Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 14


__ADS_3

Alya yang merasa bingung melihat tingkah zein, tanpa berkata kata apa dia langsung pergi meninggalkannya sendiri. dan berjalan menuju ruangan alya yang sedang dirawat dirumah sakit ini.


"Permisi....... "


"Masuk aja kali Al, kayak siapa aja?"


"Yaaa gue kan takut nanti ganggu loh?"


"Yaa enggak lah, loh kan itu sahabat gue!!


"Bagaimana kabar loh Dit,


"Yang seperti yang loh lihat sekarang, kabar gue baik baik aja?"


"Syukur deh, gue lega dengarnya."


"Ooo ya Al, sih zein kok aneh gitu ya?"


"Aneh.... aneh bagaimana Al. gue enggak ngerti!!


"Yaa aneh aja, enggak biasanya di sekhawatir itu sama seorang cwek, dan tadi gue mau kesini masak dia bilang sama gue. suruh loh makan buryamnya sampai habis?"


"Gue enggak tau juga Al, gue juga aneh sama anak itu. kadang kadang tingkahnya enggak bisa ditebak. asal loh tau ya, gue pesan pizza masak diambilnya, katanya enggak boleh lah makan yang berat berat dulu, lalu dia belikan buryam ini ke gue. kan loh tau sendiri gue enggak suka makan yang lembek lembek kayak begini.


"Jangan... jangan..... "


"Jangan... jangan apa?"


"Jangan... jangan zein suka sama loh lagi?"


"Enggak mungkin lah, kan loh tau sendiri gue sama zein kayak kucing & anjing kalau ketemu bawaannya mau berantem aja!!!"


"Yaa gue kan cuma menebak aja, kalau misalkan zein benaran ada rasa sama loh bagaimana?"


"Apa benar zein suka sama gue, kayak enggak mungkin deh"(berbicara dalam hati)


"Yaaa enggak mungkin lah Al, perasaan loh aja kali.ya kalau benar zein suka sama gue, ya enggak kayak mana mana itu kan hak semua orang untuk saling menyukai"


"Oke..dehhh, udah ahhh enggak usah berdebat tentang zein. bosan gue dengarnya?"


"Nahhh loh tau, ngapain pula loh berbicara tentang anak itu lagi Alya ku yang bawel?"


"Yaa namanya gue penasaran!!


"BTW kapan loh balik dari rumah sakit Dit?"


"Gue juga enggak tau Al, sebenarnya gue udah enggak betah disini lama lama, tapi mau bagaimana dokter belum ngasih gue keluar dari sini?"


"Yaa juga ya,"


"Al...... loh mau bantu gue?"


"Bantu apaan Dit?"


"Tolong ambilkan kursi roda itu, gue mau jalan jalan keluar gue bosen banget dikamar mulu?"


"Yaaa"


Dita pun dibantu Alya, jalan jalan ketaman rumah sakit.


"Akhirnya gue bisa menghirup udara yang begitu segar banget!!


"Yaa Dit, udaranya begitu sangat segar dan pemantangannya begitu indah banget, serasa kayak disurga?"

__ADS_1


"Idih.... lebay banget sih loh Al?"


Tiba tiba mereka yang sedang asik menghirup udara yang begitu sangat segar,


Rico pengrusuh datang.


"Haiiii Dit. apa kabar loh?"


"Haiiii, kabar gue baik kok Ric? makasih ya loh udah jenguk gue kesini?"


"Yaa sama sama Dit, asal loh tau nya gue begitu sangat khawatir melihat loh sakit kayak gini?"


"Mulai deh alaynya?"


"Apaan sih loh Al, syirik banget jadi orang. enggak senang melihat kawannya bahagia?"


"Yaa gue senang banget tembala.melihat kealay yan loh.sampai sampai gue merasa sangat jijik banget!!"


"Udah udah jangan berantem, kalian berdua tuh cocok banget kalau jadi satu?"


"Ogah..... banget"(kompak berbicara)


"Cie...... kompak nih ceritanya!!


"Udah deh Dit, loh jangan becanda kayak gitu, kalau loh mau becanda cwoknya yang gantengan dikit kenapa. jangan kayak parutan kelapa kayak begini!!


