Cinta di dataran China

Cinta di dataran China
Bab 23


__ADS_3

Setelah para pelayan itu pergi Vira menegur Zhang karena terlalu sembarangan, ia paling tidak bisa hal privasi seperti ini di lihat oleh orang lain.


"Kamu ya, lain kali jangan sembarangan, aku malu," ucap Vira.


"Untuk apa kamu malu," tanya Zhang.


"Tuan hao, kamu tidak mengerti jika hal seperti itu adalah hal privasi," jawab Vira.


"Oh privasi, tapi di tempat ku biasa kok."


"Ya beda dong, itu kan kamu di luar negeri, kalau di sini mah masih tabu," ucap Vira.


"Iya maaf sayang." Zhang mengambil tangan Vira dan mencium nya.


Vira paling tidak bisa diperlakukan seperti ini oleh seseorang pria, apalagi Zhang melakukan nya dengan begitu manis nya.


"Kamu benar benar ya," ucap Vira.


"Benar-benar bagaimana?"


"Benar-benar bisa membuat ku tidak marah dengan kamu," ucap Vira.


"Hahaha iya dong, aku sudah banyak belajar," kata Zhang.

__ADS_1


"Sudah ayo makan, jangan banyak menggombal," ucap Vira.


Mereka berdua pun mulai makan, Vira dengan Zhang sudah selayaknya pasangan pada umumnya. Mereka suap suapan, tertawa karena hal kecil, dan lain sebagainya.


"Sayang," ucap Vira.


"Iya ada apa," tanya Zhang.


"Setelah ini kita kemana?"


"Boleh langsung ke apartemen mu, aku sudah sangat lelah. Aku ingin istirahat sambil memeluk mu," ucap Zhang.


"Oke.. Aku sudah menyiapkan kasur untuk mu," kata Vira.


Setelah selesai makan mereka berdua pun langsung kembali ke Apartemen Vira, Zhang sudah tidak sabar untuk merebahkan dirinya di atas kasur. Zhang melihat tidak ada yang berubah dari kamar ini, masih cukup panas untuk nya.


"Ah tidak mau, aku tidak mau." Zhang langsung berbaring di tempat tidur.


Vira sudah menduga ini, Zhang tidak akan mau tidur jauh dari nya.


"Ya sudah kamu jangan macam macam ya, aku tak akan melakukan hal itu sebelumnya menikah," ucap Vira.


Zhang menganggukkan kepala nya, ia sangat mengerti tentang itu.

__ADS_1


Sebelum bergabung dengan Zhang, Vira memutuskan untuk membersihkan dirinya, ia juga ingin mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur.


Saat Vira kembali ke ranjang, ia melihat Zhang sedang menghubungi seseorang, ia menggunakan bahasa China dengan nada yang manja. Vira rasa Zhang sedang menghubungi orang tuanya.


Vira sangat suka melihat Zhang menggunakan bahasa China, terasa sangat lucu sekali. Apalagi Zhang menggunakan nada yang amat manja


Zhang memberikan Vira kode untuk mendekati nya. Vira pun berjalan mendekati Zhang. Ia cukup takut untuk melihat kedua orang tua Zhang secara langsung.


Zhang menarik Vira ke pelukan nya, hal itu membuat Vira terkejut. Apalagi Zhang sedang tidak menggunakan baju.


Dari yang ia lihat orang tua Zhang seperti sedang memarahi Zhang, ia sama sekali tidak mengerti apa yang mereka bahas. Saat kedua orang tua Zhang tersenyum pada nya, ia ikut tersenyum.


Tak lama Panggilan itu terputus, Vira dapat bernafas dengan sangat lega.


"Mereka orang tua mu," tanya Vira.


"Iya mereka memberikan izin kita untuk menikah di Bali, mereka juga ingin liburan ke Bali," jawab Zhang.


"Kapan," tanya Vira.


"Karena aku harus mengurus ulang semuanya, paling cepat 2 minggu kamu tidak papa kan," tanya Zhang.


"Hahah tidak dong, itu malah sangat cepat untuk ku," jawab Vira.

__ADS_1


Zhang mendekati wajah Vira untuk mencium nya, tetapi Vira memalingkan wajah nya.


"Kamu ya.. Asal sosor saja," ucap Vira.


__ADS_2