Cewek Tomboy

Cewek Tomboy
Menjauh


__ADS_3

Keesokan pagi nya, vicky berencana akan absen hari ini. Namun sky dan miminya menolak dan menyuruh vicky kesekolah.


Velicia : vi, ayo bangun! Kau harus sekolah


Vicky : ah! Nggak deh mi, aku akan absen hari ini aku sangat malas bertemu dengan orang brengsek itu*


Sky : Tapi bukannya kau ingin pergi ke belgia untuk meneruskan kuliah setelah lulus, bagaimana kau akan cepat ke belgia jika kau pemalas begitu, dan lagi kau tak boleh terus marah pada teman mu apa lagi teman mu itu seorang pria, ia akan kecewa(berbicara di depan pintu)


Velicia : kakak mu benar vi, lagian luka nya sudah tak parah, kau juga mungkin harus berterima kasih atau meminta maaf pada teman mu itu, sepertinya kau sedang ada banyak masalah yah!


Vicky : huh! Baiklah, kalian tidak akan mengerti


Mimi dan sky tertawa kecil


Pfftt*


Setelah mandi dan berseragam vicky turun untuk makan, dan akhirnya berangkat ke sekolah.


Dalam perjalanan ia bertemu dengan wandi dan rena mereka berangkat ke sekolah bersama!


Wandi : apa yang terjadi pada tangan mu!


Rena : hmm, ya! Jangan bilang kau melakukan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh mu sebelumnya.


Vicky : ohh ini! Aku hanya melukainya sedikit, itu hanya hukuman untuk kemarin, karena aku terlalu lemah, dengan begini aku bisa tenang.


Wandi : dasar bodoh!(sentilan mengarah ke kening vicky)

__ADS_1


Jitakk!*


Vicky : ah! Itu sakit tau!*


Sesampainya di sekolah, vicky melihat revan ada di depan gerbang, dalam hati vicky :


”untuk apa dia di depan gerbang, huh jangan-jangan dia sedang menungguku, sangat merepotkan!”


Vicky memberikan isyarat pada wandi dan rena agar pergi duluan dan membiarkannya menyelesaikan masalahnya.


Saat ingin mendekat, revan malah pergi dan meninggalkan vicky di depan gerbang, bahkan revan tak melihat wajah vicky dan langsung pergi. Dalam hati vicky :


”Eh! Dia sangat sombong, mungkin dia sudah sadar dan tidak mendekatiku lagi, harusnya aku senang. Tapi kenapa saat melihatnya melangkah pergi hatiku sakit!”


Vicky melanjutkan berjalan menuju kelas, tak ada yang berbicara padanya saat di kelas kecuali sena yaitu adik revan.


Vicky : ah! Sena, ada apa?


Sena : kenapa semua teman kita tampak menghindari mu?


Vicky : kau tidak tahu aku mendapat masalah kemarin, oh ya! Kau kan anak baru yah, mungkin kau tak tahu, meskipun kau adalah sahabat penaku sejak kecil tapi aku baru saja melihat mu kemarin dan kau sangat manis dan imut.


Vicky : dan lagi, bukannya ayahmu bekerja di jogja yah! Kenapa kau sekolah di sini!?


Sena : ah soal itu, ayahku dan ibuku kemari untuk berbisnis dan menetap disini, karena perusahaan ayahku sedang ada pertukaran program jadi ayahku bertukar dengan ayah temanku untuk mengurus kantornya, dan ya kau juga belum pernah tau aku dan keluargaku, jadi aku merasa agak cangggung


Vicky : jangan terlalu sungkan, kita kan teman walau aku baru pertama kali melihatmu, kau terlihat manis, dan lagi kau sangat mirip dengan teman ku tapi temanku itu laki-laki.bukannya aku yang harusnya merasa khawatir karena kau pasti akan tidak enak melihat sikap dan penampilanku yang tomboy ini kan.

__ADS_1


Sena : ah! Kau terlalu berlebihan, oh ya! Memangnya apa yang terjadi pada mu kemarin?


Vicky : ah cerita nya panjang, jadi seperti ini cerita nya*#


Selesai menceritakan apa yang terjadi kemarin, sena kaget karena kakak nya revan ikut campur dengan masalah ini


Sena : apa kakak ku ikut campur tangan untuk melindungimu. Pantas saja punggung kakakku lebam dan berwarna biru, dan juga dia selalu saja bersikap aneh kemarin malam dan juga dia berkata padaku kalau dia mengkhawatirkan seseorang. Ternyata itu kau


Vicky : apa maksudmu! Kakakmu yang mana?


Sena : oh iya! Kau tak tahu asal usul ku, kakakku adalah revan, dia adalah orang yang dingin loh, tapi setelah dia bertemu denganmu sepertinya dia menjadi sangat aneh dan sedikit cerewet padaku, aku saja untuk berbicara dengannya aku takut, tapi entah kemarin malam dia sangat santai dan bahkan dia tersenyum padaku.


Vicky terkejut karena ia baru tau kalau kakak sena adalah revan.


Vicky : benarkah? Pantas saja aku seperti melihat revan menjadi perempuan, kau terlalu mirip dengannya.


Sena : ah kau ini sudah mengejekku kecil, sekarang mengejekku mirip dengan laki-laki, dan juga apa yang terjadi pada tanganmu, kenapa dibalut seperti itu?


Vicky : pufftt tapi kau memang seperti anak SMP bahkan seperti anak SD, luka kecil ini hanya tergores, aku sangat ceroboh jadi terkena goresan


Setelah lama berbincang dengan sena, vicky merasa lebih baik dan senang. Bell berbunyi mereka duduk dan melanjutkan pelajaran.


 


Hai guys😍Jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian di bawah serta kritik dan saran melalui kolom komentar ya!


Beri saya semangat😘

__ADS_1


__ADS_2