CINTA BEDA USIA.

CINTA BEDA USIA.
KERIBUTAN DI TENGAH MALAM.


__ADS_3

Sandra berjalan dengan menghentakkan kedua kakinya karena kesal, sudah beberapa kali Aditya terus mencuri kesempatan darinya.


Dengan kesal masuk ke kamarnya, Aditya pun ikut mengekor masuk ke kamar Sandra memeriksa pintu lagi, Sandra yang menyadari Aditya masuk makin di buat kesal.


"Ngapain kamu ikut masuk! pulang sana, ini sudah larut malam, aku mau tidur" ujarnya sedikit membentak.


"Diam lah sayang.. kenapa kamu membuat keributan di tengah malam begini? katanya capek, ngantuk tapi kok marah-marah terus" ledek Aditya sambil mengutak-atik pintu.


"Hentikan saja kerjaan mu, pulang sana!" sungutnya.


Aditya pun berbalik lalu mendorong Sandra ke dinding terus ******* bibir Sandra.


Sandra dengan kesal terus meronta-ronta tapi kalah tenaganya, Aditya makin memperdalam ciumannya sampai Sandra susah bernafas, barulah Aditya melepaskan ciumannya, dan membawa Sandra ke dalam pelukannya yang masih sama-sama menetralkan nafasnya.

__ADS_1


Aditya dengan sayangnya mengusap kepala dan punggung Sandra sambil memeluknya, dan tersenyum bahagia.


Dengan kasar Sandra memukul-mukul dada Aditya karena kesalnya. "kamu jahat! selalu curi kesempatan dari ku, aku benci kamu Aditya" umpatnya sambil meronta di dalam pelukan Aditya.


"Tapi aku mencintaimu sayang ku, Cassandra" bisiknya kembali ******* bibir Sandra lagi.


Tadinya Sandra meronta tapi lama-lama dia kehabisan tenaga dan terbuai dengan ciuman Aditya.


Saat dia kembali sadari, Sandra lalu mendorong Aditya dengan kuat, sampai ciumannya terlepas dan sama-sama dengan nafas yang memburu.


"Aku mau kamu percaya aku mencintaimu, Sandra! aku tergila-gila padamu! aku tak perduli kamu seorang janda!" bisiknya, kembali mendekati Sandra dan memeluknya dengan eratnya.


"Tidak! lepas kan aku! aku tak bisa!" tegasnya sambil terus meronta.

__ADS_1


"Sungguh!" tuntut Aditya, Sandra pun ragu antara mengangguk atau tidak, dia termangu dengan satu pertanyaan itu, karena dia tak juga menjawabnya, Aditya pun kembali menyerang Sandra.


Setelah puas berciuman dan menemani Sandra sampai terlelap, Aditya pun menyelimutinya sambil terus melihat wajah cantik Sandra.


"Aku hanya ingin bersama mu janda muda ku, tetap lah bersama ku, aku janji akan selalu menjaga mu, dan melindungi mu, tampa merusak mu, hehe.. maaf, hanya sekedar mencium mu tak apa kan sayang!" gumamnya sambil tertawa kecil, lalu mengecup kening Sandra, Aditya pun keluar dari kamar Sandra dengan perasaan bahagia, dan tidur dengan nyenyak.


Paginya Aditya bangun lebih awal dengan perasaan bahagia, walau pun Sandra belum menjawab iya, tapi Aditya yakin dengan bahasa tubuh Sandra yang selalu pasrah dan menerima sentuhannya, Sandra pun juga mencintainya, tapi dia masih ragu dan malu mengakuinya.


Aditya pagi-pagi ke pasar membeli bahan makanan yang banyak, karena ingin memberikan Sandra perhatian kala dia libur dengan makanan enak.


Aditya lalu membeli sayur dan lauk pauk yang banyak untuk hidangan spesialnya, dan juga beberapa buah-buahan yang segar.


Pulangnya dari pasar Aditya pun langsung mengolahnya, membuatkan sarapan terlezat andalannya. "Kamu pasti akan makin terpesona dengan ku, karena masakan lezat ku sayang!" gumamnya sambil mengolah beberapa sayur dan seafood untuk olahan nasi goreng untuk sarapan pagi mereka, siangnya nanti baru Aditya memasak yang berkuah.

__ADS_1


"Baiklah sayang, ini sudah jadi, mumpung kita sama-sama libur, ayo kita habiskan waktu berdua, ya sukur-sukur kamu mau terus berdua di dalam kamar menemani ku, haha! otak ku makin rusak setelah mengenalmu Cassandra" kelakarnya bicara sendiri sambil menata nasi goreng yang begitu harum.


BERSAMBUNG..


__ADS_2