
Keesokan pagi nya seperti biasa di rumah vicky yang sunyi tanpa ayah vicky, karena ayah vicky yang cenderung selalu mendapatkan pertemuan mendadak di luar negri jadi ayah vicky sangat jarang bertemu dengan vicky.
Vicky : Mimi! Apa yang mimi masak hari ini?
Velicia : Ah! Vi love, Mimi sedang memasak kari kau mau?
Vicky : Ah anu mi roti saja deh, aku akan terlambat jika makan kari, tapi aku janji aku akan menghabiskan semua karinya setelah aku pulang sekolah yah mi!
Velicia : Baiklah, mimi tunggu loh(sambil tersenyum)
Vicky : Ok Mimi
Vicky menyuruh supir untuk tidak mengantar nya hari ini, karena dia ingin jalan kaki dan sedang tidak mood untuk di ajak berbicara
Vicky : Pak supir, bapak tidak perlu mengantar saya hari ini saya ingin berjalan saja dengan teman saya(berbohong)dalam hati vicky :
”Aku hanya tidak mau kalau pak supir ini terus bertanya pada ku seperti hari-hari yang lalu dia pasti akan bertanya tentang sekolah lah, pacaran lah, teman lah, apa lah, huh sangat merepotkan”
Sebelum vicky berangkat vicky mencium pipi mimi nya dan memeluk sesekali.
Vicky : vicky berangkat yah mimi
Velicia : iya Vi love hati-hati yah!
Dalam perjalan vicky berhenti di sebuah toko serba ada untuk membeli permen karet.
Saat membeli permen karet vicky menemukan sebuah gelang sepasang dan hendak membeli nya untuk wandi dan dia.
Sesampainya di sekolah vicky mencari wandi, namun wandi masih belum datang wajar saja wandi belum datang karena ini masih sangat pagi dan yang datang pertama adalah vicky.
__ADS_1
Saat hendak menuju ke kelas, ia terkejut dengan suara aneh di dalam kelasnya, vicky mendekati kelas dan terkejut karena melihat revan sedang tertidur di bangku nya.
Vicky : Huh! Anak ini, apa yang dia lakukan di sini, malah duduk di bangku ku lagi, kan ada banyak bangku di sekelilingnya kenapa harus bangku ku, atau mungkin dia tidak tahu kalau itu bangku ku! Sudahlah, aku harus membangunkannya sebelum anak-anak lain datang
Vicky mendekati revan dan menggoyangkan tubuh revan
Vicky : revan, hey bangun!
Revan terbangun dan menarik tangan vicky dan memeluknya, vicky kaget dan spontan memberontak
Vicky : hey! Lepaskan aku dasar cabull!(mencoba melepaskan diri)
Revan : aku rindu padamu, dan lagi aku sudah menunggu mu terlalu lama biarkan aku memlukmu sebentar
Vicky : untuk apa kau menungguku, soal basket, bukan nya kita bermain saat jam istirahat, dan lagi untuk apa kau rindu padaku, kau sangat brengsek(wajah memerah)
Revan : tapi aku hanya ingin menemui mu
Revan : apa ini? Untuk apa kau membeli gelang sepasang, pasti untuk ku kan berikan! Aku akan memasangnya ditangan mu dan ditangan ku
Vicky : kembalikan! Itu untuk wandi
Revan marah bercampur sedih dan kecewa sambil berdiri revan berkata
Revan : Aku kecewa padamu, apa kau masih tidak mengerti perasaanku terhadapmu padahal aku sudah menaruh hati padamu(membuat wajah lucu)
Vicky merasa bersalah pada revan dan menyuruh revan mengulurkan tangan
Vicky : jika wajahmu kau buat seperti itu aku tidak akan bisa menolak, ulurkan tangan mu aku akan memakaikannya.
__ADS_1
Revan sangat senang sampai ke ujung kaki, revan mengambil cetakan nama dan menaruh nama masing-masing di satu gelang, gelang yang bertuliskan nama revan untuk vicky dan begitu pula sebaliknya.
Vicky memakaikan gelang itu ditangan revan dengan lembut. Begitu pula revan memasangkan gelangnya di tangan vicky
Vicky : ini hanya gelang persahabatan, kau jangan berpikiran macam-ma... *
Kata-kata vicky lagi-lagi dihentikan dengan bibir revan yang ganas ingin melumatnya sampai ke ujung lidah vicky
Mmhmh Aku tak bisa bernafas(vicky dalam hati)
Revan melepas ciumannya sambil memeluk vicky dengan erat, revan berkata :
Revan : walau kau menganggap nya hanya sebatas teman, tapi aku sangat bahagia karena kau memperlakukan ku dengan istimewa dibanding dengan teman-teman mu yang lain, ini saja sudah lebih dari cukup
Vicky mengingat sesuatu dimasa lalu, dan seperti pernah merasakan pelukan hangat ini sebelumnya, vicky melepas pelukan sebelum anak-anak yang lain datang.
Vicky : lepaskan revan anak-anak lain akan datang(mencoba melepas pelukan)
Revan : baiklah tapi kau harus berjanji akan bermain bersma ku nanti.
Vicky mengangguk*
Vicky tak tahu kalau novi sedang ada di belakang pintu dan mengntip mereka berpelukan dan berciuman, novi sempat memotret saat mereka berciuman.
Dalam hati novi
”Vicky kau lihat saja aku akan mempermalukan mu karena sudah merebut kak revan dari tangan ku
-------------------------------------
__ADS_1
**Hy guys😘Jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian di bawah, serta kritik dan saran melalui kolom komentar ya!
Beri saya semangat😍**