Cewek Tomboy

Cewek Tomboy
Pertolongan pertama


__ADS_3

Jam istirahat berbunyi*


Vicky dan revan ke kantin bersama, dalam perjalananke sana, mereka bertemu dengan rena, wandi dan sena. Mereka semua pergi ke kantin bersama. Mereka sudah sampai di kantin dan makan bersama.


Vicky : hey ayo kita memesan, aku akan makan mie instan saja


Revan : jangan, jangan makan itu. Kau bisa sakit perut, makan nasi saja


Vicky : baik-baik, aku akan menurut


Revan merasa sangat lelah dan pucat, revan berdiri sambil berkata :


Revan : aku ke toilet sebentar, kalian jangan kemana-mana.


Vicky : baiklah, cepat kembali.


Vicky merasa ada yang aneh dengan revan, vicky sontak bertanya pada sena.


Vicky : sena, apa yang terjadi pada revan, dia terlihat tidak sehat


Sena : mungkin dia kelelahan gara-gara semalam begadang, mungkin dia begadang karena ujian


Vicky semakin khawatir, vicky menyusul revan dengan berlari menunuju toilet pria.


Vicky : revan, revan kau dimana?(khawatir)


Revan tiba-tiba muncul dari belakang pintu serta terlihat panik dan kaget karena mendengar vicky berteriak di toilet pria.


Revan : ada apa vicky, kenapa kau masuk kesini?


Vicku khawatir setengah mati, vicky langsung memeluk revan tanpa mengkhawatirkan sekitarnya.


Vicky : aku sangat khawatir, kau kemana saja?sena berkata kau kurang sehat(memeluk dengan erat)

__ADS_1


Revan mengelus kepala vicky dan mencium kepala vicky dan berkata :


Revan : hey, kau sedang khawatir(tersenyum) aku hanya kelelahan. Sebaiknya kita keluar dari sini, kau ingin jadi bahan gosip karena menerobos toilet pria


Vicky dan revan berjalan keluar dari toilet pria dan sedikit berbincang-bincang sebelum ke kantin.


Vicky : kenapa kau sangat dingin, apa kita perlu ke ruang uks untuk memeriksamu(menggenggam tangan revan)


Revan : tidak usah, aku akan baik-baik saja kalau aku mendapatkan pertolongan pertama


Vicky : maksudmu kompres air panas


Revan : bukan itu, aku butuh obat yang lebih ampuh


Vicky : hmm, suntikan ya!


Revan : apa! Aku kan takut jarum suntik(berjalan mundur)


Vicky : lalu, yang kau maksud apa?(mendekat)


Vicky : huh kau sangat nakal(mencubit pipi revan)baiklah kemarilah kau jerapah yang tinggi(cup*)


Vicky mencium bibir revan dengan sangat lembut, vicky merasakan bibir revan sangat dingin serta pucat tak berwarna.


Vicky : apa sudah membaik, kau ingin lagi?


Revan : tidak-tidak, kau bisa tertular, kita kembali ke kantin saja ya! Wandi dan lainnya pasti sudah menunggu(tersenyum)


Disisi lain rena, wandi dan sena menunggu sampai 10 menit lamanya, sena mengeluh :


Sena : huh, kemana mereka berdua?


Rena : ya! Ini sudah lama, kenapa mereka belum kemari

__ADS_1


Wandi : aku akan pergi mencari mereka


Saat hendak berdiri dan berbalik, vicky dan revan sudah sampai disana


Revan : tak perlu, kami sudah ada disini


Vicky : ya! Sepertinya bell akan berbunyi, ayo kita kekelas sena. Revan kamu sudah baik-baik saja kan?


Revan tersenyum sambil mengelus kepala vicky


Revan : aku sudah baik-baik saja(tersenyum)


Vicky : baiklah, jaga dirimu. Wandi, rena kalian masuk kelas juga deh!


Mereka berpisah dan kembali kekelas masing-masing, mereka melanjutkan ujian.


20 menit kemudian ujian selesai, vicky pulang bersama rena, sena dan revan pulang menggunakan mobil karena revan semakin lelah dan pucat jadi vicky menyuruh sena menelpon supir


Rena : vicky, apa revan akan baik-baik saja?


Vicky : aku juga tidak tahu, semoga sakitnya tak terlalu parah


Rena : baiklah aku duluan ya! ( melambaikan tangan dan berbelok ke arah rumah)


Vicky : ya! Sampaikan salamku pada tante dan om(teriak)


sesampainya di rumah vicky naik ke kamar dan terus berdiri di depan cermin sambil bergumam :


”Hm... Apa yang membuat revan tertarik padaku, aku sepertinya mempunyai banyak kekurangan, apa yang berbeda dariku ya? Apa yang patut dibanggakan dariku”


Sore itu angin mulai menghembus dengan kencang, serta hujan yang mulai turun dengan deras dan di sambut dengan petir.


Vicky mendapat firasat buruk, vicky mengganti seragam dan langsung ke arah ranjang dan terus menatap ponselnya berharap revan menelponnya.

__ADS_1


Vicky : kenapa aku khawatir, apa terjadi sesuatu pada revan? hujan sangat lebat, apa lagi suara petirnya sangat keras, ada apa dengan cuaca ya? Mimi dan kakak pasti sedang sibuk saat ini, sebaiknya aku tak perlu mengganggu. Hm tunggu seseorang menelpon saja deh!



__ADS_2