
"Oke, sekarang to the point aja. loh mau ngapain ngajak aku kesini?"
"Gue mau nanyak,loh ada hubungan apa sama Rico!!!"
"Jadi loh ngajak gue kesini, cuman mau bilang gitu doang!!"
"Yaaa"
"Bukan urusan loh. buang waktu aja loh ngajak gue kesini"
"Loh mau kemana?"
"Gue mau masuk kelas,sebelum ada yang tau kita disini?"
"Sebenarnya maksud gue ngajak kesini. ingin bilang kalau gue mulai sayang sama loh Dit, tapi entah kenapa gue enggak sanggup Untuk mengutarakannya kepada loh"(berbicara dalam hati).
Ketika dita ingin pergi meninggalkan zein. pintunya tidak bisa terbuka.
"Loh..... kok pintunya enggak bisa dibuka sih?"
"Ada apa dit, kenapa?"
"Zein, pintunya enggak bisa terbuka?"
"Yang benar aja loh, coba selali lagi pasti bisa.loh aja enggak ada tenaganya"
"Ehhh.... kalau loh enggak percaya buka aja sendiri.!!
"Benaran loh, coba sini gue buka. kalau gue bisa buka traktir gue bagaimana!!
"Oke. tapi kalau loh enggak bisa buka loh harus nurutin kata-kata gue?"
"Oke..... deal!
"Bagaimana zein,bisa loh bukanya. enggak bisa kan?"
"Ya... enggak bisa.!!
"Terus bagaimana dong, ini semua gara-gara loh kalau loh enggak ngajak gue kesini. pasti kita enggak akan terkunci disini"
" Ehhh. asal loh tau kalau terjadi kayak gini enggak bakal gue ngajak loh kesini. gue juga ogah terkunci berdua sama loh disini"
"Tolong...... tolong...... tolong.......... "
"Ehhh.... loh bisa diam enggak. loh kan punya hp telfon aja sahabat loh itu, suruh dia kesini bantuin kita!!"
"Oooooo ya. gue kok enggak kepikiran,gue bodoh banget"
"Emang loh bodoh"
"hussss..... diam loh, biar gue telfon alya"
"Aduhhh...... hp gue mati lagi, jadinya gue enggak bisa telfon alya.bagaimana dong zein"
"Loh itu ya, kalau dibutuhin aja enggak guna,untuk apa ada hp tapi mati?"
"Dan loh juga zein,loh kan punya hp juga kok enggak loh telfon aja sahabat loh!!!"
"Ooooo yaa. gue kok enggak kepikiran ya!!!
"Yaudah loh cepat telfon. gue udah enggak betah disini!!!
"Yaaaa. bawel banget sih loh"
"Bagaimana bisa?"
__ADS_1
"Enggak bisa juga. hp gue mati juga"
"Aduhhh.... bagaimana dong, gue enggak mau disini lama-lama!!"
Dikelas alya mulai khawatir, karna dari tadi dita tidak masuk-masuk.
"Alya kemana ya,kok enggak masuk-masuk juga"
"Alya dita kemana kok enggak masuk-masuk. dan zein pun enggak ada juga"
"Enggak tau zein, gue pun bingung kok alya lama banget"
"Yaaa tapi gue juga bingung Al. zein & dita kok barengan ya"
"Yaaaa juga ya Ric. kok dita&zein barengan. apa ada sesuatu diantara mereka ya"
"Enggak mungkin Al. loh kan tau dita&zein kan musuh banget enggak pernah akur. ibaratnya kayak kucing dan anjing, selalu berantem kalau ketemu?"
"Yaaa juga ya Ric"
"Alya loh telfon aja dita. tanyak kok dia belum masuk kelas juga"
"Yaaa juga ya. tumben loh benar"
"Yaaa gue emang selalu benar kali. kalau untuk yayang dita"
"Idihhh.... lebay loh"
"Biarin lebay"
"Aduhhh... dita kenapa sih hp loh enggak aktif. kan gue khawatir sama loh"
"Bagaimana alya. "
"Hpnya dita enggak aktif,coba loh telfon zein mau tau dia tau keberadaan dita sekarang kan!!
"Bagiamana Ric,"
"Sama alya zein hpnya enggak aktif juga?"
