
Sandra begitu bahagia menemukan orang sebaik Aditya yang bersedia membantu, setelah periksa kontrakan dan dia suka, Sandra langsung membayarnya setengah tahun sekali gus, dan langsung menempatinya sore itu setelah di bersihkan.
'Terima kasih Aditya, aku menyukainya, aku akan menempatinya malam ini" ujarnya.
"Baiklah ayo aku antar ke hotel untuk mengambil barang-barang mu!" tawarnya dengan tulus.
Dengan hati bahagia Sandra mengikuti Aditya, padahal Aditya sudah bekerja seharian, tapi harum tubuhnya menyeruak begitu wangi, sehingga Sandra begitu betah di bonceng Aditya.
Sampainya di hotel, Aditya langsung memesankan Grab car untuk membantu mengangkut barang-barang sandara, karena tak bisa di bawa pakai motor.
keluarnya Sandra membawa barang-barangnya, dia begitu terkejut melihat ada mobil.
"Aditya! kau yang pesan kan ini?" tunjuknya pada Grab car.
"Ya mbak, karena pikirku, takkan muat membawa barang-barang mu dengan motor" jelasnya.
"Baiklah, terima kasih, sampai ketemu di kontrakan baru ku" ujarnya sendu.
__ADS_1
Dengan rasa kecewa Sandra masuk ke dalam mobil itu, karena tak bisa dekat lagi dengan aditya. "Huh.. kenapa aku terus memikirkan anak itu? Sadar Cassandra kamu sudah tua, janda pula, kenapa tak tahu malu, mau dekat dengan berondong tampan itu' batinnya mencibir diri sendiri.
Sampainya di kontrakan, Sandra langsung menata pakaiannya, di sana terdapat lemari kecil dan kasur kecil saja, tapi baginya sudah lumayan.
Rasa lapar melanda perutnya, lalu dia memesan makanan online lewat shopee food, agar lebih praktis, sambil menunggu Sandra langsung mandi dengan buru-buru, dua puluh menit berlalu makanan pun sampai.
Tapi betapa kagetnya yang mengantarkan adalah Aditya, dan memakai bajunya warna oren khas shopee food.
'Aditya? kau bekerja lagi?" dengan kagetnya bertanya.
"Iya mbak, untuk sampingan" ujarnya sambil tersenyum.
Setelah kenyang, Sandra bersandar sambil mainkan ponselnya, dan mengabari mamanya tentang keadaan.
Dengan santainya Sandra membuka sosial medianya, karena dia berteman dengan mantan suaminya, tak sengaja terlihat story' nya yang lagi melamar seorang gadis, tapi yang membuatnya kaget, dia adalah novi sahabatnya sendiri.
"Ternyata dugaan ku selama ini benar, dulu saat masih bersama, novi sering datang main ke rumah kami, bahkan sampai minta menginap, tapi ya sudahlah, semuanya sudah berlalu, semua pasti ada hikmah dan balasannya" gumamnya.
__ADS_1
"Berjalan waktu dan tak terasa Aku sudah satu bulan di sini, aku bosan tak ada kegiatan, aku harus mencari kerja, untuk mengisi kekosongan dan buat tambahan biaya hidup ku di sini" batinnya
Sorenya Sandra main ke pantai, melihat orang bercengkrama dengan keluarga mereka, terlihat begitu bahagia, membuat dia sedih akan hidupnya.
Sambil termenung memandang laut luas, Sandra pun berharap akan memiliki keluarga yang utuh anak-anak dan suami yang baik, tapi sulit untuk percaya pagi pada laki-laki.
Tampa Sandra sadari Aditya memperhatikannya dari jauh, yang duduk termenung sesekali tersenyum kala melihat anak-anak dan keluarga yang berkumpul di sekitarnya.
"Apa dia kuliah di sini ya? ah.. mana mungkin aku berani mendekatinya, tapi dia sangat cantik, apa lagi kala tersenyum, tubuhnya kecil tapi terlihat begitu menggoda, pas kalau di peluk" gumamnya.
Tampa dia tahu sahabatnya melihat arah pandangnya, "Woe.. kau ini, kalau lihat yang bening-bening matanya sampai mau melompat" sindir Bayu.
Dengan kesal Aditya mendorong bahu Bayu sampai terhuyung ke samping dan dia langsung tiduran di atas pasir, "Kau selalu menganggu kesenangan ku" dengusnya dengan kesal.
"Haha! bukankah wanita itu yang tinggal di dekat kontrakan mu?"
"Iya" sahutnya singkat, lalu melihat ke arah Sandra lagi.
__ADS_1
BERSAMBUNG..
"