
Zein masuk kerumahnya mengantarkan pesanan mamahnya. sementara aku sedang menunggu zein didalam mobilnya dan menunggu zein kembali.
"Assalamualaikum Mah?"
"Waalaikum salam kamu udah pulang zein!"
"Yaa Mah, zein udah pulang. Oo iya Mah ini pesanan mamah tadi!"(sambil menyerahkan bingkisan kepada mamahnya).
"Makasih sayang?"
"Yaa Mah, yaudah mah zein pergi dulu ya?"
"Tapi kan kamu baru pulang, masak mau pergi lagi. emangnya kamu mau kemana sih kok buru buru gitu?"
"Zein ada urusan penting, ada kerjaan kuliah yang harus zein kerjakan. yaudah mah zein pamit dulu ya!"
"Yaaa sayang, kamu hati hati ya?"
"Oke..... Mah?"
"Ihhh lama banget sih loh, ngapain aja sih didalam ini udah jam berapa nih"
"Yaaa bawel, baru ditinggal sebentar?"
Akhirnya setelah gue menunggu zein begitu lama kerumahnya, dengan berjalannya waktu kami sampai juga ketaman kota yang begitu sangat indah pemandangannya dan udaranya begitu sangat segar.
"Wahhh.....indah banget pemandangannya"
"Yaa jelas lah, kan ide gue enggak salah ngerjakannya disini?"
"PD banget sih loh, baru dipuji aja gayanya udah selangit banget, apalagi kalau dipuji setiap hati udah keras kepala loh?"
"Yaa jelas dong, namanya zein harus seperti itu?"
**Ini taman kotanya**
Aku dan zein pun mulai menyelesaikan tugas kuliah yanh disuruh pak iwan kepada kami. seketika itu juga aku kaget tiba tiba ada orang yang datang menghampirin kami dan ternyata itu adalah amarah.
"Ehhh, loh itu enggak tau malu apa enggak punya malu sama sekali sih?"
__ADS_1
"Maksud loh apaan?"
"Amarah loh bisa diam enggak, lebih baik loh pergi dari sini.(sahut zein kepada amarah).
"Bagus, jadinya kamu mau berduan dengan nya dan kamu mengusir aku yang jelas jelas calon istri kamu?"
"Jangan asal ngomong loh, gue bukan cwek yang suka ngerebut cwok orang. asal loh tau gue kesini sama zein karna mau ngurusin pekerjaan kuliah gue, bukan untuk senang senang disini ngerti loh?"(sahut aku yang mulai marah).
"Nah loh tau kan yaudah tunggu apa lagi pergi sana!"(sahut amarah kepada ku).
"Tanpa loh suruh pergi pun, gue akan pergi sekarang juga. gue malas lama lama disini enggak penting, buang buang waktu gue aja?"
"Dit, tapi kan tugas kuliah kita belum selesai?"
"Mending loh urus tuh calon istri loh dulu?"
Aku pun lebih memilih pergi meninggalkan zein dan amarah yang ada ditaman tadi. aku begitu sangat marah kepada amarah yang marah marah kepada gue tanpa sebab. Ini dia amarah cwek yang enggak jelas marah marah ke gue. sifatnya negatif mulu keorang lain.
"Ihhh sebel banget sih gue sama cwek itu"
Ketika aku lagi marah marah tiba tiba aja Rico datang menghampirin ku. aku begitu kaget dengan kehadiran rico yang tiba tiba muncul begitu saja.
"Astaga..... ihhhh rico, loh itu ya ngagetin gue aja sih?"
"Loh kenapa sih dit, dari tadi gue perhatikan dari sana loh kayaknya sebel banget, emangnya loh kenapa sih?"(tanya rico yang penuh dengan penasaran)
"Gue Gkpp kok, gue tuh lagi sebel aja sama seseorang?"
"Emangnya siapa sih yang bikin dita ku semarah itu?"
"Ada orang yang marah marah enggak jelas sama gue, gue sebel banget sama tuh cwek?"
"Yaudah loh enggak usah marah marah, kalau loh marah marah nanti cepat tua loh?"
"Ihh apaan sih loh, loh sengaja ya ngeledek gue kayak gitu?"
"Yaa maaf, maksud gue mau menghibur loh bukan mau ngeledek loh?"
"Udah ahhh..... bye.....?"
__ADS_1
"Eit.... tunggu, loh mau kemana?"
"Yaa gue mau pulang lah, habisnya gue sebel banget hari ini?"
"Loh mau menghilangkan kesebelan loh kan, gue punya ide untuk menghilangkan kesebelan loh, ayo ikut gue?"(sahut zein sambil mengajak gue)
"Emangnya loh mau ngajak gue kemana, jangan yang aneh aneh deh gue lagi enggak mood nih!"
"Udah tenang aja, pasti loh akan senang kok tempatnya enggak akan mengecewakan deh?"(sahut zein dengan kepedeannya).
Aku pun menerima ajakan Rico untuk pergi bersama nya. aku tidak tau rico mau mengajak aku kemana, aku hanya bisa diam duduk manis dimobilnya. akhirnya, aku dan rico pun tiba disuatu tempat dan ternyata rico mengajak aku ke sebuah pantai yang begitu sangat indah. aku merasa bingung mengapa rico mengajak aku ketempat ini dan apa tujuannya.
**Ini pantai nya begitu indah**
"Loh ngapain bawak gue kesini Ric?"
"Gue ngajak loh kesini untuk membuang sebuah kesebelan loh dipantai ini, biar pikiran loh fress lagi?"(jawab rico kepada ku).
"Bagaimana tempatnya dit, indah bukan?"(tanya zein kepada ku)
"Iyaa Ric, pantainya begitu sangat indah pemandangan dan udaranya pun begitu sangat segar?"
"Syukur deh kalau loh senang gue ajak kesini, Ooo iya dit kata orang jika kita banyak fikiran kita halus membuang semua kesebelan kita itu biar lega?"
"Ooo iya, gue baru tau tuh begituan. kalau emang iya bagaimana caranya?"
"Caranya adalah kita harus menjerit sekeras mungkin yang kita bisa, nih loh tenggok gue ya."
"Oke........?"
"Ahhh..............!"
"Sekarang giliran loh teriak sekeras mungkin?"(tantangan rico kepada gue)
"Siapa takut loh tenggok nih gue ya, Ahhh........ gue sebel banget.........?"
"Bagaimana perasaan loh sekarang dit?"
"Gue merasa lebih baikan Ric, sekali lagi makasih ya loh udah mau menghibur gue, loh selalu ada disaat gue membutuhkan loh?"
__ADS_1
"Yaa dit sama sama, gue akan selalu ada buat loh?"