
Kringg,, kringggg~ bel masuk
"Hai, guys." ujar Neni yang baru sampai kelas langsung berjalan ke tempat duduknya dan tak lupa menyapa teman-temannya
"Kebiasaan banget sih ni, bel masuk baru datang." ujar Sari membalas sapaan Neni
"Hehe. Rina kemana?" ujar Neni bertanya karena melihat kursi Rina kosong hanya ada tasnya saja
"Oh Rina, dia lagi pergi ke toilet." ujar Sari memberitahu sambil mengeluarkan buku pelajaran pertama
Selang beberapa menit guru pelajaran pertama pun masuk ke kelas dan mulai mengabsen siswa/siswi kelas XII-3
Tapi karena Rina sedang pergi ke toilet tentu saja absennya dilewatkan, dan pelajaran pertama pun segera dimulai
".......jadi seperti itu, sampai di sini sudah paham semuanya." ujar guru selesai menerangkan materi pelajaran
"Sudah bu." sahut semua siswa/i kelas XII-3
"Sar, kok Rina masih belum balik juga sih." ujar Neni berbisik merendahkan tubuhnya
"Aku juga gak tau ni, apa mungkin dia lagi BAB ya." ujar Sari dengan lirih sambil menyenderkan tubuhnya ke kursi dengan kepala sedikit miring kebelakang
"Tapi ini udah hampir 1 jam sejak bel masuk sampai mau selesai." ujar Neni yang mulai merasa cemas
"I-iya juga yah." timpal Sari yang ikut merasa cemas sambil tergagap-gagap
"Apa terjadi sesuatu sama Rina? atau mereka..." lanjutnya sambil mengedarkan pandangannya ke tempat duduk mereka yang sudah bully Rina
"Tapi mereka semua ada di sini." ujar Neni yang juga ikut mengedarkan pandangannya
"Apa salah satu dari mereka ada yang pergi ke toilet." lanjutnya
"Gak ada deh, tapi kalo si Leysis dia pergi ke toilet gak lama setelah Rina, habis itu balik lagi ke kelas tapi Rina masih belum balik juga." ujar Sari menjelaskan dengan detail
"Ini aneh, apa jangan-jangan....." ujar Neni yang terhenti di tengah-tengah ucapannya
"Masa sih, tapikan si Leysis gak ikutan ngbully Rina. Jadi kayaknya gak mungkin deh." ujar Sari membantah prasangka Neni
__ADS_1
"Iya juga sih, tapikan mereka main bareng sar, jadi....." ujar Neni yang terhenti di tengah pembicaraannya ketika melihat seorang sisiwi masuk kelas
"Permisi, ma'af bu telat." ujar siswi itu menghampiri meja guru yang ternyata adalah Rina
"Oh Rina, ya gak apa-apa. Silahkan duduk di tempat duduk kamu." ujar bu guru mempersilakan Rina
"Ya bu." timpal Rina dengan sopan dan berjalan menuju tempat duduknya
Beberapa menit kemudian jam pelajaran pertama pun berakhir dan berganti pelajaran ke dua, kelas olahraga
"Rin, kok lu lama banget sih ke toiletnya." ujar Neni yang lngsung bertanya begitu jam pertama berakhir
"Iya Rin, kita khawatir banget takut kamu kenapa-napa." ujar Sari yang beranjak dari tempat duduknya
"Ma'af ya udah bikin kalian khawatir, tadi pas balik dari toilet bu Marni minta bantuan untuk bawa buku paket ke kelas XI-2 makanya tadi lama." ujar Rina menjelaskan kepada teman-temannya dengan jelas tanpa ada yang di sembunyikan
"Emang lu bawa sendirian." ujar Neni yang juga sudah beranjak dari tempat duduknya menuju loker kelas yang berada di pojok kelas
"Gak, sama ketua kelasnya juga ada, cuman karena banyak kan gak bisa di bawa sendirian. Kalian juga kan tau kalo bu Marni sedang hamil jadi gak bisa bawa yang berat-berat." ujar Rina yang sudah mengambil baju olahraga di loker
"Ya udah yukk, kita juga harus ganti baju sebelum peluit bunyi." lanjutnya yang sudah beranjak dari tempat duduk
"Yah penuh semua." ujar Sari mengabsen satu persatu pintu toilet yang tertutup
Beberapa menit kemudian
"Oh udah ada yang keluar, kita kesana aja." ujar Sari menunjuk toilet yang berada di ujung
"Oh iya, ya udah yukk." timpal Rina
Saat Rina, Sari dan Neni berjalan menuju toilet yang sudah kosong tiba-tiba datang seorang sisiwi menyenggol bahu Rina dengan keras dan hampir terjatuh, untung saja sempat terjaga oleh Sari dan Neni.
