Cinta Didalam Perjodohan

Cinta Didalam Perjodohan
S2 CTS: mencoba berjuang


__ADS_3

setelah selesai membersihkan diri nya langit duduk sambil memainkan ponsel menunggu azan magrib tiba. tak selang berapa waktu azan pun berkumandang langit langsung bersiap untuk sholat.


10 menit kemudian. setelah selesai menunaikan sholat langit mengangkat tangan nya seraya berdoa.


"ya allah jika memang sandra bukan jodoh hamba hilangkan lah perasaan ini jika memang benar dia jodoh hamba dekatkan lah dia dengan hamba ya Allah, ya allah ya robby berilah selalu kebahagiaan keluarga hamba ya allah amin".


seisi rumah sudah berkumpul di meja makan setelah selesai melakukan sholat.


"bunda mana mam? ".tanya mentari.


" tadi bilang nya mau nyuruh kak langit turun tapi sampai sekarang belum turun juga".jelas gia.


"eh kak kejora udah pulang nih". sapa mentari.


" iyah udah hehe.


*


"bunda tau sayang perasaan kamu bunda tidak melarang kamu lagi untuk mencintai siapa pun karena bunda tau sekarang kamu sudah dewasa. bunda harap dengan ada nya strategi seperti ini kamu bisa menyadari perasaan mu dan tidak menganggap remeh soal perasaan".ucap intan yang mendengarkan semua doa langit.

__ADS_1


setelah langit selesai membereskan alat sholat intan langsung masuk ke kamar langit.


"bunda!, dari tadi disini".


" iyah nak, bunda juga sudah mendengar semua nya".jelas intan.


langit terdiam dan menundukkan kepala nya.


"sayang dengar bunda".menangkup pipi langit dengan kedua tangan nya. " kalau kamu memang cinta dengan sandra berjuang lah jangan menyerah katena wanita itu ingin di perjuangkan supaya dia tau seberapa besar cinta mu untuk nya".


"baiklah bunda kalau bunda sudah memberi restu aku dengan sandra langit pasti akan berjuang do'akan bunda supaya sandea jodoh yang terbaik untuk langit".


"ayo hund".


intan dan langit langsung turun dan menuju meja makan, setelah semua berkumpul mereka pun langsung makan, tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka selain perang nya sendok dan piring.


*


Di kediaman sandra.

__ADS_1


"Nak apa kamu masih mau melanjutkan ini, tadi bunda nya langit Telvon mama kalau langit sangat sedih karena hilang nya ingatan kamu".


" Iyah mah, bukan nya ini semua sudah di rencanakan kenapa kalian semua jadi berubah fikiran gini sih nanti kalau waktu nya tepat sandra nakal ngomong yang sejujur nya, sandra cuma mau lihat ma apa kak langit balas perasaan sandra atau tidak Sandra capek mah kalau harus sandra terus yang maju sedangkan kak elang malah mundur. Kalau memang kak langit tidak menerima sandra walau sudah kita buat ide seperti ini sandra akan nyerah".


"Biarlah sayang biar sandea mengambil jalan nya sendiri dia sudah besar bukan anak kecil lagi umur nya juga sudah dewasa bukan yang masih umur 10 tahunan yang harus kita wanti wanti".timbal bima yang tiba tina datang dan ikut bergabung.


" Tapi man.. "Belum selesai gita bicara ucapan nya di potong oleh bima.


" Kamu tenang aja percaya dengan anak kita, dia bukan anak lemah dia kuat seperti kamu".


"Tuh mah denger kata papah sandra tuh bukan wanita lemah ya sudah kalau begitu sandra tinggal dulu ya sandra mau bobok by".ucap sandra langsung pergi menuju kamar nya.


Di kamar sandra.


Sandra duduk di kursi di depan balkon sambil memandangi langit gelap yang di terangi oleh bintang dan bulan.


"Entah berhasil atau tidak tapi yang ku mau aku ingin melihat kamu memperjuangkan ku kak, walau aku tidak tau apa kau akan marah atau tidak dengan kebohongan ini".


Like. Komen. Dan vote jika kalian suka.

__ADS_1


__ADS_2