Cinta&Benci

Cinta&Benci
BAB 20


__ADS_3

"Permisi...... permisi. "


"Ya ada apa ya Pak


"Benar ini atas nama Dita"


"Ya saya sendiri, maaf kalau boleh tau siapa ya pak"


"Perkenalkan nama saya Aldi, saya seorang pengirim paket. ingin memberikan paket atas nama dita kesini"


"Maaf mas, mas salah orang kali.tapi saya enggak ada merasa membeli barang online"


"Tapi ini pesanan atas alamat ini Mbak, benar kan mbak alamatnya?"


"Alamatnya sih benar pak. ya sudah kalau begitu saya terima paketnya. sekali lagi terima kasih Pak"


"Yaa sama sama mbak, saya permisi dulu?"


"Ini paket apaan ya padahal gue enggak ada beli barang online, gue penasaran isi barang ini apaan sih!"


"Sayang.... kamu beli barang online ya, kok enggak bilang mamah!!


"Dita juga tidak tau Mah, padahal dita enggak ada pesan nih paket. tapi yang herannya paket ada nama dita dan alamatnya pun benar?"


"Yaudah daripada kamu khawatir tentang siapa yang memberikannya, mendingan kamu buka aja apa isi kotak itu. jangan jangan bom lagi sayang"


"Ihh mamah, kok ngomongnya kayak gitu bikin dita parno aja sih,yaudah dita buka ya sekarang?"


Dengan perasaan yang begitu takut dita membuka isi dari kotak itu, dan ternyata kotak itu berisi sebuah kotak kecil lagi didalamnya dan ternyata dibuka adalah kotak berisi kalung yang sangat cantik. tapi herannya tidak ada nama pengirimnya.


"1,2dan 3 "


"Apa isinya sayang"


"Dita jugs tidak tau Mah, dan ternyata ada kotak kecil lagi didalam nya"


"Yaudah sayang tunggu apalagi, buka aja bikin mamah penasaran"


"Yaudah dita buka, OMG dan ternyata mah isinya sebuah kalung yang begitu sangat cantik, tapi sayang Mah tidak ada nama pengirim dari kalung ini. dita enggak tau siapa yang memberikan kalung secantik ini kepada dita"


"Yaa sayang, mamah jugs heran biasanya kan ada nama pengirimnya. tapi kok enggak ada.


"Iya Mah, siapa pun itu yang mengirim kalung untuk dita. dita janji akan menjaga kalung ini sebaik baik mungkin dan dita akan mengucapkan banyak banyak terima kasih kepadanya"


"Yaa sayang"


Wahh sayang kalungnya ada di leher kamu sangat cocok deh, kamu terlihat begitu sangat cantik"


"Berarti kalau dita enggak makai kalung ini, dita berarti jelek dong Mah?"


"Bukan begitu sayang, kamu bagi mamah adalah wanita tercantik mamah dan papa"


"Makasih Mah, dita sayang banget sama mamah dan papa?"


"Mamah dan Papa juga sayang banget sama anak satu satu mamah ini


"Yaudah Mah, kalau gitu dita pergi kekampus dulu ya!!


"Emang kamu udah baikan sayang, kalau belum kamu enggak usah kekampus dulu?"


"Udah kok Mah, dita udah sangat baik pula. kalau dita dirumah aja dita merasa sangat bosan, kalau dikampus kan banyak teman teman dita. jadinya dita enggak merasa sangat suntuk"


"Yaudah kalau gitu kamu janji dulu sana mamah kamu akan menjaga kesehatan kamu, kalau kamu merasa lapar kamu harus makan, oke.... sayang"


"Siap bos, dita janji sama mamah dita akan menjaga pola makan dita dengan teratur?"


"Ooo ya Mah, papa mana kok enggak kelihatan!!


"Papa kamu tadi ada urusan mendadak, jadinya pagi pagi buta papa mengurus perusahaan kita yang ada di jepang?"


"Apa papa pergi kejepang tanpa bilang sama dita dulu, ihhh menyebalkan"


"Tadi papa kamu mau pamit, tapi kamu keburu ketiduran jadinya dia menitipkan ini sana mamah?"


"Apa ini Mah"


"Wahhh Kunci mobil, jadinya dita udah boleh naikin mobil dita lagi Mah?"


