Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 2


__ADS_3

Dita dan Zein pun akhirnya dihukum pak iwan di lapangan. dan mereka menghadap ke bendera. keduanya saling menyalahkan satu dan yang lainnya.


"Kalian berdua disini aja dan hormat bendera. sampai jam istirahat berlangsung, jangan ada yang tidak hormat bendera. Bapak akan pantau kalian berdua?"


"pak berikan keringan kepada saya nama apa pak"


"Tidak bisa Dita. kalian berdua sudah recok di jam pelajaran bapak. terima aja hukuman yang bapak berikan jangan membantah oke....!!"


"Baik, pak?"


"Ini semua gara-gara kamu, kalau kamu enggak recok manggil nama ku dengar keras.kita berdua enggak akan dihukum seperti ini?"


"Kok gara-gara gue. yang jelas itu kamu yang salah duluan zein wijaya bukan gue!!"


"Terserah, kamu mau menyalahkan gue atau tidak. yang penting gue enggak mau berdebat sama cowok yang alay kayak kamu. apalagi hari sudah mulai panasss!!"


"Pikirnya gue mau juga berdebat sama kamu Anak baru. yaaa kali"


Badan ku mulai lemas. seketika mata ku mulai buram. apa yang akan aku lakukan .aku sunggu tidak kuat lagi.


"Ya. ALLAH kuat kan lah hamba mu ini Ya Allah. badan hamba mu sudah sangat lemas"

__ADS_1


"Kenapa kamu sakit. dasar cewek lemah di hukum sebentar aja udah lemas"


"Ehhh. dengar ya gue enggak lemah yang seperti kamu pikir kan. gue akan buktikan kalau gue bisa berdiri menghadap lapangan. sampai jam istirahat"


"Oke... buktikan saja, paling enggak kamu akan pingsan bentar lagi"


"Aduhhh. gue udah enggak kuat lagi. tapi gue enggak mau dibilang lemah sama cwok alay kayak dia. tahan kan hamba mu ini ya allah."


"Udah, kalau enggak kuat bilang aja. kalau kamu tuh lemah"


"Gue, enggak lemah gue akan buktikan sama kamu kalau gue bisa menyelesaikan hukuman ini"


"Oke... gue terima tantangan kamu itu!!"


"Deal........ "


Akhirnya, pun aku merasa begitu tidak tahan dengan kondisi ku ini. namun apa daya ku badan ku sudah sangat lemas. mata ku mulai gelap. aku gagal untuk menyelesaikan hukuman ini dan akhirnya gue harus menurutin perintahnya sesuai janji yang kami buat"


"kamu ngapain kesini "


"gue kesini mau menagih hutang gue?"

__ADS_1


"ehhh... hutang apa. gue enggak merasa punya hutang sama kamu?"


"Loh, lupa atau pura-pura lupa. loh ingat kan perjanjian kita di lapangan tadi.apa mau gue perjelas lagi?"


"enggak perlu. gue udah ingat, oke gue akan menurutin kata-kata kamu sesuai perjanjian kita"


"oke..., sekarang yang pertama yang kamu harus nurutin perintah gue. yaitu kamu harus membelikan jus jeruk dikantin belakang. bawakan untuk gue?"


"Loh. punya hati enggak sih, gue itu barusan pingsan. kondisi gue aja belum pulih?"


"Bodo amat."


"Oke.gue akan membelikan loh jus.puas loh!!


"Oke. bagus lah. ini uangnya, jangan pakai lama"


"Ya!!!"


"emang nya engggak punys hati banget tuh cwok."


akhirnya dita pun nyampek ke kantin dan membelikan jus jeruk yang dipesan oleh Zein tadi. seketika dita ingin mengerjakan cwok alay itu dan menarukkan cabai di jus tadi. yang tadinya jus itu manis sekarang akan terasa pedas.

__ADS_1


__ADS_2