
ada yang minta episode khusus varo and intan. ok kita buat lets go!.
2 hari kemudian.
tepat hari minggu menunjukkan pukul 10 pagi intan dan varo sudah siap dengan stile nya. hari ini jadwal intan untuk mengecek kandungan yang ke-2 bulan. sudah berapa kali intan mengecek sendiri dan hanya di temani oleh bima untuk pengecekan ini intan sangat merasa bahagia akhirnya ia bisa ke dokter kandungan bersama suami nya. setelah semua siap bima yang menyetir mobil langsung mengarahkan mobil nya menuju rumah sakit.
tidak butuh waktu lama untuk bisa sampai di rumah sakit, kini mereka sudah berada di halaman rumah sakit, tanpa ragu intan dan varo memasuki rumah sakit dengan bima yang membantu membimbing varo berjalan.
........................................................
"bagaimana keadaan kandungan istri saya dok? ".tanya varo.
" apakah anda suami nya ibu intan? ".ucap dokter yang malah berbalik tanya.
" iyah dok dia suami saya, yang saya bilang dia sedang sakit".timpal intan.
"oowh, jadi begini tuan kandungan istri nya sangat baik, tetapi jika kalian ingin melakukan usg tunggulah beberapa bulan lagi karena janin nya masih kecil untuk dilihat (menjelaskan panjang x lebar) ".ucap dokter.
__ADS_1
"owh baiklah dok kalau begitu, ya sudah kami pulang dulu".ucap varo yang langsung berdiri.
setelah hampir 30 menit berbicara kepada dokter akhirnya intan dan bima keluar juga.
" tuan , buk apa sudah selesai".tanya bima yang setia menunggu intan dan varo.
"iyah bim sudah ayo pulang".perintah varo.
bima menjalankan mobil nya di seperpanjang perjalanan intan dan varo terus saja bergurau hingga senyum di bibir mereka selalu mengembang bima yang memperhatikan mereka dari kaca spion (serius aku enggak tau apa nama kaca yang ada di atas kepala itu)merasa bahagia, sudah lama bima tidak melihat kelemah lembutan dan senyum bahagia dari intan.
"mas tau tidak, sekarang aku jadi ceo loh di kantor mas".ucap intan yang membuat varo terkejut.
" apa kamu jadi ceo di perusahaan?!!, emang kamu bisa".ucap varo tak percaya.
"cih!. meremehkan sekali kamu ya mas".ucap intan cemberut.
" becanda sayang, mas percaya kok kan istri mas ini serba bisa".ucap varo sambil merangkul intan.
__ADS_1
tak sengaja varo memandang bibir seksi milik intan, 3 senti, 2 senti, 1 senti, jarak semakin dekat di antara nya hingga bibir mereka bertemu, sudah lama intan merindukan sentuhan dari suami nya itu begitu juga sebaliknya.
ciuman mereka semakin lama semakin memanas sampai ciuman lama lama turun ke jenjang leher mulus intan. "aghh".desah intan yang semakin membuat varo bergairah menyentuh istri nya itu. saat ciuman semakin panas dan permainan mulai ganas tidak sengaja kaki intan menendang kaki varo sehingga membuat varo kesakitan dan melupakan permainan nya.
" mas, mas maafkan aku mas".ucap intan dengan panik nya.
"aghh kaki mas sakit sekali aghhh".ucap varo yang tak terasa air mata nya keluar karena menahan sakit.
karena panik intan langsung memijit kaki varo dengan lembut sehingga membuat nyeri di kaki varo sedikit hilang.
" maaf kan aku mas sekali lagi".ucap intan dengan raut sedih.
"tidak apa jangan di bahas lagi".ucap varo dengan nada lemas dan membelai rambut intan.
(cie siapa nih yang fikirannya udah kemana mana ehemπ, sorry ππ)
like. komen. dan vote jika kalian suka.
__ADS_1