
"Ahhh gue punya ide, gue panjat aja nih balkon.otomatiskan kalau mamah sama papa gue pulang terus menanyak ke bik ina. lalu bik ina bilang kalau gue udah tidur dari tadi. kan enggak ada yang tau tentang itu, gue akan pulang sebelum mamah sama papa gue pulang"
"Untung aja kalian nya pas, untuk gue turun dari sini"
"Akhirnya turun juga gue dari ketinggian kamar gue?"
Tapi disatu sisi perasaan zein begitu sangat tidak enak tentang dita.
"Aduh. kenapa gue mikirin dita ya, udah lah paling cuman perasaan gue aja kali.paling anak itu lagi tidur dikamarnya"
"Haii... gaes."
"Dita, apa kabar loh. udah lama loh enggak kesini(secara kompak)
"Keadaan gue baik baik ajs kok. makannya gue kesini?"
"Yaudah yok kita party brayy"
zein yang berada dikamarnya dan iseng melihat sosmed. dia merasa sangat terkejut melihat dita ada disana.
"Ahhh nenggok sosmed lah, daripada gue mikirin dita mending perhatian gue terhalihkan?"
"Ini kan dita.ngapain dia ada di kafe ini, dia kan masib sakit udah nekat aja nih anak?"
"Gue akan jemput dia, enggak bisa dibiarin nih anak?"
"Zein kamu mau kemana lagi, kan kamu baru pulang. makan aja belum?
"Zein ada urusan mendadak Bun, yang harus zein kerjakan sekarang. kalau masalah makan zein belum merasa lapar"
"Yaudah sayang kamu hati hati ya!!
"Yaa Bun.Asalamualaikum"
"Walaikum salam?"
Zein pun dengan tergesa gesa ingin menghampirin dita yang berada di kafe itu.
dan akhirnya zein pun tiba disebuah cafe yang begitu sangat ramai.
"Mana tuh anak dibilangin bandel banget, dia kan baru saja sakit udah berani keluyuran yang enggak jelas. kalau tau mamah sama papa nya pasti dia akan kenak mesalah"
"Ahhhh itu dia, minum minum yang enggak jelas lagi. udah kayak wanita bar bar aja!!
"Ditaa... ayo pulang sekarang?"
"Zein ngapain loh kesini,lepaskan tangan gue. gue enggak mau pulang, gue mau masih disini?"
"Loh itu kalau dibilangin bandel banget, loh itu masih lemah baru aja berapa jam pulang dari rumah sakit. udah berani ketempat ini"
"Suka hati gue. itu bukan urusan loh, dengar ya gue enggak kenapa napa gue tuh udah sehat.gue bukan anak kecil yang selalu dijaga 2x24 jam. gue enggak suka kalau loh ngatur ngatur gue kalau loh mau pulang yang pulang aja, enggak usah ngajak ngajak gue"(dalam keadaan mabuk)
"Loh minum ya"
"Yaa kenapa gue minum!!
"Gue kesini mau bawak loh pulang dari tempat ini, suka enggak suka loh harus pulang?"
__ADS_1
"Lepaskan tangan gue, gue bisa sendiri jalan."
"Yaa oke. gue akan ngelepaskan tangan loh?"
"Aduhhj...."
"Loh tuh aja jalan enggak benar. masih aja enggak mau menerima bantuan"
"Diam loh enggak usah ribut"
Dengan tidak sabar zein menunggu dita berjalan layaknya seorang bayi. zein mengendong dita menuju mobilnya. dimobil dita selalu berbicara.
"Loh kenapa sih kok ngelakuin kayak gitu, loh nekat banget nanti kalau ketahuan sama ortu loh kayak mana?"
"Gue melakukan kayak gini supaya gue bisa menghilangkan rasa kesepian gue. orang tua gue selalu sibuk dengan urusan perkerjaannya masing masing. dengan kayak gini gue bisa menghilangkan kesepian gue. gue bosen hidup kayak gini.(berbicara tanpa sadar)
"Gue enggak nyangka dibalik ini semua loh merasa kesepian. loh punya segalanya apa yang loh minta pasti akan dipenuhi orang tua loh, tapi yang enggak loh punya perhatian yang cukup".
