
elo! ".seru gia.
wanita yang sedang merawat varo adalah gita. gita menoleh dan terkejut melihat gia dan firman ada di hadapannya. gia mendekati gita dan menarik tangan nya keluar.
" gia lepas gi lepas".ucap gita yang berusaha melepas tangan nya.
"nona gia".panggil bi nana yang melihat gita di tarik tarik tanpa ada yang membela.
" bi siapa yang membawa perempuan ini kesini hah? ".tanya gia menggunakan nada yang sedikit kuat.
" itu nona yang membawanya non.... "ucapan bi nana terpotong.
" saya yang bawa dia kesini dan saya yang memperkerjakan nya".
semua mata langsung tertuju oleh sumber suara.
"intan! ".seru gia.
__ADS_1
intan yang baru sampai halaman mendengar keributan yang ada di dalam rumah nya langsung masuk ke dalam di ikuti dengan bima .intan yang melihat gita yang di hakimi tanpa ada pembelaan tanpa ragu langsung mendekati nya.
" sebenarnya ada apa gia jelaskan sama papa kenapa kamu begitu benci melihat nya? ".tanya bram yang memang tidak tau apa apa.
" pah, dia adalah orang yang suka mengganggu gia dan intan saat di kampus bersama teman nya bernama lia. dan yang membuat gia heran kenapa intan menerimanya dan menampung disini".jelas gia.
"masa lalu itu biar masa lalu disini terserah saya mau menampung siapa saja kalian tidak ada hak. bukankah saya kemarin sudah bilang jika kalian ingin mencari masalah lebih baik kalian tidak usah datang kemari".ucap intan dengan tegas.
" intan papa benar benar kecewa dengan mu, papa tidak menyangka kamu seperti ini sudah gia, firman lebih baik kita pulang saja biarkan dia mengurus suami nya sendiri kita lihat saja apa dia bisa merawat varo".ucap bram yang langsung melangkahkan kaki nya keluar rumah dan diikuti oleh firman dan gia. gia berhenti sejenak di samping intan.
"gwe kecewa sma lu".ucap gia yang langsung pergi mengikuti suami nya.
" kasian bu intan mereka hanya bisa memojokkan nya saja tanpa tau apa yang sebenarnya bu intan lakukan".gumam bima.
"setau ku intan dulu tidak seperti ini, walau dia bad girls tapi dia tidak sedingin ini".ucap gita pada bima.
" dia begini sejak tuan varo koma, ia selalu menyalahkan dirinya sendiri tentang kecelakaan yang menimpa tuan varo apalagi dengan keadaan keluarga yang selalu memojokkan nya".jelas bima.
__ADS_1
hati gita sakit mendengar penjelasan bima ia tau rasa nya bagaimana di tinggalkan dan di pojok kan, tanpaaba aba gita langsung menyusul intan ke halaman rumah, bi nana melanjutkan masakannya dan bima yang masuk kamar mengecek keadaan varo.
"intan".panggil gita.
intan yang merasa namannya terpanggil langsung menghapus air matanya dan kembali ke keadaan seperti semula.
" boleh kah aku duduk? ".tanya gita.
" duduk lah".ujar intan.
gita pun duduk tepat di samping intan, gita mengelus punggung intan"menangis lah ntan gwe tau apa yang kamu rasakan saat ini semakin kamu pendam semakin sakit yang kamu rasakan".ucap gita.
tiba tiba intan menangis dengan sesegukan dan tanpa ia sadari ia menaruh kepalanya di pundak gita.
" kapan semua ini berakhir aku lelah menjadi orang yang berpura pura kuat seperti ini".ucap intan.
"kamu yakin lah intan setiap cobaan pasti allah sudah menyiapkan kejutan yang indah untuk mu".ucap gita menenangkan intan.
__ADS_1
like. komen dan vote.