
Rumah sakit*
Sky : mi, pi vicky sudah sadar, kalian bisa masuk, aku ada urusan sebentar aku keluar dulu
Velicia dan rayen masuk melihat vicky dan lega vicky baik-baik saja.
Vicky : mimi, pipi apa kalian bersama revan?
Velicia : jangan pikirkan itu dulu, kau baru sadar dan langsung mencari revan, kau tidak lihat pipi sedang khawatir padamu
Vicky : hehe... Maaf, pipi aku ingin pulang, disini sangat dingin(menarik selimut)
Rayen : disini panas tau, hawa dari tubuh mu yang sangat dingin vicky, sebaiknya kau disini dulu, mungkin besok atau dua hari kedepan kau sudah bisa pulang. Pipi akan menunda penerbangan pipi ke amerika, pipi akan menjaga vicky lalu pergi!
Vicky : Eh... Jangan seperti itu pi, vicky baik-baik saja
Rayen : istirahatlah, mimi dan pipi keluar dulu.
Disisi lain sky menelpon revan dan memberi tahu revan apa yang terjadi pada adik kesayangannya itu
(Dirrtt-Dirrtt)
Revan : halo!
Sky : kau menjauhlah dari vicky(membentak)aku sky kakaknya vicky menyuruhmu untuk menjauhi vicky
Revan : tapi kak, saya tidak membuat kesalahan apapun, kenapa saya harus meninggalkan vicky?
Sky : kau tahu, apa yang terjadi pada adikku itu? Dia sedang menderita sekarang, dia sangat lemah sekarang, dia terbaring lemah tak bisa berbuat apa-apa!(mengerutkan dahi)
__ADS_1
Revan : apa(kaget) apa yang terjadi pada vicky kak, kakak sedang ada dimana, apa vicky dirumah sakit, aku akan kesana sekarang(panik)
Sky : tidak usah, kalau kau ingin vicky baik-baik saja sebaiknya kau jauhi dia, aku tak menyukai sifat vicky yang jadi lemah gara-gara kau, dan lagi aku sangat membenci namamu disebut terus dari mulutnya(marah)kau tak usah kemari, coba saja kalau kau kemari aku akan membuat perhitungan padamu(menutup panggilan)
Revan : tapi kak...?
Revan tak memperdulikan apa yang diucapkan oleh sky dan segera mencari informasi vicky dirawat dirumah sakit mana, revan mengetahui lokasi vicky dirawat dengan bertanya pada tetangga dan pembantu dari sekitar rumah vicky, revan langsung melesat pergi dengan perasaan khawatir bercampur panik.
Dirumah sakit*
Ngiikk(pintu terbuka)
Sky : vicky, apa kau sudah istirahat?
Vicky : sudah kak, kakak apa aku boleh minta sesuatu?
Sky : apa yang kau minta vi?
Sky : tidaakk*(berjalan keluar)
Vicky : tapi kak...(terhenti)
Bukk*(suara bantingan pintu)
5 menit kemudian*
Revan baru saja turun dari mobil langsung dikagetkan dengan sky yang berdiri di depan rumah sakit. Revan mencoba masuk namun tetap dihalangi sky.
Revan : kak, tolong minggir, saya ingin bertemu vicky!
__ADS_1
Sky : atas dasar apa kau berani berkata kau ingin menemui vikcy didepanku?
Revan : maaf kak, saya harus masuk!
Sky : hey, berhenti disana*(marah)
Sky mendekati Revan dan menampar revan dengan keras dan memaki revan didepan rumah sakit hingga membuat orang yang ada dalam rumah sakit terganggu, keributan itu sampai ketelinga vicky dan mendengar suara sky yang marah, vicky beranjak keluar menerobos rumah sakit, disana pipi dan mimi sedang tidak ada sehingga tidak ada yang bisa menghentikan vicky untuk keluar ruangan.
Revan : kak saya mohon biarkan saya bertemu dengan vicky(memohon)
Sky : kau tidak usah memohon padaku, sebesar apapun kau memohon aku tidak akan membiarkan kau merusak hidup vicky lagi(menarik kerah baju revan)kau pantas mendapatkan ini(mengeluarkan pistol)vicky ku jadi seperti itu gara-gara kau(menempelkan pistol ke arah kepala revan)
Disana vicky sampai tepat waktu dan menghentikan dengan mendekati sky dan memeluk kakaknya dari belakang, air mata vicky tak tertahankan, air mata vicky bercucuran melihat kejadian itu, kakak tidak pernah marah semenakutkan ini setelah apa yang terjadi pada kak bianca di masa lalu, vicky benar-benar takut melihat iblis yang bangkit kembali pada diri kakaknya.
Vicky : kakak(memeluk)berhenti kak, revan tidak bersalah, aku yang keras kepala kak, turunkan pistolnya(meraih tangan vicky)
Sky : vi, kenapa kau keluar, ayo masuk... Kau kedinginan(menoleh kearah vicky)
Vicky : kita masuk bersama ya! Kakak menakutiku(menangis)revan kau pulanglah dulu, kau besok masih bisa menjengukku kan, besok saja ya kau kemari(melepas pelukan dari kakaknya)
Sky : kau sudah dengar, pergi sana!
Revan : baiklah vicky, kau jaga diri ya! (Menaiki mobil)
Sky : apa aku menakutkan?(memasukkan pistol)
Vicky : mm(menangis)kakak, kakak jangan seperti itu, kakak menyayangiku kan, kakak jangan mengeluarkan sifat kakak yang tadi lagi ya!(memeluk)
Sky : baik, kakak minta maaf, ayo masuk, kau bisa kedinginan(memakaikan jas)
__ADS_1
Hai guysšJangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian dibawah serta kritik dan saran melalui kolom komentar!
Beri saya semangatš