"Apa loh bilang, parutan kelapa. enak aja loh ya, loh tuh aja enggak bisa melihat ketampanan gue"


"Pretttt.... apa loh bilang tampan, yaa loh ganteng . ganteng kayak parutan kelapa?"


"Hhhhhhh(alya merasa puas meledek Rico)


"Udah deh kalian kalau begitu lanjutkan aja berantem kalian ya disini"


"Gue mau masuk, gue kesini mau nyarik kesegaran dan kenyaman bukan mencari kesuntukan"


"Yaaa dehh maafin gue ya Dit, loh jangan pergi ya. yang nyarik ribut kan Rico bukan gue duluan?"


"Yaa gue akan disini. tapi kalian harus damai, oke...... "


"Yaaa....... dehhh"


"Gitu dong, gitu kan enak dengarnya!!


"Ooo ya Dit, loh mau apa biar gue belik kan"


"Sekali lagi terima kasih atas tawaran loh, tapi gue enggak mau apa apa, gue enggak selera!!


"Oke... deh kalau loh selera sesuatu, enggak usah sungkan sungkan bilang ke gue pasti gue akan membelikan sesuatu apa pun itu oke?"


"Yaaa Ric, makasih ya!"


"Sama sama Dit,"


Ketika mereka bertiga sedang berbincang bincang zein datang menemui mereka.


"Loh dari mana aja sih bro, gue telfonin enggak diangkat angkat."


"Sorry Ric, hp gue mati. jadinya enggak bisa"


"Yaa deh. enggak apa apa kok, gue heran aja loh kan enggak pernah hp loh enggak bisa dihubungin aja"


"Dit..... loh udah makan buryamnya"

__ADS_1


"Belum........ gue kan enggak suka buryam. tembala loh belik kan, ya enggak gue makan lah"


"Tapi itu sehat untuk kesembuhan loh!!


"Cie..... cie.... udah mulai perhatian nih"


"Apaan sih loh Al,"


"Ihhh apaan sih zein, kok begitu perhatian banget sama dita.perhatian begitu dalam banget lagi.apa zein ada rasa ya sama dita"(Rico berbicara dalam hati)


Tiba tiba telfonya Rico berbunyi. ada panggilan masuk.


"Hallo...... pa"


"Hallo... Ric, tolong kamu pulang sebentar, dan ambilkan berkas berwarna hijau dimeja papa ya, soalnya berkasnya yadi tadi ketinggalan"


"Yaaa...pa,"


"Dit... gue pamit pulang dulu ya, gue ada urusan mendadak."


"Yaaa Ric, makasih ya!!


"Yaaa, gue pamit ya. bye"


"Ooo ya dit, gue juga pamit ya."


"Yaa Al, makasih ya loh udah jenguk gue jauh jauh kesini?"


"Yaaa sama sama Dit,cepat sembuh ya!!


"Yaaa makasih?"


"Ehhh... loh enggak pulang juga, pulang sana?"


"Jadinya loh ngusir gue"


"Menurut loh"


"Enggak gue enggak akan pergi dari sini, orang tua loh kan udah menitip kan loh sama gue, jadi amanah harus dilaksanakan?"


"Udah deh loh pergi aja dari sini, nanti orang gue nanyak loh gue yang tangung jawab!!


"Sekali lagi enggak, ya enggak bagi gue"


"Loh jangan kemana mana, tunggu disini sebentar"


"Loh mau kemana jangan aneh aneh deh?"


"Tenang aja gue enggak macam macam deh?"


"Ngapain loh bawak buryam,gue kan enggak mau makan tuh bubur"


"Loh harus makan, kalau enggak gue akan bilang ke ortu loh. kalau loh enggak mau makan"


"Tapi gue enggak doyan!!


"Doyan enggak doyan, loh harus makan. ini demi kesembuhan loh"


"Yaa deh gue makan,puas loh. loh itu ya maksa mulu kayak suami gue aja"


"Jadinya loh mau gue jadi suami loh, yaudah kita ke KUA aja yok"


"Apaan sih loh, loh tuh makin lama makin aneh deh"

__ADS_1


"Bomat "


__ADS_2