"Yaa sayang, yeahh asik kalau gitu dita mau menghampirin mobil dita dulu ya Mah, bye.....Mah"


"Jangan ngebut ngebut bawak mobilnya ya sayang"


"Siap Mah.dita enggak akan ngebut ngebut dita janji"

__ADS_1


Hari ini adalah hari yang membahagiankan buat dita, karna sekian lama dita bisa menaikin mobil kesayangannya yang sempat disita sama papa nya.


"Hari ini adalah hari yang bahagia banget buat gue, karna mobil gue balik lagi?"


"Wahh Non dita kayaknya senang banget hari ini"(tukang kebun)


"Ya dong Pak, dita hari ini sayang senang karna mobil dita yang disita papa kembali lagi sama dita. papa udah ngasih lagi kedita"


"Wahhh kabar yang bagus Non."


"Ya dong Pak, karna saya lagi baik hati saya akan mentraktir Pak doni setelah saya pulang kampus?"


"Benaran Non, makasih non?"


"Yaa sama sama Pak, kalau gitu saya pamit pergi dulu naik mobil saya lagi"


"Silahkan Non!!


Tiba dikampus


"Akhirnya sampai juga di kampus"


"Itukan dita, dia udah dikasih mobil lagi sama papanya!!"


"Haiii.... di, loh udah dikasih bawak mobil lagi sama papa loh"


"Seperti yang loh lihat sekarang, ya gue udah dikasih bawak mobil sama papa gue"


"Wahh kabar bagus tuh"


"Ya dong hari ini adalah hari yang sangat bangus bagi gue.hari ini gue lagi baik gue akan mentraktir kalian makan dikantin sepuasnya"


"Benaran loh Dit mau traktirin kits kita?"


"Yaa benaran lah,masak gue bohonhmg sama kalian"


"Wahh dit kalung loh bagus banget, belik dimana tuh?"


"Gue juga enggak tau"


"Masak loh enggak tau, loh yang belik masak enggak tau!"


"Emang gue enggak tau dari siapa. tadi pagi pagi ada orang pengantar paket katanya paketnya itu atas nama gue, gue yang enggak merasa beli barang online pun bingung dari siapa itu, tapi yang jelas alamatnya dirumah gue dan namanya atas nama gue. yaudah dong gue malas berdebat gue ambil tuh paket dan gue buka dan ternyata isinya sebuah kalung cantik ini"


"Wahh dit kamu sangat beruntung mendapatkan kalung seindah ini, gue aja ngiri lihatnya(kata alya)


"Yaudah yo gaes, daripada kita berdebat disini enggam jelas.mending kita makan dikantin gue Udah merasa sangat lapar nih(kata alya) "


"Dasar perut karet dimana mana selalu lapar mulu".


"Biarin iri loh Tas?"


Tasya adalah sahabat baru dita dan alya.


"Ihh dibilangin tembala membantah"


"Kok kalian malah berkelahi sih, oke ayo kita kekantin"


"Al dan Tas loh mau makan apa pilih aja"


"kalau gue Dit mau makan pasta dan jus jeruk aja deh?"


"Dan loh Tas mau makan apa dan minum apa?"


"Gue jus jeruk aja, gue lagi program diet Dit?".


"Mbak saya pesan pastanya 1 dan jus jeruknya 3 ya"


"Baik tunggu sebentar ya?"


"Yaaa... "


"Idih Tas kaya loh mau diet, nanti sakit perut baru tau loh"


"Suka hati gue bukan urusan loh, yang sakut perutkan gue bukan loh"


"Yaa gue kan cuman membilangkan daripada nanti kejadian loh baru tau rasa. badan loh itu udah ramping mau dirampingin bagaimana lagi"


"Udahhh kok kalian enggak siap siap sih berdebatnya, nih makanannya udah datang. kalian tuh harus akur dong, masak sahabat selalu berdebat mulu"


"Orang alya yang duluan yang nyarik gara gara dit, gue enggak terima lah dibilangin kayak begitu"


"Kok gue sih, gue kan cuman mengasih nasit kepada loh agar tidak kejadian yang tidak diiginkan"

__ADS_1


"Udah ya kita disini untuk makan, bukan untuk berdebat yang enggak jelas. pokoknya gue mau kaliam haru baikan enggak ada perdebat lagi oke.... "


"Yaa maaf, gue janji enggak akan menganggu tasya lagi.Tasya gue minta maaf ya karna gue udah mengatain loh yang enggak enggak"


"Yaa Al Gkpp kok, gue ngerti. gue juga minta maaf ya sama loh"


"Ahhh gitu dong kalian baik baik. kan enak dilihatnya?"


