Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 33


__ADS_3

Akhirnya yang ditunggu tunggu pun datang, benar kata zein bahwa amarah datang bersama dengan teman temannya.


"Zein itu amarah dia sama kawan kawannya, aku harus bagaimana?"


"Oke...... kita mulai sekarang, pastikan amarah melihat kearah kita"


Aku dan zein pun mulai bermesraan satu sama lain layaknya seorang pacaran, ketika itu juga amarah melihat kami. dan sudah kami duga amarah langsung menghampirin meja kami dan marah marah enggak jelas.


"Zein ini apa semuanya, kamu berselingkuh dengan dia. kamu kan tau kita bentar lagi akan menikah?"sahutnya sambil menangis.


"Maaf amarah, aku kan sudah bilang sama mu dan keluarga ku bahwa aku tidak mau dijodohkan aku hanya mau memilih pasangan ku sendiri, dan sekarang sudah jelaskan bahwa aku memilih dita?"


"Kamu jahat zein, dan loh dita bisa bisanya loh merebut calon suami orang segitunya aja!"


"Gimana nih aku tidak tega melihat amarah kayak gitu tapi aku harus bagaimana aku enggak bisa berbuat apa apa. (batin ku).


"Maaf amarah, aku harus bagaimana lagi aku dan zein saling mencintai cinta kami itu sudah sangat dalam kepada!"berbicara dengan lebaynya.


"Kalian tenggok aja aku akan memberitahu kepada mamah dan papa ku akan semua ini!"

__ADS_1


Amarah pun pergi meninggalkan dita dan zein dalam keadaan menangis.


"Wahh........ kamu hebat dit, aku enggak mengira akting kamu bagus juga ya, aku sampai melonggo melihatnya. enggak salah aku memilih kamu menjadi pacar pura pura gue!"


"Ya dong, aku tuh dari dulu emang jago akting. loh aja yang enggak melihat bakat gue seperti apa?"


"Hmmm iya deh gue akui kalau loh pintar banget aktingnya!"


"Oke..... ini kan gue udah membantu loh tuh sampai akting susah susah keamarah, sekarang giliran loh mentraktir gue!"


"Oke.... gue akan mentraktir loh, sekarang loh mau apa biar gue traktir?"


"Buset dah, loh yakin mau menghabisin itu semuanya. apa perut loh muat segitu banyaknya


"Ehh kalau gue enggak sanggup makan tuh semuanya ngapain gue pesan, karna gue sanggup gue pesan tuh semuanya?"


"Yaudah terserah loh aja hari ini gue sangat bahagia, jadinya mau loh makan sepuasnya gue akan bayar?"


"Oke........."

__ADS_1


"Zein tapi gue takut, kalau orang tuanya amarah marah kekita kayak mana. apalagi yang gue tau amarah anak pemilik kampus tempat kita kuliah, kalau gue diusir dari kampus bagaimana dong?"


"Udah loh tenang aja itu semua enggak akan terjadi kok, kalau loh diusir dari kampus gue akan mengundurkan diri juga dari kampus itu."


"Udah loh tenang aja ya semuanya enggak akan terjadi kayak loh bayangkan sekarang. mending loh lanjutkan aja makanan loh siap itu gue akan ngantar loh pulang!"


"Iyaa?"


Aku sudah selesai makan, dan zein mengantar aku pulang dari cafe menuju rumah ku. tapi disatu sisi amarah pulang pulang menangis dan orang tua nya begitu khawatir dengannya. lalu amarah memberitahu kepada semuanya tentang apa yang terjadi padanya. orang tuanya yang mendengar hal itu begitu sangat marah dan tidak terima anak gadis satu satunya dibuat menangis cuman gara gara zein.


"Mah pa, pokoknya amarah enggak terima tentang perlakuan zein dan pacarnya itu kepada amarah, pokoknya papa harus kasih pelajaran kemereka?"


"Tentu saja papa akan ngasih pelajaran, papa enggak terima anak gadis papa dibuat nangis. "


"Papa harus membuat pacarnya zein keluar dari kampus kita biar tau rasa?"


"Tentu saja, kamu tunggu saja besok papa akan pasti kan kalau dita pacarnya zein itu akan keluar dari kampus kita?"


"Makasih pa?"

__ADS_1


__ADS_2