
" apakah benar kamu yang Melakukannya ".ucap firman dengan amarah dan menarik kerah baju bima.
" tidak tuan bagaimana mungkin saya melakukan itu pada tuan varo yang sudah saya anggap sebagai kakak saya sendiri".ucap bima dengan sangat serius.
firman menatap lekat mata bima tapi ia tidak Menemukan kebohongan apa apa. firman melepas cengkraman nya pada bima.
"maaf kan saya bim, fikiran saya sedang kacau" ucap firman dengan nada lemah dan langsung teduduk.
"tidak apa tuan saya memahami kondisi anda".ucap bima sambil mengelus pundak firman.
pencarian malam ini cukup sampai disini firman dan bima pun kembali lagi ke rumah sakit untuk berjaga di sana firman juga mengerahkan anak buah varo untuk berjaga di rumah sakit dan sebagian menjaga rumah nya, varo, dan juga rumah bram.
sedangkan di rumah sakit. seorang wanita hamil tidur terduduk sambil memegangi tangan suami nya yang sedang melewati masa kritis nya.
ia adalah intan. setelah puas menangis setelah puas menunggu suami nya tak kunjung sadar intan tertidur di kursi samping (ku tak tau apa namnya kasur di rumah sakit yang di tiduri orang sakitðŸ˜) kasur yang di tiduri oleh suami nya. sedangkan gia tertidur di sofa dan sedangkan bram dia tetap berjaga di depan di temani 2 bodigard yang di kirim oleh firman.
__ADS_1
…………………………………
bima dan firman baru saja sampai di rumah sakit dan melihat papa nya yang masih berjaga di depan ruangan varo dengan ke 2 bodigard.
"papa".ucap firman.
mendengar sebutannya di panggil bram langsung menengok ke arah sumber suara.
" firman, bima! ".seru bram.
"bagaimana bisa papa bisa pulang sedangkan anak papa sedang berduka dan menantu papa yang sedang sekarat".ucap bram dengan mata berkaca Kaca.
" pah jangan menangis pah, bang varo tidak akan suka melihat orang yang ia sayangi menangis, dan papa ku mohon pulang lah bersama ku jangan sampai papa dan yang lain sakit".ucap firman.
bram sempat menolak ajakan firman untuk pulang namun karena paksaan dari firman bram akhirnya mensetujui nya. firman masuk kedalam ruangan varo ia melihat istri ,kakak, dan kakak ipar nya sedang tertidur. melihat intan tidur duduk apalagi dengan kondisi nya yang sedang hamil. terpaksa firman membangunkan intan berniat untuk di ajak pulang.
__ADS_1
"kakak ipar".panggil firman dengan sedikit menggoyangkan tubuh intan.
merasa tubuh nya ada yang menggerakkannya intan tersadar dari tidur nya dan di lihat firman yang ada di depannya.
" ada apa man".ucap intan melihat ke arah firman.
"kakak ya ampun kakak menangis sampai merah seperti itu".ucap firman yang benar benar terkejut melihat keadaan intan.
" jangan mengalihkan pembicaraan sekarang bilang ada apa".ucap intan dengan tegas.
omg benarkan aku berhadapan dengan kakak ipar kenapa malam ini seperti kerasukan harimau".batin firman yang tak menyangka dapat respon se marah ini.
"a-aku han-hanya ingin mengajak kakak pulang agar kakak tidak ikutan sakit,aku tau kakak saat ini sedang kacau tapi ingatlah kak saat ini kamu sedang berbadan dua".ucap firman berusaha tenang menghadapi kakak ipar nya malam ini.
" ku bilang pulang, jangan memaksa atau aku akan berbuat macam macam malam ini pada mu".ucap intan dengan serius.
__ADS_1
seketika Firman langsung menelan ludah dan mundur perlahan mulut nya seakan sudah di kunci dengan ketakutan, tak ingin berlama lagi berada di dekat intan ia langsung membopong istri nya yang sedang tidur menuju ke mobil.