
"Ha.." Vira membuka matanya, ia sangat malu dengan apa yang ia lakukan, padahal Zhang hanya mengambil sesuatu dari rambut nya, tetapi ia berpikir Zhang ingin mengatakan hal seperti yang ada di dalam mimpi nya tadi.
"Kamu kenapa," tanya Zhang.
Aziza menggelengkan kepala nya, percuma saja ia jelaskan Zhang tidak akan mengerti.
Zhang hanya menaikan satu alisnya, ia benar-benar bingung dengan apa yang Vira lakukan sekarang.
Setelah sesi berenang selesai, mereka berdua kembali ke apartemen Vira. Mereka tidak terlalu lama berada di kolam renang mengingat waktu sudah sore, Vira takut akan banyak orang pulang bekerja, ia tidak ingin orang melihat nya menggunakan pakaian yang cukup seksi.
"Ah seger nya," ucap Zhang.
"Senang habis berenang," tanya Vira.
"Hahaha iya, alat ini lebih canggih lagi, suara ku tidak delay, langsung terdengar," jawab Zhang.
"Ya karena mahal," ucap Vira.
"Zhang kamu ingin liburan kemana saja," tanya Vira.
"Hmm aku ingin ke Bali," jawab Zhang.
"Aku juga ingin, besok aku masuk kantor, aku akan meminta cuti selama seminggu, cukup kan seminggu," ucap Vira.
"Cukup," kata Zhang.
__ADS_1
"Tapi kalau boleh ya, aku tidak tau," ucap Vira.
"Aku yakin boleh, kalau tidak boleh, keluar saja lah dari pekerjaan mu, kau bekerja dengan ku," kata Zhang.
"Berapa gajinya," tanya Vira.
"2000 dolar," jawab Zhang.
"Serius? Sekitar 29 juta, kamu serius? Aku bekerja di kantor saja hanya 8 juta," ucap Vira.
"Itu kalau kamu mau, kamu hanya menjadi asisten pribadi ku," kata Zhang.
"Kita akan tinggal dimana," tanya Vira.
"Aku ingin tinggal 3 bulan di Indonesia, aku akan cari rumah. Setelah itu aku harus kembali ke China, kamu boleh ikut atau tidak, kalau ikut tetap lanjut bekerja kalau tidak kamu bisa mencari pekerjaan lain."
"Hahaha tidak akan berhasil," kata Zhang.
"Eh kamu jahat sekali," ucap Vira.
"Lapar, aku ingin makan. Ayo keluar cari makan," kata Zhang.
"Pesan online saja ya, aku mager," ucap Vira.
Zhang menganggukkan kepala nya.
__ADS_1
Vira pun memesan makanan sesuai dengan keinginan Zhang, ia memesan seafood yang banyak. Mereka berdua sangat lapar setelah berenang tadi.
"Zhang, kamu benar-benar tidak mempunyai pasangan," tanya Vira.
"Aku tidak punya pasangan," jawab Zhang.
"Oh begitu, kamu itu tampan dan kaya raya, pasti banyak yang ingin menjadi pasangan mu."
" Bagaimana kalau kamu yang jadi pasangan ku, aku tidak tau bagaimana caranya pacaran, ajari aku pacaran nanti aku berikan 1000 dolar," ucap Zhang.
Zhang kenapa kamu melakukan semua hal dengan uang, ya aku butuh uang tapi tidak seperti ini juga lah."
"Bagaimana mau tidak," tanya Zhang.
"Mau tidak ya."
"Ya kalau jodoh, kau bawa kamu ke China, kita menikah. Tidak peduli beda negara," ucap Zhang.
"Aku bukan siapa siapa, kamu serius mau menikah dengan ku," tanya Vira.
"Mau.. Kalau kamu siap aku akan menikahi kamu sekarang juga," jawab Zhang dengan serius.
Vira terkejut mendengar jawaban Zhang, padahal ia tidak serius menanyakan hal itu.
"Bagaimana Vira, mau menikah dengan ku," tanya Zhang.
__ADS_1
"Kamu serius," tanya Vira.
"Apa aku terlihat tidak serius, aku serius sekali, aku tau cinta dapat datang dengan seiring berjalan nya waktu," jawab Zhang.