Cewek Tomboy

Cewek Tomboy
Tertular


__ADS_3

Setelah makan malam, vicky merasa sangat lelah dan kedinginan. Entah apa yang terjadi, vicky merasa sangat dingin walaupun suhu di kamarnya sangat bertolak dari suhu tubuhnya. Saking dinginnya vicky, vicky harus memakai selimut hingga tiga lapis. Vicky beranjak naik ke kasur dan berusaha untuk tertidur, dlaam hati vicky :


”Sepertinya aku tertular oleh revan, dan ditambah lagi aku keluar saat hujan tadi, aku sangat bodoh, aku pasti akan menyusahkan revan dan yang lain, kesadaran ku, kenapa semua terlihat buram...”


Sky mengingat sesuatu tentang vicky, vicky harus menjelaskan apa yang terjadi padanya dan revan, sky naik kekamar vicky untuk menanyakan soal tadi. Saat mengetuk tidak ada jawaban dari vicky, sky beranggapan vicky sedang tidur. Namun sky bersikeras untuk menanyakan soal yang tadi, sky menerobos masuk ke kamar vicky dan melihat vicky sedang di atas kasur. Sky mendekati vicky dan mengelus kepala vicky, sky kaget dengan suhu tubuh vicky, sky mencoba membangunkan vicky dengan menggoyangkan tubuh vicky dengan pelan


Sky : vi, bangun vicky, vicky apa kau tidur? (Panik)


Karna tidak ada jawaban dari vicky, sky langsung panik dan menggendong vicky ke bawah untuk di bawa kerumah sakit, sky mengabari rayen dan velicia serta berpesan agar tidak memberi tahu revan.


Sky : mi, pi vicky pingsan(menuruni tangga), aku akan membawa vicky ke rumah sakit, mimi dan pipi bisa menyusul nanti, dan sebaikanya jangan ada yang mengabari revan(berjalan ke arah pintu)


Velicia : apa yang terjadi pada vicky(menangis), sky hati - hati(memeluk rayen)


Rayen : baiklah ayo bersiap, kita akan menyusul(berdiri dari sofa)


Di rumah sakit*


Sky turun dari mobil dan berjalan cepat masuk ke rumah sakit serta berteriak mencari dokter, bagaikan orang gila, sky berteriak dan marah karena tidak ada yang memeriksa vicky


Sky : kalian semua, dimana dokternya, hey kalau dalam waktu 1 menit tidak ada yang memeriksa adikku aku akan menuntut rumah sakit ini dengan tuntutan mengabaikan pasien(berteriak dan marah) panggil salah satu dokter terbaik disini(mebanting meja)


Semua suster yang ada disana sigap memberi pertolongan pada vicky dan salah satu diantaranya pergi dan memanggil dokter terbaik. Disisi lain di loby rumah sakit rayen dan velicia sudah sampai dan berlari kearah ruangan yang sudah di tempati oleh vicky.

__ADS_1


Rayen dan velicia melihat sky yang begitu terpuruk bersandar di tembok sambil meneteskan air mata.


Velicia : tenang sky, vicky akan baik-baik saja(memeluk), apa kita perlu mengabari revan(menatap sky)


Sky : Tidakk! Jangan mengabarinya, jika dia disini vicky akan semakin sakit(marah) anak itu, jika sampai terjadi sesuatu pada adikku, aku akan membuat perhitungan padanya(memukul tembok)


Rayen : tenanglah sky, kita tunggu saja kabar dari dokter.


Sambil terus menunggu diruang tunggu, semua melihat kearah pintu ruangan vicky sedang ditangani. 15 menit berlalu masih tidak ada kabar dari dokter, sky semakin khawatir pada adiknya yang terbaring lemah diruangan itu.


25 menit kemudian*


Ngeekk!(suara pintu terbuka)


Sky beranjak dari duduknya dan segera menghampiri dokter yang keluar dari ruangan itu


Sky : ya! Saya kakaknya, apa yang terjadi pada adikku dok?


Dokter : demamnya cukup tinggi, dia membutuhkan seseorang sekarang, dia dari tadi memanggil nama seseorang dalam keadaan tidka sadar, apa ada yang bernama revan disini, kita harus membiarkan pasien bertemu dengan orang yang dia sebut. Apa ada yang bernama revan diantara kalian?


Sky : tidaakk*Aku tidak akan membiarkan anak itu bertemu dengan adikku, tidak akan pernah(marah)


Dokter : baik tapi, ada yang harus menemaninya di dalam. Di membutuhkan seseorang, tapi lebih baiknya orang yang ada didekatnya adalah orang yang sedang dia cari(berjalan pergi) baik saya tinggal dulu

__ADS_1


Sky masuk ke ruangan vicky, sky begitu rapuh melihat adiknya terbaring lemah tak berdaya.


Sky duduk di kursi yang sudah disiapakan oleh pihak rumah sakit, sky berusaha tenang dan menggenggam tangan vicky dan meneggelamkan wajahnya kekasur.


"Revan"(suara vicky)


Sky kaget dan menggeretakkan gigi dan membenci nama itu, sky berusaha tenang dan mengelus kepala vicky sambil bergumam sendiri


”Adikku sayang, maafkan kakak ya!, kakak pasti Adalah orang yang paling tidak berguna bukan, kakak tidak bisa menjaga vicky dengan baik, maafkan kakak ya!(tersenyum tipis)”


"Kakak(mengelus kepala sky)"


Sky kaget bercampur senang melihat vicky bangun dan langsung memeluk vicky dengan erat


sky : vi, apa kau baik-baik saja?(memeluk)


Vicky : sudah lebih baik, kenapa disini sangat dingin kak?


Sky : bahkan disini dipasang pemanas ruangan, apa suhu tubuh mu masih menurun? biar kakak peluk lebih erat, kau istirahat saja ya, kakak akan memberi tahu mimi dan pipi.


Vicky : apa revan ada kak?


Sky tak menjawab dan keluar dengan cepat tanpa menghiraukan vicky.

__ADS_1


Hai guys😘Jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian dibawah, serta kritik dan saran melalui kolom komentar!


Beri saya semangat😍


__ADS_2