"Ehhh.... tunggu tapi yang gue heran yang Ric. kenapa hp orang itu pada enggak aktif dan enggak tau keberadaannya!!
"Benar kata loh ya?"
Dilain tempat zein dan dita. masih berusaha untuk membuka pintunya, tapi apa yang dia lakukan sia-sia saja.
"Gimana dong zein,pintunya tetap aja enggak bisa dibuka. apalagi bentar lagi bel pulang dong. masak gue dan loh harus terkunci didalam gudang?"
"Loh bisa diam enggak sih, gue capek loh ngoceh mulu. inikan gue lagi mikir bagaimana kita keluar dari sini!!"
"Namanya gue panik, kalau mamah&papa gue nyarik gue kayak mana dong"
"Dasar anak mamah"
"Biarin...... "
Akhirnya bel pulang pun tiba. zein dan dita masih terkunci di gudang. dan tidak ada yang mengetahui keberadaan mereka berdua.
"Sekarang bel pulang, kita msih terkunci disini?"
hari makin lama makin gelap. dita&zein terkunci dilama gudang yang begitu menyeramkan. tiba-tiba hujan pun makin lama makin deras.
"Aduhh.... dingin banget lagi digudang"
"Loh kenapa kedinginan"
__ADS_1
"Menurut loh, gue kedinginan apa enggak?"
"Yaudah nah. pakek jacket gue biar loh enggak kedinginan?"
"Enggak usah."
"Loh jangan bandel deh. pakek aja nih jaket gue. nanti kalau sakit gue juga yang repot"
"Yaaa gue pakek.makasih?"
"Yaaa sama -sama!!!
Tiba-tiba mati lampu,aku begitu sangat takut. tanpa aku sadarin aku memeluk zein dengan erat.
"Ahhh...... gue takut, jangan tinggalin aku sendirian(tiba-tiba berpelukan)
"Yaaaa, gue enggak akan meninggalkan loh sendirian. loh tenang aja ya"
"Yaaaa........ hik.... hik.... "
"Dita kamu tenang ya. jangan menangis aku enggak bisa melihat kamu menangis!!
Hari makin lama makin larut. tanpa sadar dita tertidur dipelukan zein semalaman.
"Masih tidur aja nih anak,kayaknya lelap banget"(mengelus rambutnya)
"Kayaknya nyaman banget tidur dipelukan gue.gue senang deh kalau loh peluk gue seperti ini?"
Tiba-tiba dita terbangun dari tidurnya. dita merasa sangat kaget melihat dia sedang memeluk zein.
"Ahhhh...... apa yang loh lakukan. ngapain loh peluk-peluk gue, jangan jangan loh"
"Enak aja loh ya. siapa pula yang mau macam macam sama loh. dan satu lagi loh yang peluk gue,bukan gue yang peluk loh"
"Yaaa maaaf.berati kita semalaman terkunci disini "
"Menurut loh, ya iyalah kita msik terkunci disini!!
"Loh mau ngapain, jangan macam macam deh?"
"Pd banget sih loh kalau gue mau macam macam sama loh"
"Lah itu loh ngapain buka baju!! b
"Kalau punya otak jangan mesum. gue buka baju karna gue merasa sangat panas ditempat ini.kayaknya loh mau ya gue macam macam"
"Enak aja loh ya. gue bukan cwek seperti itu. gue enggak mau berhubungan sama cwok yang belum jadi suami gue."
"Oooo yaudah. kalau begitu kita nikah aja"
"Otak loh dah gestrek kali ya. sana loh"
"Gue cuman becanda kali"
"Lalu kita kayak mana dong. keluar ditempat ini, gue enggak mau terkunci selamanya disini"
"Kalau ngomong tuh jangan kayak begitu. pikirnya gue mau terkunci berduan sama cewek bawek kayak loh disini"
"Loh mau ngapain"
"Gue mau nyarik jalan keluar dari sini. mau tau aja ada jalan keluarnya"
"Benar juga loh ya. tumben loh pinteran sedikit"
"Gue udah pintar dari lahir kali ya. loh aja yang enggak mengetahuinya"
__ADS_1
"Terserah loh deh,loh mau ngomong apa yang mending gue bisa keluar dari sini"