Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 40


__ADS_3

Hari sudah pagi tapi mamah dan papa juga belum pulang, entah dimana sekarang mamah dan papa berada.


"Zein lagi ngapain ya sekarang, apa dia udah makan apa belum ya. aku kan udah enggak kuliah lagi untuk berapa hari ini. kalau bik ina tau aku enggak pergi kuliah pasti bik ina akan curiga. enaknya ngapain ya!"sahutku


"Apa aku ketempat zein aja kali ya?"batin ku.


"No..... no.....masak cwek datangin cwok ya kali, apa kata zein nanti. nanti dia kegeeran kali?"sahutku.


Tiba tiba hp ku berdering, kulihat alya menelfon ku.


"Hallo Alya ada apa tumben loh nelfon gue!"sahutku kepada alya.


"Yaelah dit, namanya gue kagen sama loh. loh aja yang enggak kangen sama gue, gue tuh enggak ada loh kehilangan tau!"


"Maaf deh, gue juga kangen sama loh tapi mau bagaimana lagi alya. loh kan tau sendiri kalau gue diskor dari kampus, gue bukannya enggak mau menelfon loh gue enggak mau ganggu kuliah loh aja?"sahutku kepada alya.


"Gue doakan loh semoga loh cepat kembali kekampus dan kita akan bersama lagi!"


"Amin..... semoga aja ya, gue juga enggak sabar akan menunggu hari itu tiba dan kita akan bersama sama lagi?"


"Sekarang loh lagi ngapain dirumah aja!"sahut alya.


"Gue juga bingung mau ngapain nih, apalagi mamah dan papa ku enggak tau kalau aku enggak kuliah lagi untuk berapa hari?"

__ADS_1


"What..... loh belum ngasih tau sama orang tua loh tentang hal itu. loh tau kan masalah ini enggak sepele!"


"Ya gue tau tapi gue belum siap bilang keorang tua gue, kalau orang tua gue tau masalah ini pasti mereka akan marah kegue?"


"Ya gue tau, tapi apa enggaknya loh memberitahu sendiri daripada orang tua loh tau dari orang lain. takutnya orang tua loh akan tambah marah lagi kepada loh?"sahut alya kepada ku.


"Iya gue tau akibat nya, gue akan tanggung semuanya itu!"


"Daripada loh diam diri dirumah enggak tau kemana mau pergi, mending loh ikut gue aja?"sahut alya kepada ku.


"Kemana, apa loh enggak ada tugas kuliah hari ini!"


"Tenang dit hari ini aku enggak ada tugas kuliah jadinya aku enggak masuk kuliah?"


"Bentar gue kirim dulu brosurnya, mau tau loh minat kan ikutan lomba itu?"


Alya pun mengirim brosur perlombaan dan ternyata perlombaan balab mobil. dah hadiahnya lumayan besar yaitu 50juta.


"Bagaimana dit, loh mau enggak ikutan lomba itu?"


"Jadinya loh nyuruh gue lomba balab mobil?"sahutku.


"Iya lah, kan loh jago balapan, loh dulu kan pernah menang lomba kayak gini kan, daripada loh dirumah aja mending balapan kalau menang dapat uang. gue tau loh enggak akan kekurangan uang, tapi kan lebih seru kalau uang itu hasil kerja keras kita!"sahut alya yang nyerocos aja.

__ADS_1


"Benar juga kata loh ya, apalagi gue kan udah lama enggak balapan lagi. yaudah gue ikutan lomba itu?"


"Gitu dong, itu namanya dita yang pembalab sejati!"


Aku langsung pergi ketempat perlombaan itu, kuambil jaket dan mobil digarasi.tiba tiba saja zein menelfon ku.


"Hallo zein ada apa?"


"Loh lagi dimana?"


"Gue lagi dijalan nih!"sahut ku.


"Emangnya loh mau kemana tumben sepagi ini loh udah pergi, tapi kan kita enggak kuliah untuk berapa hari!"


"Dit, udah gue daftar nama loh dibalapan mobilnya!"sahut dita yang asik nyerocos aja.


"Alya loh bisa diam enggak sih, gue lagi berbicara sama zein nih. kalau dia tau gue akan balapan dia pasti akan menghentikan ku!"sahut ku kepada alya sambil berbisik bisik.


"Hallo dita, loh lagi sama siapa dan gue dengar loh mau balapan mobil?"sahut zein kepada ku.


"Enggak kok zein loh salah dengar aja kali, yaudah ya zein gue tutup telfonya dulu. bye....... "


"Hallo..... dita, apa yang akan dita lakukan. apa jangan jangan dita mau balapan mobil, tidak itu semua enggak akan terjadi aku akan menghentikan itu semuanya. tapi dimana lomba balapan itu, aku saja tidak tau dimana lokasinya!"

__ADS_1


__ADS_2