"Uppss, sorry ya gua lagi buru-buru nih." ujar siswi itu yang ternyata adalah Leysis
"Eeehhh, tunggu dulu. Toilet ini mau kita pake buat ganti baju." ujar Neni menahan tangan Leysis
"Oh ayolah kawan, gua udah gak tahan nih ya kali mau nunggu semua teman-teman selesai ganti baju, kan gak mungkin." ujar Leysis melepaskan tangan Neni dan segera masuk ke toilet
__ADS_1
"Yah kita nunggu lagi dong." keluh Sari yang mulai loyo padahal kelas olahraga belum dimulai
"Ya udah sar gak apa-apa, lagi pula daruratan si Leysis dari pada kita." ujar Rina
"Ya sih rin, tapi kenapa gak sekalian aja waktu dia ganti baju. Kenapa datangnya malah udah selesai ganti." ujar Neni yang masih tak terima
"Rin, kalian habis kita aja." ujar siswi sekelasnya yang tak lain ternyata Daniya, si ketua kelas
"Oh, makasih Daniya." ujar Rina yang tak lupa memberikan senyuman di akhir katanya
"Sama-sama." timpal Daniya mulai masuk kedalam
7 menit kemudian
Cklekkk~ suara pintu di buka
Rina, Sari dan Neni segera masuk untuk mengganti seragamnya dengan baju olahraga, di sela-sela mereka sedang berganti terdengar suara pintu yang di buka dengan keras.
Brakkkk~
"Hah? siapa sih yang main banting pintu di kira pintu toilet ini punya bapaknya apa." ujar Neni dengan kesal karena terkejut
"Arah suaranya sih kayak dari toilet yang di ujung." ujar Rina menimpali Neni
"Bukannya yang di ujung itu si Leysis ya." ujar Sari ikut nimbrung
"Iya, tapi kenapa ya kok kayak orang kesel gitu." ujar Rina merasa bingung
"Lagi PMS kali." timpal Neni dengan sewot
Setelah selesai ganti baju Rina, Neni dan Sari segera berlari ke lapangan mengingat waktu yang tinggal 5 menit lagi. Selang beberapa menit setelah mereka sampai bunyi peluit pun mulai di tiup oleh guru olahraga, dan tak sedikit dari mereka berlari-lari keliling lapangan karena telat.
Di bawah sinar matahari yang begitu menyengat, sebelum melakukan olahraga seperti biasa di mulai dengan pemanasan terlebih dahulu. Waktu pun berlalu begitu cepat dan segera di susul oleh bel sekolah yang menandakan kelas belajar mengajar harus berhenti, dan semua murid untuk segera beristirahat, mengisi kembali dayanya sebelum pelajaran berikutnya.
"Untung aja kita gak telat, coba kalo telat bisa-bisa ikut keliling sama mereka." ujar Sari yang kini sedang berjalan ke arah kantin
"Iya sar, mungkin kalo gak ada si Daniya kita juga udah keliling lapangan sama mereka." ujar Rina yang langkahnya beriringan dengan Sari
__ADS_1
Dua sahabat dekat itu pergi ke kantin dengan baju olahraga yang sudah berganti menjadi seragam sekolah, sedangkan Neni masih di toilet karena urusan darurat yang datang mendadak.