"Yaudah yok, kita kekelas bel sudah berbunyi"(kata dita)


"Iya ayo gue juga udah siap makannya?"


Diseparuh perjalanan dita dan kawan kawannya ketemu dengan Rico sih alay.


"Haiii dita. loh udah masuk kampus bagaimana kabar loh sekarang"


"alhamdulillah seperti yang loh lihat sekarang. kabar gue baik kok Ric"


"Syukur deh gue ikut senang mendengarnya. ooo iya gue punya sesuatu buat loh?"


"Apaan?"


"Ini untuk loh"


"Wah coklat, makasih ya udah memberikan gue coklat.?"


"Yaa sama sama.semoga loh suka ya pemberian gue?"


"Yaa gue suka banget kalau berurusan sama coklat, loh tau aja gue paling suka coklat?"


"Alah paling itu cuman modusnya dia aja dit jangan muda tertipu?"


"Ehhh gue dengarnya, syirik banget sih loh. bilang aja loh iri karna enggak ada yang memberikan loh coklat kan. apalagi sama cwok seganteng dan sekece gue ini ya kan"


"Apa loh bilang gue iri, ya kali gue iri sama lob. ya gue enggak mau aja sahabat gue cuman di PHP in sama loh"


"Ehhh dengarya butet kalau gue udah suka sama orang gue akan ngasih perhatian sama orang itu. apalagi orang itu adalah dita. "


"Dit loh jangan mau sama cwok alay kayak gini. takutnya loh keikutan alay juga?"


"Apa loh bilang gue alay"


"Menurut loh...


Sementara itu Alya dan Rico. sedang sibuk bertengkar di depan pintu kelas. sedang kan sementara itu tasya dan dita sudah masuk kekelas.alya yang sedang bertengkar dengan Rico tidak menyadarin ada pak iwan disitu.


"Preit..... kalian berdua apa enggak mendengar bel sudah berbuyi. tapi disini kalian masih aja berdebat, kayak kucing & tikus"


"Ehhh pak iwan, pak iwan udah sejak kapan disini pak(kata alya)


"Bapak disini daro tadi kalian asik aja berdebat apa kalian tidak mendengar bel"


"Tapi kami tidak sendirian disini pak, saya bersama teman teman saya(tiba tiba kaget melihat teman temanya tidak ada)


"Kamu nyarik siapa disini cuman ada bapak kamu dan rico.enggak ada siapa siapa disini cuman kita bertiga"


"Loh orang itu mana, ihhhh ini semua gara gara loh. gue ditinggal teman teman gue"


"Enak aja gara gara gue, kan loh sendiri yang nyarik masalah sama gue"


"Stoppp..... kalian jangan berdebat lagi, kalian mau biar bapak hukum. apa kalian masuk kekelas"


"Yaa masuk lah pak, bapak bagaimana pertanyaannya"


"Cepat.... kalian masuk"


"Yaa pak ini kami udah mau masuk, sabar dong pak. kalau bapak sabar bapak lama tuanya tapi kalau bapak enggak sabar cepat keriputnya"


"Alya.... kamu udah bikin bapk kesel aja"


"Ihhh dit kenapa sih kalian berdua masuk kekelas enggak ngajak gue. untuk gue enggak dihukum sama pak iwan"


"Ya habisnya loh itu kalau ketemu sama Rico kayak kucing dan tikus tau enggak berantam mulu"


"Itu kan gara gara dia juga"


"Apa loh bilang gara gara gue.loh yang nyarik gara gara duluan."


"Kalian ini ya enggak didalam kelas, berantam aja"


"Maaf pak.(secara kompak)


"Sudah silahkan kalian semua duduk. saya akan memulai pelajarannya!!"

__ADS_1


"Baik pak?"(semua siswa)


Mereka pun melanjutkan pelajaran dengan seksama.


__ADS_2