"Gue ngerti kenapa loh melakukan ini semuanya. rupa kayak gitu masalahnya?"
"Ehhhh berhenti....."
"Kenapa loh nyuruh gue berhenti, loh mau kemana"
"Gue mau belik es krim itu"
"Kamu mau itu, yaudah gue akan belikan tapi loh tunggu disini aja enggak usah kemana mana"
"Yyyyy.cepat ya jangan lama lama"
"Ini es krimnya"
"Makasih......... "
"Kalau makan tuh jangan belebotan, kayak anak kecil aja kamu?"
"Ehhh udah makan es krim tembala tidur,dasar kebo?"
"Kalau gue bawak ke rumahnya pasti mamah sama papa nya akan bertanya dengan kondisi dita. gue akan menjawab apa"
"Jadi dita harus gue bawak kemana nih.apa gue bawak pulang kerumah gue aja, terus kalau bunda sama ayah nanyak bagaimana"
"Enggak ada jalan lain terpaksa gue bawak ke rumah gue?"
"Assalamualaikum"
"Walaikumsallam ,zein kamu bawak siap ini"
"Ini teman dita, dia tadi enggak sedar kan diri jadinya zein bingung mau bawak kemana. enggak mungkin zein tinggalkan ditenggah jalan?"
"Yaudah sayang kamu bawak dia kekamar tamu?"
"Yaudah Mah, zein bawak teman zein kekamar dulu?"
"Zein nanti kalau orang tuanya nyarik anak gadisnya enggak ada dikamarnya. bagaimana kalau dia nelfon polisi,bunda enggak mau kalau kita kenak masalahnya?"
"Bunda tenang aja enggak akan ada masalah kok?"
__ADS_1
"Yaudah bun, kalau begitu zein mau kekamar zein udah malam juga?"
"Yaa bunda pun udah mengantuk?"
Akhirnya hari makin hari makin larut, sementara disatu sisi orang tuanya dita yang sudah pulang menuju kekamar dita. betapa terkejutnya ortunya dita melihat anaknya tidak ada dikamar.
"Papa dita kemana kok enggak ada dikamarnya?"
"Paling dita dikamar mandi, coba mamah tenggok lagi yang benar"
"Udah mamah cari kemana mana tetap aja dita enggak ada dikamarnya, kayaknya dita kabur dari balkon. soalnya ada kalian yang mengantung di balkok pah?"
"Yaudah mamah tenang aja dulu, dita kan bawak hp hubungin aja dia sekarang!!
"Yaaa, mamah sampai lupa. karna khawatir"
"Bagaimana mah, diangkat sama dita hpnya"
"Tetap aja pah, Hpnya enggak aktif"
"Mamah tenang aja dulu ya, kita tanyak sama bik ina mau tau bik ina tau dita kemana?".
"Bik..... bik....... "
"Ya buk pak ada apa manggil saya"
"Kamu tau dita Dimana"
"Dita tapi dikamarnya pak buk"
"Tapi dita enggak ada dikamarnya, makannya saya nanyak bibik mau tau dita memberitahu bibuk"
"Maaf, pak buk saya enggak tau kalau dita enggak ada dikamarnya"
"Jadi gimana dong pah. mamah khawatir banget sama dita, apalagi dita kan baru sembuh dari rumah sakit, mamah takut kenapa napa sama dita pah"
Tiba tiba telfon rumahnya dita berdering.
"Assalamualaikum tante?"
"Waalaikum salam, maaf ini siapa ya"
"Saya zein tante. saya mau memberitahu kepada tante dan Om bahwa dita ada dirumah saya. karna saya tadi melihat dita pingsan tidak sadar kan diri. saya bingung mau bawak kemana jadinya saya bawak ke rumah saya,Maaf tante dan Om saya lupa mengabarin tante dan Om"
"Yaa enggak kenapa napa, justru om dan tante berterima kasih karna kamu udah menjaga dita. selama ini"
"Yaa tante dan Om. makasih "
"Yaudah kalau begitu om tutup ya "
"Yaaa om dan Tante"
"Bagaimana pah, dari siapa itu!!
"Dari zein, dia mengabarkan bahwa dita ada dirumah zein dan aman"
"Syukurlah mamah lega mendengarnya. kalau dita baik baik aja"
__ADS_1