
Lalu Dita pun mencari Zein yang sudah pergi dari tadi, Dita mencari nya kesana-kemari namun Zein tidak nampak entah kemana ia pergi dengan rasa amarahnya kepada Dita. Yang tidak mau menuruti nasehat nya.
"Zein kamu kemana sih, dari tadi kamu kok tidak nampak. Maaf kan aku yang menghiraukan kan kata-kata mu.Aku sadar aku salah dan enggak berguna sama sekali, hanya menyusahkan sekeliling orang yang dekat dengan ku!"Sahut ku dengan rasa sedih.
"Kamu enggak usah khawatir begitu, Coba kamu telfon Zein daripada kamu mondar-mandir sana kemari!"
"Benar kamu Intan, kok aku enggak kepikiran kesitu ya!"
Akhirnya dengan saran dari intan aku menelfon Zein dengan penuh rasa bersalah karena sudah mengabaikan nya selama ini. Namun harapan ku di sesuai itu Zein tidak mengangkat telfon ku.
"Bagaimana Dita"Sahut intan kepada ku.
"Nihil Zein seperti nya marah kepada ku yang enggak bisa dibilangin ini!"Sahut ku dengan rasa bersalah.
"Sudah lh kamu enggak usah bersedih dan menyalahkan dirimu.Zein paling tidak marah sama mu!"
"Iya ... kamu benar Intan aku harus positif thinking.besok pagi aku akan menemui Zein disekolah!"
Setelah berbincang lama akhirnya Aku dan Intan pergi dari tempat arena balapan dan tidak jadi ikutan balapan.Lalu kami memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing Karna badan ku dan intan terasa sangat capek dan pegal-pegal.
"Assalamualaikum"Sahut ku pulang"
__ADS_1
"Waalaikum salam"Sahut Mamah membuka kan pintu ku.
"Kamu dari mana aja sih Dita.Malam gini anak gadis baru pulang, kamu sadar enggak ini udah jam berapa!"
"Maaf Mah.Dita tadi dari rumah intan kerja kelompok jadinya enggak ingat waktu?"Sahut ku sengaja berbohong kepada Mamah.
"Kerja kelompok yang benar"
"Iya Mah benar. kalau enggak percaya Tanyak saja sama Intan, orang Dita barusan pulang dari rumahnya intan"
Mamah tidak percaya dengan alasan ku dan akhirnya Mamah menelfon intan untuk memastikan apakah omongan ku benar atau tidak.Aku begitu khawatir Aku tidak tahu apakah intan bisa membantu ku dan menyelamatkan ku dari Mamah yang mulai curiga dengan setiap alasan yang ku buat ketika aku pulang hampir tengah malam.
"Assalamualaikum Intan."Sahut Mamah.
"Waalaikum salam Tante!"
"Aduh...Mamahnya Dita mau bertanya tentang apa ya.Aku kok merasa kayak di interogasi nih sama polisi aja!"Sahut intan dalam hati.
"Mau tanya tentang apa Tante kalau intan boleh tau!"Sahut intan merasa penasaran.
"Tante mau bertanya apa benar tadi Dita pulang hampir tengah malam begini dari rumah kamu untuk melaksanakan kerja kelompok"
__ADS_1
"Aduh....Dita aku harus jawab apa ya.kalau aku bohong takutnya dosa.Tapi kalau aku bilang pasti Dita kena marah sama Mamahnya.Ihh kok aku jadi serba salah begini sih.Ya ampun Dita kenapa kau Bawak nama ku juga dalam masalah mu ini, Aku harus bagaimana!"Sahut Intan dalam hati.
"Halo intan kamu masih mendengar Tante kan!"Sahut mamahnya Dita memastikan nya.
"Aduh.. Intan selamat aku!"Sahut Dita dalam hati penuh harapan kepada intan.
"Maaf ya Tante kali ini Intan berbohong demi kebaikan!"Sahut intan dalam hati.
"Ya Tante, tadi saya dan Dita emang kerja kelompok ngerjakan tugas biologi.Karna tugas nya banyak banget jadinya Sampai larut malam gini Tante!"Sahut intan dengan berbohong.
"OOO kalau gitu makasih ya Intan.Maaf udah ganggu kamu malam-malam begini!"
"Iya Tante enggak masalah kok, kebetulan Intan belum tidur juga kok Tante!"
"Ya sudah selamat malam Intan. Tante tutup telfon nya ya!"
"Iya Tante selamat malam juga!"
"Assalamualaikum Intan!"Sahut Mamah Dita memberikan salam kepada intan.
"Waalaikum salam Tante!"
__ADS_1
Intan merasa bersalah banget Karna sudah membohongi orang yang lebih tua, Tapi intan tidak bisa berbuat apa-apa. Jika intan bicara jujur pasti mamahnya Dita akan memarahin Dita dan Dita pasti akan marah kepada intan.Demi kebaikan bersama akhirnya intan berbohong kepada mamahnya Dita.
"Aduh..Dita kok kamu bikin aku di situasi harus berbohong begini sih, Kan aku merasa sangat bersalah sama mamah kamu. Awas aja kamu ya Dita bakal aku marahin besok disekolah yang udah membawa- bawa aku juga dalam masalah kebohongan kamu!"Sahut Intan ngomel-ngomel sendiri.