. Di tengah gua itu terletak sebuah altar tua dengan cahaya yang redup. Di atas altar itu, mereka melihat sesuatu yang mengerikan: sebuah gambaran iblis yang mengerikan, dengan mata merah menyala dan senyum sadis.


Tiba-tiba, suara-suara serak terdengar dari dalam gua, seperti tawa jahat yang mengisi udara. Takeshi dan Yumi terpaku, ketakutan akan kehadiran yang jahat ini.


Pintu gua itu tiba-tiba tertutup dengan keras, memisahkan mereka dari dunia luar. Mereka terjebak di dalam gua dengan iblis yang tertidur di hadapan mereka. Dan saat mata iblis itu terbuka, cahaya merah memenuhi gua itu.


Ketakutan yang mendalam merayapi Takeshi dan Yumi. Mereka tahu bahwa mereka telah membuka pintu ke kengerian yang tak terbayangkan, dan tidak ada jalan keluar. Iblis itu telah bangun, dan niat jahatnya siap untuk memakan mereka.

__ADS_1


Dengan keputusasaan yang merasukinya, apakah Takeshi dan Yumi akan mampu melawan kekuatan gaib ini? Atau apakah mereka akan menjadi korban berikutnya dalam legenda mengerikan Rumah Terkutuk?


__ADS_2