Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 16


__ADS_3

Malam pun berlalu begitu cepat, dita terbangun dari tidur nyenyaknya yang begitu panjang. kesegaran di pagi hari begitu dita rasakan ketika membuka jendela tempat ia dirawat sekarang.


"Wahh alangkah segarnya udaranya begitu sejuk"


"Pemandangannya begitu sangat indah sekali"


"Sayang..... kamu udah bangun, cepat sekali kamu bangunnya"


"Yaa... mah dita udah bangun, indah banget ya mah pemandangannya"


"Yaa sayang, pemandangannya begitu sangat indah?"


Ketika dita menikmati pemandangan yang begitu indah itu, dokter yang merawat dita datang, dan memberitahu dita bisa pulang hari ini. dita yang mendengar dengan seksama begitu sangat bahagia, akhirnya apa yang ia tunggu tiba juga.


"Permisi......."


"Yaa silahkan dok"


"Saya memberitahu kedatangan saya bahwa dita sudah bisa pulang hari ini juga?"


"Benaran dong, akhirnya aku bisa pulang juga. sungguh hari yang membahagiakan bagiku"


"Yaa sayang,akhirnya kamu udah boleh pulang juga!!


"Yaa Mah.dita udah enggak sabar akhirnya dita bisa merasakan tidur dikasur empuk dita lagi?"


"Yaaa sayang...."


"Kalau begitu saya permisi dulu buk dan dita"


"Yaa dok, makasih sudah memberitahu?"


"Yaa sama sama buk"


"Cepat sembuh ya dita, jangan sakit lagi oke... "


"Yaa dok, makasih banyak?"


"Sayang kamu tunggu disini sebentar ya


"Emang mamah mau kemana"


"Mamah mau ngurus admistrasi didepan dulu, sebelum kamu pulang"


"Yaaa Mah"


Dita begitu sangat bahagia, akhirnya ia bisa pulang dari rumah sakit juga, dan dia sangat bahagia karna dia enggak diatur atur lagi oleh zein.tiba tiba apa yang ia takutkan pun terjadi, zein datang dan membuat gue terkejut.


"Permisi...... "


"Silahkan masuk?"


"Loh mau ngapain loh kesini, kayak enggak ada kerjaan aja loh pagi pagi udah kesini aja"


"Gue kesini karna disuruh sama mamah loh"


"Mamah gue enggak mungkin, pasti loh bohong kan.enggak mungkin mamah gue nyuruh loh kesini"


"Kalau loh enggak percaya yaudah, nanti loh tanyak tuh sama mamah loh"


"Masak iya sih mamah nyuruh zein kesini, untuk apa coba?"


Mamahnya dita pun sudah selesai mengurus admistrasinya, dan dita yang menampak mamahnya datang langsung bertanyak mengapa zein kemari sepagi pagi ini.

__ADS_1


"Ehhh... kamu udah datang zein"


"Yaa tante, saya udah datang?"


"Makasih ya udah mau datang kesini"


"Yaa tante sama sama?"


"Tunggu.... tunggu jadi zein kesini mamah yang nyuruh nya"


"Yaa sayang. mamah yang menyuruh zein kemari untuk membantu kamu. papa kan masih ada urusan penting dikantor, kalau mamah sendiri mana kuat.jadinya mamah nyuruh zein kemari?"


"Mah, seharusnya enggak perlu. maksud dita,dita kan udah bisa jalan sendiri orang dita udah sehat"


"Enggak sayang, keadaan kamu tuh masih lemah,mamah enggak mau terjadi sesuatu kepada kamu"


"Iyaaa dita santai aja gue senang kok bisa membatu loh?"


"Tapi gue enggak senang loh ada disini, lama lama kepala gue bisa pecah?"


"Sayang.... kamu enggak boleh ngomong kayak gitu sama zein, zein udah baik loh dia mau membatu kamu"


"Tapi kan enggak cwok ini juga mah, masih banyak teman laki laki dita. bukan dia aja?"


"Tapi kalau yang lain mamah enggak percaya, mamah 100% percaya sama zein"


"Makasih tante udah mau mempercayai saya"


"Yaa sama sama!!!


