
Kini mereka sudah berada di rumah sakit.
Gita dan bima langsung mendekati Steven yang sedang duduk menangis.
"Steven! " Seru gita langsung membuat steven berdiri dari duduk nya.
"Om, tante, mama".
Jawab steven dengan lirih.
" Apa yang terjadi dengan sandra stev".
Gita mengoyak kan tubuh steven sambil menangis.
"Ini salah steven tante, tadi steven ajak sandra pulang tapi karena kita ribut di dalam mobil sandra memutuskan untuk turun, steven sudah maksa merpati untuk naik tapi sandra tidak mau, sampai sampai aku balik lagi karena khawatir tapi sandra sudah seperti ini".
Ucap steven dengan terbata bata karena menahan tangis nya.
Keluarga firman dan varo yang baru datang mendengar semua penjelasan yang steven ungkap kan.
"Gila lo stev kenapa lu tinggalin cewe di tengah jalan hah".ucap langit langsung menarik kerah baju steven.
__ADS_1
Dengan kasar steven melepas cengkraman langit. " Apa peduli lo hah sama adik gwe, enggak ada kan jadi ngapain lu marah marah enggak jelas seperti ini".
Jawab steven dengan kesal.
"Stop kalian kenapa berantem ha".bentak gita membuat mereka langsung diam.
" Langit ini rumah sakit jangan kamu cari keributan, kalau sikap kamu seperti ini lebih baik kita pulang".ucap intan dengan nada mengancam.
Karena tidak ingin pulang langit menuruti ucapan intan.
"Anda siapa".tanya bima melihat seorang laki laki yang tidak pernah di lihat bima. Mendengar ucapan bika semua mata langsung melihat ke laki laki itu.
" Maaf t-tuan sa-saya tidak sengaja menabrak anak anda tuan jangan laporkan saya kepolisi tuan saya mohon".
Semua mata terkejut mendengar perkataan laki laki tersebut, mereka fikir ini semua tabrak lari ternyata orang nya menunggu disini.
"Jadi anda yang menabrak anak saya".
" Maaf nona saya tidak tau anak anda lari di tengah jalan, saya rasa anak anda di jambret karena saya melihat 2 preman sedang berlarian ".jelas laki laki itu dengan gemetar. Apalagi dengan tatapan langit yang tajam.
Cklek... Pintu ruangan terbuka, semua langsung mendekati dokter yang menangani sandra.
__ADS_1
" Dok anak saya bagaimana dok keadaan nya?".ucap gita .
"Maaf buk kami sudah berusaha tapi keadaan nya memang sangat memprihatinkan, saat ini anak anda sedang koma".ucap dokter tersebut.
Semua orang langsung tercengang dan menutup mulut nya dengan tangan mereka menandakan mereka tidak percaya dengan keadaan sandra saat ini.
Gita langsung menangis histeris dan bima langsung lemas mendengarkan penjelasan dokter tentang anak nya itu.
"Apa kami boleh masuk dok? ".tanya bima sambil menangis.
" Silahkan tuan tapi di izinkan 4 orang saja ya nanti kalian bergantian " Ucap dokter langsung pergi di ikuti suster di belakang nya.
Gita, bima, steven dan intan langsung memasuki ruangan sandra di lihat tubuh sandar berbaring lemah tidak berdaya dengan banyak selang medis yang menempel di tubuh nya.
"Ya nak kenapa seperti ini sayang bangun sandra jangan buat mama khawatir sayang".gita histeris dengan memeluk tubuh sandra yang berbaring lemah.
" Sayang jangan seperti ini apa kamu lupa sandra tidak suka dengan orang yang menangis ".ucap bima mengelus punggung istri nya.
" Betul git jangan seperti ini kasian anak mu".timpal intan.
"tante yakin lah sandra pasti kuat melewati masa kritis nya, sandra bukan anak lemah".ucap steven menenangkan.
__ADS_1
Like. Komen. And Vote.