Cewek Tomboy

Cewek Tomboy
Persiapan Ujian


__ADS_3

Vicky : akhirnya sampai di kamar juga, Oh iya! Aku lupa besok akan ada ujian, hmm! Bagaimana ya!(berpikir)Ah! Aku punya ide.


Vicky berteriak memanggil kakaknya untuk kekamar dengan suara lantang dan keras


Vicky : kakak, kakak tolong kemari sebentar!


Sky mendengar suara vicky, dan sedikit khawatir karena vicky berteriak keras sekali sampai membuat neko mengeong-ngeong. Sky kekamar vicky dengan cepat dan membuka pintu.


Brakk*(suara pintu dibuka)


Sky : ada apa vi?(panik)


Vicky : kakak tolong ajari aku untuk menghadapi ujian semester pertama(menghampiri sambil meraih tangan sky)


Jitakk(suara sentilan)


Sky : huh! Aku kira apa, kau membuatku kaget vi love.


Vicky : Ah sakit!(kesal)Ayolah kak ajari aku, kalau tidak adikmu ini akan tidak dapat ke belgia(membujuk)


Sky : huh! Baiklah, ayo duduk di ranjang(meraih tangan vicky)


Sky menjelaskan semua pelajaran yang di ajukan oleh vicky dengan mudah, vicky dengan cepat mengerti dan senang bisa menghabiskan waktu bersama kakaknya, karena kakaknya adalah seorang yang di percayakan oleh pipi untuk menjaga perusahaan pipinya yang lain.


15 menit kemudian, vicky tertidur sambil berbaring di pangkuan kakaknya dan memegang buku. Sky melihat adiknya yang begitu berusaha untuk mendapatkan nilai yang sempurna untuk ujian, sky bergumam dalam hati :


”Huh! Sungguh adik kecilku ini sangat lucu saat tidur, aku harap kau mendapatkan nilai sempurna dan membuat kakak bangga”

__ADS_1


Sky : vi, vicky ayo bangun! Waktunya makan malam, kau tidak akan tenang saat tidur jika perutmu kosong, vi ayo bangun!(mengelus kepala vicky)


Vicky terbangun namun tetap menutup mata dan melanjutkan tidur dipangkuan kakaknya


Vicky : nanti saja kak, kakak saja yang makan aku akan makan ketika aku sudah lapar! Biarkan aku tidur dipangkuan kakak sebentar saja(bergumam sambil menutup mata)


Sky : vicky ayolah, kau ingin membuat revan marah, kalau revan melihatmu sangat kurus dia akan khawatir dan ngambek padamu.


Vicky sontak cepat membuka mata dan bangun dari pangkuan kakaknya


Vicky : berarti kakak sudah merestuiku dengan revan(berharap)


Sky : aku tidak akan berani menolak permintaan adik kecilku ini(tersenyum tampan)


Vicky : huhu! Kakakku memang yang paling mengerti aku(memeluk)


Vicky : huh kakak benar juga, kakak sudah berumur 28 tahun, dan kakak masih sangat muda seperti oppa-oppa korea(menggoda)beri tahu rahasianya dong kak?


Sky : ah! Jangan memikirkan itu dulu, ayo kita makan, apa perlu aku bawakan makananmu ke sini.


Vicky : tidak-tidak*Kita kebawah saja, aku juga ingin makan bersama mimi dan kakak


Sky : baiklah, ayo turun. Setelah makan kau lanjutkan belajarmu ya! Nanti kakak ada urusan di kantor pipi, jadi kakak tidak bisa mengajarimu lagi nanti, maafkan kakak ya!


Vicky : baiklah kak, kakak tenang saja aku akan mendapatkan nilai sempurna dan membuat kakak senang, tapi kalau aku mendapatkan nilai sempurna di atas 85 kakak harus memberiku hadiah ya, OK!


Sky : baik-baik kakak akan memberimu hadiah jika kau mendapat nilai sempurna, ayo kita turun mimi pasti sudah menunggu.

__ADS_1


Vicky dan sky berjalan menuruni tangga dan melihat miminya menyambut mereka dengan senyuman, serta wangi makanan yang menyengat membuatku semakin tidak bisa menunggu untuk menghabiskan semua makan yang ada di meja. Aku berlari kebawah dan menghampiri meja, di meja ada makanan kesukaanku yaitu kari ayam, aku sampai ngiler melihat kari yang masih mengeluarkan uap dan berwarna jingga keemasan.


Sky : hey! Hati-hati kau bodoh!, jangan menghabiskan karinya, kakak juga kelaparan(merebut kari)


Vicky : hey! Kemarikan kari ku, itu milikku tau. Baik-baik aku akan membaginya, kemarikan karinya.


Sky : baik, tapi jangan curang!


Vicky mengambil dengan cepat dan memberi kakak dan miminya dua sendok sayur, sementara vicky mengambil semua satu isi mangkuk dan memasukkan nasi kedalam kari nya.


Sky : kau sangat rakus, kau akan menjadi gemuk, jika kau gemuk revan akan meninggalkanmu jika melihat vicky yang sangat gemuk seperti panda(menggoda)


Velicia : hm, vicky kau benar-benar akan gemuk jika seperti itu, aku tidak mau memiliki cucu yang gemuk nantinya.


Vicky : siapa bilang revan akan meninggalkanku, revan itu tidak akan meninggalkan panda tau, panda itu imut, lagi pula memiliki anak gemuk itu bagus, pasti para tetangga akan menyukainya, revan itu orang yang sangat mesum dan cabull pasti dia senang melihat dadaku kelihatan besar(sombong dan tertawa jahat)hehehe


Sky : apa! Kau bilang dia menyukai dada yang besar, huh revan ini sangat cabull, aku tidak akan memaafkannya(mengerutkan dahi)


Velicia : huh! Kau jangan senang dulu sky, kau juga dulu sangat menyukai dada, saat kau SMA sampai kuliah, bahkan kau pernah memegang dada seseorang saat kau masih sekolah.


Vicky :puufft*Hahaha(tertawa)ternyata kakak pengagum dada(menggoda)


Sky : ah! Itu kan dulu, sekarang aku sudah insaf(malu) huh sudahlah, aku sudah selesai makan aku akan pergi ke kantor(berdiri dan berjalan menuju pintu)


Vicky dan velicia tertawa dengan terbahak-bahak melihat sikap sky yang pemalu. Suasana meja makan itu sangat membuatku tenang hingga membuatku seperti sedang terbang!


__ADS_1


__ADS_2