
Hikss..
Hikss..
Hikss..
Kayla menangis dan berpura-pura tidak tahu apa, revan makin kesal pada kayla dan meninggalkan kayla lalu beranjak ke kamarnya.
Langkah revan terhenti karena mamanya langsung memanggil namanya dan memintanya menemani kayla jalan-jalan.
Vanya : revan, temani kayla jalan-jalan deh, dia dari tadi nungguin kamu loh!
Revan : terus? Aku nggak pernah nyruh dia buat nungguin aku ya, kurang kerjaan banget(banting pintu).
Hikss..
Hikss..
Hikss..
Kayla semakin menjadi dan membuat kesan seperti anak kecil yang sedang kehilangan mainannya, vanya mendekati kayla dan menenangkan serta membisikan sesuatu pada kayla.
........._....... ......
Kayla : beneran tante, tante gak bohong kan?
Vanya : iya, kamu tinggal urus suratnya aja, nanti tante yang urus sebagian ya!
Kayla : terima kasih tante, tante yang terbaik(memeluk)
Vanya : ya sudah, ayo makan, nanti makanannya dingin
Kayla : oke tante(melepas pelukan)
Disisi lain, vicky yang tadinya panik karena kebohongannya hampir ketahuan sontak memberi tahu miminya untuk merahasiakannya.
Vicky : mi, kalau revan tanya soal yang tadi, nggak usah kasi tau ya!
Velicia : kamu yakin, revan bakal marah loh!
__ADS_1
Vicky : tenang saja, aku bisa mengatasi revan, yang penting sekarang adalah untuk merahasiakan yang tadi
Velicia : huh, baiklah mimi akan merahasiakannya.
Vicky : ya sudah, kakak masih sibuk ya mi?
Velicia : sepertinya begitu, dia tidak menghubungi mimi sama sekali.
Vicky : em... Baiklah.
(Diirrtt-diirrtt)
Vicky : halo rev, kamu udah sampai(melangkah keluar teras)
Revan : iya nih sayang, aku capek banget.
Vicky : manja banget sih kamu, kamu lagi gak mood ya?
Revan : mm(mengangguk)... Aku baru saja bertemu si ratu drama, ia membuatku sangat kesal.
Vicky : ratu drama?, siapa sih rev?
Revan : kayla, dia membuatku sangat jijik padanya, benar-benar membuat orang kesal, hey sayang, bujuk aku lah, aku butuh kamu.
Revan : tapi aku mau sekarang, ayolah sayang!
Vicky : huh, dasar nakal. Terus kamu mau di bujuk pake apa nih?
Revan : SUSU!
Vicky : susu?, gimana caranya aku kasih kamu susu kalau kita berjauhan gini, tunggu bentar, mau susu segar atau susu instan.
Revan : susu segar!
Vicky : bentar ya, aku coba nelpon kakak aku buat nyari susu segar, kalau udah dapat aku langsung ke rumahmu ya!
Revan : eh, jangan!
Vicky : loh, katanya pengen susu seger, kok nggak jadi?
Revan : nggak peka banget sih kamu, aku mau susu yang langsung dari...
__ADS_1
Vicky : tunggu bentar, yang kamu maksud itu.... DADA?
Revan : hehe iya, aku pengen, kamu mau kan?
Vicky : DASAR CABULL, brengsekk, mata keranjang(berteriak, dan menutup telepon)
Revan tertawa terbahak-bahak setelah ia di bentak oleh vicky.
Revan : vicky ini, benar-benar gampang di goda(tertawa)
~
Vicky : revan itu dasar cabul, hidung belang, mata keranjang, brengsek, Aaaaa....
Velicia : vicky! Waktunya makan!(berteriak)
Vicky : eh... A... Iya mi, aku datang!
(Diirrtt-diirrtt)....
Velicia : vi, tolong angkat teleponnya dulu
Vicky : oke mi!
Vicky berjalan ke arah telepon rumah dan mengangkat telepon.
"Halo!"
Vicky : kakak, kakak ada apa?
"Eh vicky, kakak akan segera pulang, kakak hanya menelpon ke rumah untuk memastikan saja, apa kau mau ice cream atau permen karet?"
Vicky : mau!, aku ingin dua-duanya.
"Oke, kakak akan tutup teleponnya, kakak akan segera sampai"
Vicky : baiklah kak, sampai jumpa. Hati-hati ya kak!(menutuo panggilan)
Velicia : vi, kalau kau sudah selesai, cepat kemari!
Vicky : ok mi!
__ADS_1