Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 13


__ADS_3

Zein merasa sangat bingung kenapa dita berbohong kepada mamah dan papa nya itu, tentang kejadian yang sebenarnya. ketika mamah dan papanya dita pergi sebentar karena ada urusan penting di kantornya. zein akan bertanya kepada dita tentang semuanya.


"Sayang.... mamah sama papa pergi dulu ya sebentar, ada urusan penting yang harus mamah &papa selesaikan dikantor. kamu enggak kenapa napa kan,mamah tinggal"


"Yaaa.... Mah pa, dita enggak kenapa napa kok Mah!!"


"Yaudah, mamah & papa pamit dulu ya,"


"Yaaa.... mamah sama papa tenang aja ya, dita enggak kenapa napa kok. dita udah sehat?"


Mamah & papa nya dita pergi. sementara cuman ada zein yang menjaga dita.


"Ehhhh... loh ngapain disini, loh enggak pulang. pulang sana?"


"Jadinya loh ngusir gue ceritanya!!"


"Menurut mu"


"Oke gue akan pergi dari sini, tapi loh harus jawab pertanyaan gue. kenapa loh berbohong tentang kejadian yang sebenarnya,"


"Bukan urusan loh?"


"Yaaa jelas itu semua urusan gue, karna semuanya itu salah gue. dan loh rela berbohong kepada orang tua mu, demi untuk menyelamatkan gue."


"Yaaa gue malas cari permasalahan aja, dengar ya kalau gue bilang kepada semuanya apa yang sebenarnya terjadi kepada orang tua gue. pasti orang tua gue akan marah sama loh, dan akan menuntut ortu loh. loh mau dituntut,"


"Kok bisa dituntut, orang tuanya sangat kejam nya"


"Gue akui ortu gue tuh kalau udah menyangkut anaknya kenapa napa pasti dia enggak main main.karna"


"Karna apa kenapa enggak dilanjutin?"


"Karna pas beberapa bulan yang lalu, disosmed tuh ada orang yang ingin memperjelekan nama baik gue, loh tau apa yang dilakukan ortu gue sama orang itu. ortu gue menuntut dia dengan hukuman penjara 2 tahun mendekam disel"


"Yang benar loh,gue jadi ngeri dengarnya?"


"Yaaa enggak lah, loh polos banget sih gampang di bohongin. (tertawa terbahak bahak)


"Senang ya loh geledek gue, udah puas ketawanya"


"Habisnya loh lucu sih, ya kali ortu gue sekejam itu. dengarnya sekejam ortu gue enggak mungkin lah ditega berbuat itu sama orang lain apa lagi cuman masalah seperti itu"


"Yaa kirain benar..........?"


"Aduh......... "


"Loh kenapa,gue panggil kan dokternya.tunggu disini sebentar loh?"


"Jangan........."


"Kok jangan loh kayaknya kesakitan banget?"


"Gue ini kesakitan karna gue belum makan,dari semalam jadinya perut gue lapar banget. entar kalau udah dikasih makan perut gue baik aja?"


"Oooo iya loh belum makanya, loh tunggu sini sebentar oke?"

__ADS_1


"Emangnya loh mau kemana"


"Udah tunggu aja sebentar, jangan banyak bawel?"


"Gue belikan apa ya, gue kok bodoh banget enturnya gue bilang samanya dia mau makan apa. kalau gini gue kan enggak tau apa yang dia sukai ataupun tidak"


"Mas permisi mau belik apa"


"Ini Aja kali, Mbak saya mau belik buryam nya satu dan air mineralnya satu juga?"


"Ini mas pesanannya"


"Jadinya berapa Mbak semuanya?"


"Semuanya jadi 50 ribu?"


zein pun menuju keruangan dita yang sedang dirawat. dan membawa buryam beserts air mineral.


"Loh dari mana aja sih,lama banget?"


"Kenapa loh kangen ya sama gue, kan baru ditinggak beberapa menit udah kangen aja sih"


"Idihhh.... PD banget sih loh,loh bawa apaan tuh?"


"Ini gue bawain kamu buryam,loh makan ya kan loh lapar?"


