
Di sekolah*
Revan sedang bersiap-siap untuk bertanding dengan lawannya yaitu kelas B, revan tak terlalu fokus pada pertandingan, yang hanya dipikirkan oleh revan adalah vicky, vicky dan hanya vicky untuk sekarang ini.
Dalam hati revan :
”Vicky, vicky, vicky apa kau baik-baik saja, jika anak itu ditinggal dia pasti akan berbuat nekat, anak itu benar-benar keras kepala, sungguh membuat orang-orang disekitarnya panik”
"Siswa yang mengikuti pertandingan silahkan segera menuju lapangan untuk bersiap-siap" suara peringatan bahwa pertandingan akan segera dimulai.
Revan beranjak dan meninggalkan lamunannya serta berlari kearah jadwal pertandingam hari ini.
JADWAL PERTANDINGAN BASKET PUTRA/PUTRI
_Hari pertama
Kelas 1-A vs Kelas 1-B
Kelas 3-C vs Kelas 3-D
_Hari Kedua
Kelas 3-A vs Kelas 3-B
Kelas 2-B vs Kelas 2-C
_Hari ketiga
Kelas 1-C vs Kelas 1-D
Kelas 2-A vs Kelas 2-D
Revan kaget melihat jadwal ini karena hari pertandingannya dimulai bersamaan dengan pertandingan vicky. Revan sontak berlari kearah kelas vicky dan menemui sena adiknya.
Revan : sena!(teriak)
Sena : ada apa kak?kenapa kakak berlari kemari, bukankah kakak harus bertanding?
__ADS_1
Revan : apa pertandingan vicky berlangsung di babak kedua?
Sena : ya, memang kenapa kak?
Revan : kalau vicky kemari, suruh dia pulang, pokoknya suruh vicky pulang, jangan sampao dia bermain ya!
Sena : tapi kenapa kak?
Revan : lakukan saja, beri tahu rena dan wandi juga, jangan sampai vicky bermain ya!
Sena : iya deh...!
Di rumah sakit*
Vicky benar-benar sudah gatal ingin segera keluar dari rumah sakit yang bau akan bau obat yang menyengat menusuk hidungnya.
Vicky juga ingat kalau dia ada pertandingan hari ini, namun dia tidak bisa melakukan apa-apa.
(Dirrtt-Dirrtt) ponsel vicky berdering.
Vicky : halo mi, ada apa?
Velicia : maafkan mimi ya, mimi sepertinya akan terlambat kesana!sky dan pipi baru saja keluar dan mimi sedang banyak urusan, pembantu sedang cuti jadi mimi yang mengurus semua nya, mungkin mimi akan kesana 1 jam lagi.
Vicky : tidak apa mi, aku baik-baik saja disini!
Velicia : ya sudah, kamu jangan keluyuran yah!
Vicky : siap mi(senang)
Velicia : mimi tutup dulu!(tuut-tuut-tuut)
Dalam hati vicky :
”Maafkan vikcy ya mi, vicky terpaksa membantah, ini adalah nasib dari gengku, pasti yang lain sudah menunggu, aku harus kesana”
__ADS_1
Vicky bersikeras untuk ke sekolah untuk ikut bertanding, walaupun vicky tahu apa yang akan dia hadapi nantinya, revan pasti akan sangat marah dan ngambek padanya, vicky berpikir akan memberi penjelasan pada revan setelah sampai, untung saja vicky tampil babak kedua jadi vicky masih sempat untuk kesana dan berganti pakaian.
Disekolah*
Sementara itu pertandingan revan sudah mencapai babak 2, vicky sampai dikelas dan ditahan oleh teman-temannya agar tidak bermain karena sudah diingatkan oleh revan tadi. Wandi mengahalangi pintu agar vicky tidak masuk ke kelas.
Vicky : hei biarkan aku masuk, pertandingannya sudah mau mulai, aku harus sedikit pemanasan.
Wandi : kau tidak boleh masuk vi, tidak boleh! (Menghalangi pintu dengan kaki)
Vicky : pasti revan yang menyuruhmu, biarkan aku masuk wandi, jika tidak kita akan kalah, sebentar lagi aku harus bertanding, aku harus memberikan strategi pada teman-temanku.
Wandi : tapi vi, revan sudah melarang, kau tidak boleh bertanding.
Vicky menerobos masuk dengan mengambil ilmu beladiri vicky untuk menghancurkan penjagaan wandi yang mencegahnya masuk.
Wandi : aahh... Sakit(melepaskan kaki)
Vicky masuk kedalam dan memberitahu strategi pada teman-temannya, namun teman-temannya menyarankan vicky untuk tidak ikut bertanding.
Sena : vicky, sebaiknya kau tidak ikut bermain! Revan melarangnya!
Vicky : tenang saja, aku akan menjelaskannya pada revan nanti, aku akan tetap bermain.
Sena : apa kau yakin, sepertinya revan akan marah besar jika kau keras kepala, revan sangat mengerikan jika ia sedang marah, apa kau tidak takut padanya?
Vicky : hahaha, aku sudah biasa menghadapi revan yang ganas, tenang saja, revan tidak akan lama marahnya, dia akan meleleh jika aku menggunakan jurusku(tersenyum sinis)
Sena : baiklah kalau begitu, tapi kalau revan marah padaku bagaimana?
Vicky : tenang saja, aku akan mengatasinya.
Sena : baiklah kalau begitu, ayo kelapangan, pasti kita akan dipanggil sekarang.
Vicky : kalau revan melihat kearah kita, sembunyikan aku ya, aku mohon pada kalian!
__ADS_1
"Baiklah vicky" serentak bersama-sama.