Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 39


__ADS_3

Akhirnya aku pun sampai juga kerumah, tepat pukul 03.00 Wib.


"Makasih ya loh udah mau ngantar gue pulang?"


"Iya sama sama, kalau gitu gue balik juga ya"sahut zein kepada ku.


"Iya.........!"


"Aku pulang.......mah pah........?"sahutku sambil teriak enggak jelas.


"Mamah sama papa kemana ya, rumah kok sepi sih!"batin ku.


"Hei nak dita udah pulang?"


"Bik mamah sama papa kemana kok dari tadi dita panggilin enggak sahut!"


"Ooo ibu sama bapak pergi keluar?"


"Kemana bik, mamah sama papa enggak bilang mau pergi kemana gitu!"


"Mamah sama papa nak dita cuman bilang mau jemput temannya dibandara gitu?"


"Siapa temannya bik!"sahut ku dengan penuh penasaran!"


"Maaf nak dita, bibik juga tidak tau. yang bibik tau cuman mau kebandara doang!"

__ADS_1


"Yaudah bik, kalau giti dita kekamar dulu ya!"


"Yaaa......?"


Aku langsung kekamar. kurebahkan badan ku diatas kasur yang empuk. seketika aku memikirkan kejadian itu bersama dengan zein.


"Ihh apa apaan sih kok aku mikirin zein, ada apa dengan ku ya?"sahutku.


"Ingat dita loh sama zein itu cuman sebatas teman enggak lebih, loh enggak boleh suka sama zein?"sahut ku.


"Kayaknya otak gue mulai konselet nih, apa karna gue kecapekan ya makannya gue mikir yang enggak enggak!"


Tiba tiba hp ku berdering, kutenggok hp ku dan tertera nama zein. aku bingung kenapa zein menelfon ku padahal kami dari tadi udah jalan jalan bersama.


"Ketus banget sih loh?" sahutnya sama ku.


"Biarin, ada apa loh nelfon gue. gue enggak banyak waktu nih?"


"Cielah gaya loh enggak banyak waktu, ya deh gue cuman mau bilang tas loh ketinggalan di mobil gue tadi?"


"Ooo iya pantesan gue carik enggak ketemu temu rupanya ketinggalan dimobil loh. yaudah loh simpan aja besok gue kerumah loh gue ambil?"


"Oke.......?"


Aku langsung menutup telfon ku dan langsung kembali tidur. kutenggok udah jam 00.00 wib tapi mamah dan papa juga belum pulang.

__ADS_1


"Mamah sama papa kemana ya, udah jam 12 malam enggak balik balik juga bikin khawatir aja deh?"


"Apa aku telfon aja kali ya, daripada aku penasaran enggak jelas!"


"Enggak diangkat lagi, apa mamah sama papa udah tidur kali ya makannya enggak diangkat.?"


Aku merasa sangat khawatir memikirkan mamah dan papa yang belum pulang juga, lalu untuk menghilangkan kegelisahan ku aku langsung keluar dan turun kebawah. mencari angin karna aku merasa begitu sangat panas hari ini.


"Udara begitu dingin ya diluar, tapi kalau aku balik kedalam hawanya panas banget. udah deh mending gue duduk disini sebentar sambil menunggu hawa ngantuk?"


"Ehh nak dita kok belum tidur jam segini?"sahut bibik kepada ku.


"Bibik ngaget kan dita aja, ya bik dita enggak bisa tidur karna dita merasa gelisah karna mamah dan papa enggak bisa dihubungin dari tadi, dita takut terjadi sesuatu sama mama dan papa?"


"Nak dita tenang aja bibik yakin kok mamah dan papanya dita enggak akan kenapa napa?"


"Dita sih berharap kayak gitu bik, tapi tetap aja dita kalau enggak mendengar suara mamah dan papa langsung dita enggak tenang, apalagi mamah dan papa perginya udah dari tadi pagi!"


"Bibik paham sih, seorang anak khawatir sama orang tuanya. tapi nak dita harus memikirkan kesehatan nak dita juga, besok kan nak dita mau kuliah takutnya kalau nak dita begadang kayak gini takutnya terlambat kuliahnya?"sahut bibik kepada ku.


"Iya juga ya bik, yaudah bik dita kekamar dulu ya"


"Oke... nak dita, selamat tidur?"


"Selamat tidur bik?"

__ADS_1


__ADS_2