
Intan dan Gia mengikuti balap motor di tempat biasa. setelah selesai balapan geng motor Intan lah yang menang tetapi saat pemberian hadiah balapan,geng Intan dicurangi oleh lawan nya sehingga membuat Intan dan Gia geram.
"woy lo jangan curang gitu dong kalo main".sengat Gia pada lawan nya.
" loh siapa yang curang ya nggak gays kita kan cuma ngajak main doang tadi hahah".tawa geng motor yang mencurangi geng Intan.
Gia dah Intan yang sudah geram tidak bisa menahan amarah nya lagi sehingga membuat ke dua geng tersebut berkelahi dan terjadi tawuran. semakin lama geng lawan Intan semakin banyak. ia adalah geng Wina. geng Wina sengaja memanggil pasukan nya untuk menghajar geng Intan. memang sudah lama geng Wina menanam kebencian karena selama ia balapan dengan Intan maupun Gia, Wina selalu kalah begitu juga dengan geng nya. menurut Wina ini saat nya yang tepat untuk menghajar Intan dan Gia habis habisan.
"Gia !, ini kok makin banyak pasukan nya, apa kita kuat melawan mereka".ucap Intan.
" lu tenang aja tan kita akan baik baik aja".ucap Gia menenangkan Intan.
Selama 20 menit mereka bertengkar salah satu dari geng Wina sengaja melempar kan batu dan alhasil kepala intan terkena batu sehingga mengeluarkan darah.
"agghh sialan".gumam Intan.
Gia melirik sekilas ke arah Intan, gia yang terkejut melihat Intan yang sudah tidak berdaya mencari cara agar kabur dari tawuran itu. dengan kelincahan Gia, Gia dapat menarik Intan menjauh. geng Wina yang belum puas menghajar geng Intan itu mengejar Intan dan Gia. tapi untungnya Gia dan Intan cepat bersembunyi sehingga .wina dan lain kehilangan jejak mereka.
__ADS_1
"hah sialan gwe belum puas hajar tuh orang".kesal Wina.
" sudah lah kita kan bisa lain waktu lagi buat kasih mereka pelajaran ".ucap kawan Wina bernama Dona.
" ya sudah cabut gays".perintah Wina pada pasukan nya.
Wina dan geng nya pun kembali ke arah balapan dan meninggalkan lapangan balap itu dan tidak lupa mereka juga membawa motor milik Gia.
"huff udah aman kita tan".ucap Gia lega.
"tan lu luka tan".ucap Gia khawatir.
" gwe enggak papa ayo kita ambil motor lo, gwe mau pulang".perintah Intan.
Gia pun menuruti perkataan Intan dan sesampai di lapangan mereka terkejut melihat motor Gia yang sudah tidak ada lagi di lapangan. Gia dan Intan menebak bahwa motor gia sudah di ambil oleh geng Wina.
"aggh sialan motor gwe di ambil lagi,tan gimana ini gimana gwe anterin lo pulang".ucap Gia dengan penuh kecewa.
__ADS_1
" udah enggak apa kok Gia kita pulang jalan kaki aja enggak terlalu jauh kan ".ucap Intan.
Akhirnya Intan dan Gia pun memutuskan untuk berjalan kaki.
sesampai nya di pertigaan Intan dan Gia berpisah karena arah rumah mereka berbeda.
" Intan kita berpisah disini, lo ngak papa kan".
"ia Gia ngak papa kok, lo hati hati yah".ucap Intan mengelus pundak Gia.
Gia tersenyum " ia Intan lo juga yah by by".
..................................
sedangkan di kediaman Vero, Vero yang dari tadi mencari keadaan Intan tidak menemukan hasil nya. azan isya pun berkumandang, Vero memutuskan untuk mengambil wudhu dan sholat terlebih dahulu baru setelah itu jika Intan belum pulang juga ia akan mencari nya.
beri like. beri bintang 5.dan voot jika kalian suka cerita autor.
__ADS_1