
Setelah pertemuannya yang menakutkan dengan Jorogumo, Satoshi kembali ke desanya dengan hati yang penuh ketakutan. Dia tahu bahwa makhluk itu masih mengembara di luar sana, mencari korban baru. Namun, dia juga tahu bahwa dia harus mengungkap misteri yang mengelilingi Jorogumo untuk melindungi desanya.
Beberapa minggu berlalu, dan Satoshi melakukan penelitian mendalam tentang legenda Jorogumo. Dia berbicara dengan penduduk desa yang lebih tua, mencari tahu apakah ada informasi tambahan tentang makhluk itu. Apa yang dia temukan adalah kisah yang lebih mengerikan daripada yang pernah dia duga.
Menurut cerita yang ditemukannya, Jorogumo telah berubah menjadi makhluk yang lebih sadis dalam beberapa tahun terakhir. Dia tidak hanya mencari korban untuk memuaskan haus darahnya, tetapi juga mengeksekusi kutukan yang lebih mengerikan.
Satoshi belajar bahwa Jorogumo sekarang menggantung korban-korbannya di jaring laba-laba selama berhari-hari. Dia akan membiarkan mereka menderita dan merana, sebelum akhirnya meminum darah mereka secara perlahan, menikmati rasa sakit dan ketakutan yang dia timbulkan.
Tak berani mengungkapkan informasi ini kepada penduduk desa yang sudah hidup dalam ketakutan, Satoshi memutuskan untuk mencari bantuan dari seorang biksu tua yang dikenal karena pengetahuannya tentang makhluk supernatural. Biksu itu mengatakan kepadanya bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan Jorogumo adalah dengan menemukan artefak kuno yang disebut "Zha Chuncao."
__ADS_1
Zha Chuncao adalah tanaman langka yang konon memiliki kekuatan untuk mengusir makhluk supernatural seperti Jorogumo. Satoshi diberi petunjuk tentang lokasi mungkin tanaman ini tumbuh, di dalam hutan yang lebih dalam dan berbahaya.
Tanpa ragu, Satoshi memutuskan untuk mencari Zha Chuncao dan menghentikan teror Jorogumo yang semakin sadis. Namun, dia tahu bahwa perjalanan ini akan membawanya ke dalam bahaya yang lebih besar daripada yang pernah dia alami sebelumnya, karena Jorogumo tidak akan tinggal diam.
Dengan hati yang penuh tekad dan perasaan ketakutan yang mendalam, Satoshi memasuki hutan yang gelap dan berbahaya, siap untuk menghadapi teror yang menunggunya.
Satoshi memasuki hutan yang lebat dan gelap dengan hati yang berdebar. Dia mengikuti petunjuk yang diberikan oleh biksu tua untuk mencari Zha Chuncao, tanaman langka yang diharapkan dapat mengalahkan Jorogumo yang semakin sadis.
Selama perjalanannya, Satoshi merasa bahwa dia selalu diamati. Suara-suara aneh sering terdengar di balik pepohonan dan dedaunan, dan dia merasa seperti ada sesuatu yang selalu menguntitnya. Ketakutan dan paranoia mulai merasukinya, tetapi dia harus terus maju jika ingin mengalahkan Jorogumo.
__ADS_1
Akhirnya, setelah berhari-hari berjalan melalui hutan yang misterius, Satoshi menemukan tumbuhan Zha Chuncao yang langka. Tanaman itu tumbuh di sekitar air terjun yang indah di dalam hutan. Satoshi dengan hati-hati merawat tanaman tersebut dan mengambil beberapa bagian dari tanamannya.
Namun, ketika dia hendak meninggalkan lokasi tersebut, dia mendengar suara yang menyeramkan. Ranting-ranting pohon bergetar, dan bayangan besar meluncur di atasnya. Itu adalah Jorogumo, yang muncul dengan serangannya yang mematikan.
Wanita itu dengan cepat mengaitkan benang-benang kuatnya ke sekitar Satoshi, mengepungnya dengan jaring laba-laba yang mematikan. Satoshi berjuang keras, mencoba untuk membebaskan diri, tetapi benang-benang Jorogumo semakin erat.
Sambil tersenyum dengan taring yang tajam, Jorogumo berkata, "Kau adalah orang yang berani, pemuda, tetapi kau telah jatuh ke dalam perangkapku yang mematikan."
Satoshi tahu bahwa ini adalah pertarungan terakhirnya, dan dia dengan putus asa mencoba melarikan diri. Dia mengambil Zha Chuncao yang berhasil dia kumpulkan dan mencoba melemparkannya ke arah Jorogumo.
__ADS_1
Tanaman itu mengejutkan makhluk itu, dan dia menghindari serangan dengan cepat. Namun, Zha Chuncao jatuh ke dalam sungai yang deras, mengalir begitu cepat sehingga Jorogumo tidak dapat menjangkaunya.
Satoshi, yang masih terperangkap dalam jaring laba-laba, melihat Jorogumo menghilang dalam kegelapan hutan. Dia tahu bahwa dia telah menggagalkan serangan itu, tetapi Jorogumo tidak akan tinggal diam. Perjalanan mengerikan ini belum berakhir, dan dia harus tetap waspada jika ingin bertahan hidup.