"Enggak gue enggak mau buryam, gue enggak suka sama bubur lembek kaya gitu. kalau loh mau loh aja yang makan"


"Dengar ya gue ini belik buat loh, kata orang kalau lagi sakit tuh cocok makan bubur kayak gini?"


"Loh itu enggak boleh makan yang berat berat dulu,"


"Bomat emang gue pikirin?"


"Loh tuh ya kalau dibilangin bandel banget, ini kan demi kesehatan loh juga.sekarang loh makan ini apa perlu gue suapin biar loh mau makan?"


"Kalau gue bilang enggak, yaa enggak.kenapa sih loh kayak emak gue aja merintah merintah gue?"


"Yaaa karna gue tuh sayang sama loh, gue enggak mau melihat loh sakit terbaring lemah kayak gini. (berbicara dalam hati)


"Loh kok diam jawab dong"


"Yaa... karna gue enggak mau aja, gara gara gue loh kayak gini. nanti yang ada orang semua menyalahin gue lagi?"


"Udah deh loh taruh aja tuh makanan loh dimeja, atau kalau enggak loh makan aja. gue enggak mau soanya?"


Ketika mereka berdebat tentang buryam, pizza yang dipesan dita pun akhirnya datang juga.


"Permisi..... pesanan pizza atas nama mbak dita benar?"


"Yaaa pak terima kasih?"


"Sama sama mba, kalau gitu saya permisi dulu?"


"Yaa.... mas tukang pizza!"

__ADS_1


"Ini baru enak makanan favorit gue nih, bukan itu buryam yang bikin gue enek?"


"Tapi itu enggak bagus buat kamu yang lagi sakit, kalau mamah papa kamu tau pasti dia akan marah juga?"


"Enggak akan tau, udsh deh loh tenang aja oke......


"Enggak boleh, loh enggak boleh makan ini. minta biar gue simpan pizzanya sampai loh sembuh nanti.


"Enak aja loh bilang, gue enggak mau kenapa sih loh sok ngatur ngatur hidup gue aja.mendingan loh pulang sana pasti loh dicarin tuh sama ortu loh,kan 1 hari menghilang atau ortu loh udah telfon polisi?"


"Gue enggak akan pulang sebelum loh nyerahkan pizza itu kepada gue?"


"Kalau loh enggak mau loh mau apa?"


"Gue akan paksa loh, sampai loh mau?"


Ketika dita & zein berebut pizza, tidak sengaja zein mencium keningnya dita.


"Apa yang loh lakukan, loh mencium kening gue, beraninya loh ya?"


"Maaf, gue enggak sengaja.habisnya sih loh enggak mau ngasih tuh pizza sama gue?"


Mereka berdua pun merasa canggung satu sama lain. lalu dengan merasa malu zein pergi meninggalka dita, dengan membawa pizza yang dipesan dita dan mengantinya dengan buryam belik an dia.


"Gue berhasil mengambil pizza ini, sekarang loh makan buryam ini kalau loh mau badan loh sehat?"


"Loh mau apain pizza sama gue, mau bawak kemana tuh?"


"Terserah gue mau bawak kemana nih pizza,"


"Aduhh perut gue merasa lapar lagi, apalagi pizza sama hp gue dibawak zein lagi. masak gue harus makan nih buryam"


"Aduhh.... kenapa sih hidup gue tuh sial mulu, gue enggak boleh makan itu, ini lah bosen deh?"


Dilain sisi zein yang merasa tidak menyangka mencium dita pun merasa sangat bersalah. disatu sisi senang dan disatu sisi lagi bersedih.


"Aduuhhh kenapa sih kok gue bisa mencium kening nya dita, pasti dita marah banget nih sama gue.


"terus pizza ini mau gue apain ya?"


"Haii zein loh ngapain disin,kayak orang kebingungan aja loh.?"


"gue enggak kenapa napa kok Alya,"


"Ooo ya zein, dita udah sadar?"


"Yaa dita udah sadar kok Al?"


"yaudah gue kesana dulu ya!!


"Ooo ya Al, nanti kalau kau keruangan dita. suruh dia makan buryamnya ya?"


"Yaaa...... zein.tumben perhatian loh


"Apaan sih loh, biasa aja kali?"

__ADS_1


__ADS_2