
Dita tidak peduli dengan Zein yang mencoba menghalanginya untuk balapan,Karna balapan adalah hoby Dita selama ini, yang udah mengalir didalam darahnya.
"Kamu bandel banget sih Dit, pokoknya kamu enggak boleh ikutan balapan liar ini, kalau tidak aku akan memberitahu orang tua kamu?"sahut Zein.
"Kamu tuh Ya..selalu aja menghalangi apa yang aku suka!"Sahut Dita dengan marah.
__ADS_1
"Terserah kamu mau marah ataupun tidak sama aku. pokoknya kamu tidak boleh ikutan balapan ini, sama aja kamu mau membuat orang tua kamu sedih, Itu yang kamu mau. Kamu tidak kasihan apa sama Mamah kamu kalau kamu terjadi sesuatu ketika balapan!"
"Udah Deh, aku enggak suka kamu ikut campur urusan pribadi ku?"
"Terserah kamu, mau bilang apa. kalau kamu tidak mendengar kan omongan aku itupun terserah kamu.pokoknya aku sudah memperingatkan kamu sebelum terjadi yang tidak diinginkan?"
__ADS_1
"Intan, Gue mau bertanya sama loh.menurut mu apa yang gue lakukan salah atau tidak!"
"Kalau gue boleh ya, apa yang Zein bicarakan tadi sebenarnya semua benar. Zein ngomong kayak gitu Karna dia peduli sama loh.dia enggak mau loh kenapa-napa!"
"Tapi gue bingung, gue pengen banget menyalurkan bakat terpendam gue didalam balapan ini, tapi disisi lain gue takut apa yang Zein bicara tadi menjadi kenyataan!
__ADS_1
"Kalau menurut saran gue ya. Mending loh ikutin kata hati loh aja?"
Akhirnya setelah merenung beberapa menit sebelum balapan, Dita memutus untuk tidak jadi ikut balapan.