Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 26


__ADS_3

Rico mengajak aku makan disebuah restoran yang ada dipantai sana, beberapa menit kemudian para pelayan datang kepada kami untuk menawarkan makanan yang ada direstoran ini. aku dan rico memesan beberapa makanan yaitu, Rico memesan makanan pasta dan jus jeruk, sedangkan aku sendiri memesan hamburger dan jus magga.


 


**Rico dan dita**


 



pasta





Aku dan rico sangat menikmatin pemandangannya dan udara yang segar sambil menikmatin makanan yang ada di meja duduk kami. tapi ketika kami sedang menikmatin makanan itu mamah menelfon secara tiba tiba. aku yang merasa sangat penasaran mengangkat telfon dari mamah.


"Ric, gue angkat telfon gue dulu ya dari mamah gue soalnya?"


"Yaa silahkan dit, mau tau ada yang penting kan"


"Yaa Mah, ada apa telfon dita!"(tanya dita dengan penuh heran).


"Mamah cuman mau ngabarin kamu, bahwa papa tadi masuk rumah sakit sayang?"

__ADS_1


"Apa Mah, papa masuk rumah sakit kok bisa mah, emangnya apa yang terjadi kepada papa Mah?"


Aku mulai khawatir mendengar kabar dari mamah bahwa papa masuk rumah sakit secara tiba tiba, mamah menjelaskan bahwa papa tadi jatuh dan tidak sadarkan diri. aku begitu sangat panik dengan kabar ini, aku berlari mendekatin rico bahwa aku harus pergi sekarang juga kerumah sakit.


"Ric Maaf, gue enggak bisa lama lama disini, karna tadi mamah gue ngabarin bahwa papa gue masuk kerumah sakit tadi, makannya aku mau kesana sekarang juga?"(keadaan panik).


"Yaudah biar gue anterin loh Kesana ya?"


"Enggak usah Ric, loh lanjutin aja makannya. gue enggak enak sama loh mau makan, gue enggak mau Ngerepotin loh, gue bisa kok pergi sendiri.


"Gkpp dit, gue enggak merasa direpotin kok. tembala gue senang bisa ngantar kan loh, kan yang ngajak loh kesini gue masak ia gue harus membiar kan loh pergi sendiri?"


"Yaudah Ric, kalau gue enggak ngerepotin loh. yaudah yok kita pergi sekarang!"


"Yaudah yok, kita berangkat sekarang juga?"


"Ihhh kok macet sih, bikin lama deh?"


"Dit, loh sabar ya. gue yakin kok pasti papa loh Gkpp, kita pasti sampai kesana tepat waktu?"


"Gue maunya gitu Ric, tapi tetap aja gue tetap khawatir sama papa?"


"Iyaa gue ngerti kok perasaan loh sekarang, namanya seorang anak pasti sangat khawatir jika orang tuanya kenapa napa?"(sambil menenangkan dita yang sedang panik).


Akhirnya kami yang menunggu begitu lama, macet pun berakhir juga, kami pun melanjutkan perjalanan kami kerumah sakit. setelah berada di dalam mobil begitu sangat lama. akhirnya kami pun tiba dirumah sakit. aku berlari keruangan tempat papa dirawat sekarang.


"Mah, bagaimana keadaan papa sekarang?"tanya ku kepada mamah.

__ADS_1


"Mamah juga enggak tau keadaan papa sekarang, dokter masih menangganin papa sampai sekarang belum keluar juga sayang?"


"Kasian dita, gue enggak tega melihat nya nangis begitu. ingin rasanya menghapus air matanya?"(sahut rico didalam hati).


"Dit, loh tenang ya. gue yakin pasti papa loh Gkpp kok?"


Ketika kami sedang sangat khawatir dengan keadaan papa sekarang, akhirnya dokter pun keluar menghampirin kami. aku dan mamah begitu sangat penasaran dan menunggu jawaban dari dokter bagaimana keadaan papa sekarang, lalu dokter pun mengatakan kepada kami bahwa papa tidak kenapa napa hanya saja cuman kecapean doang. aku dan mamah mendengar kabar itu begitu sangat lega sekarang, akhirnya papa tidak kenapa napa seperti yang aku bayangin sekarang. aku begitu sangat takut kalau papa pergi meninggalkan aku dan mamah untuk selama lamanya. dokter mengizinkan kami untuk menjenguk papa diruangannya.aku begitu tidak tega melihat papa berbaring dalam keadaan tidak berdaya seperti itu.


"Pa ini dita, dita udah disini sekarang. papa bangun sekarang dita sangat khawatir dengan keadaan papa?"


"Ya pah, ini mamah juga papa sadar dong sekarang!"


Akhirnya yang ditunggu tunggu pun sadar juga, papa sadar dari pingsannya.


"Mah, papa mah. papa udah sadar?"


"Iya sayang,papa udah sadar. syukurlah papa udah sadar juga, mamah dan dita sangat khawatir sama keadaan papa?"(sahut mamah kepapa)


"Papa Gkpp mah dan dita, enggak usah khawatirin papa ya, papa cuman kecapean doang kok?"


"Sayang nya papa, putri mahkota papa kamu enggak usah khawatir ya papa Gkpp kok?"(sahut papa ke aku).


"Tapi tetap aja dita begitu sangat khawatir, mendengar kabar papa pingsan?"


"Tapi kan papa Gkpp sayang, maaf ya membuat kamu khawatir?"


"Iyaaa pah, Gkpp kok?"

__ADS_1


__ADS_2