"Yaudah deh mah, kalau begitu"


"Sayang.....kamu mau apa"


"Kamu enggak usah banyak jalan ya, kamu tuh masih lemah. zein tolong kamu bantu dita"


"Yaa tante pasti!!


"Enggak perlu, terima kasih tapi gue bisa sendiri. gue bukan anak kecil yang harus dibantu untuk berjalan, mentang mentang loh udah dikasih kepercayaan sama ortu gue. loh seenaknya ada ngatur ngatur gue"(berbicara berbisik dikuping zein)


"Terserah loh mau bilang apa, yang jelas kehadiran gue disini cuman mau membatu loh "(berbisik dikuping dita)


"Ihhj apaan sih zein, udah mulai keras kepala nih anak.tenggok aja gue akan membuat loh enggak mau lagi ngurusin gue"(berbicars dalam hati)


Dengan terpaksa dita menerima bantuan dari zein


"Malas banget gue,kalau enggak terpaksa aja gue ogah digendong sama cwok resek kayak dia?"(berbicara dalam hati)


"Kenapa loh nenggok gue kayak gitu, loh naksir sama gue, bilang aja kalau loh naksir enggak kenapa napa kok"


"Idihh PD mu selangit banget, gue tuh mikirkan bagaimana nyingkirkan loh dari sini "


"Loh enggak bisa nyingkirkan gue semudah itu,".


"Gue malas banget kalau enggak disuruh mamah gue menerima bantuan sama loh?"


"Terserah loh mau bilang apa gue enggak peduli"


"Turunin gue, loh enggak malu dilihat banyak orang kayak gini!!


"Untuk apa gue malu, orang gue enggak berbuat kesalahan kok"


"Wahhh manis banget, pak istrinya ya. romantis banget sih jadi kepengen digendong deh"(suster)

__ADS_1


"Yaa ini istri saya"


"Enggak sus bukan"


"Maaf,Sus istri saya orangnya pemalu. jadinya dia malu mengatakannya!!


"Beruntung banget sih, dapat lelaki kayak gini udah ganteng perhatian lagi"


"Makasih sus,kalau begitu saya permisi dulu ya"


"Yaa pak"..


"Loh apa apaan sih, ngapain pula ngomong sama kayak sama semua orang kalau kita suami istri"


"Yaa kena apa,kan enggak ada masalah ".


"Yaa menurut loh enggak ada masalah, tapi menurut gue tuh sangat bermasalah?"


" Aduhhh kalian tuh ya berantem banget, kayak kucing sama tikus, mamah heran nenggk kalian berdua"


"Habisnya zein Mah, yang bikin kesel dita aja"


"Enggak kayak gitu tante kejadiannya, dits kalau dibilangin yang benar dia tembala membantah"


"Yaa sayang kamu jangan membantah kalau dibilangin yang benar sama zein, zein kan udah banyak membantu kamu"


"Yaa Mah, dita janji enggak membantah lagi?"


"Yaudah pak supir kita jalan sekarang!!


"Yaa buk..... "


"Jadi keras kepala lagi tuh anak, yang anaknya itu gue apa zein sih. kayaknya zein selalu dibela sama mamah dan papa. ihhhb sebel banget sih gue"


"Akhirnya sampai juga kita pulang sayang"


"Yaa mah, dita udah sangat rinfu banget. kamar dita"


"zein tolong kamu bantu dita, dan antarkan dita kekamarnya ya"


"Baik tante,zein akan mengantar kan dita kekamar?"


"Turunin gue ."


"Yaa bawel"


"Loh kok enggak pergi, sana pergi kan loh udah ngantar gue. ngapain loh kesini"


"Tapi gue masih mau disini"


"Ehhh dengarnya, ini kamar gue berarti suka hati gue mau ngusir siapa pun dia termasuk loh?"


"Ooo gitu ya"


"Loh msu ngapain, ngapain loh tutup pintunya, buka enggak loh jangan macam macam ya"


"Gue enggak akan macam macam sama loh, kalau loh enggak bandel oke"


"ehhh tante Om, yaudah tante Om zein permisi pamit pulang dulu ya. udah sore juga enggak enak disini lama lama"


"Yaa zein makasih ya,"


"Yaa.

__ADS_1


__ADS_2