
" Intan berhenti tan mas belum selesai bicara".panggil varo namun intan tak memperdulikannya.Intan terus berjalan tanpa mendengarkan panggilan dari varo.varo yang kesal langsung mengejar intan di ikuti oleh bram.
Varo menarik tangan intan yang membuat intan menghentikan langkahnya.
"Intan mas panggilin kamu apa kamu enggak denger".ucap varo menatap intan.
Ingin rasanya ia memeluk intan tapi ia sadar intan pasti akan memberontak.
"Lepas mas,intan mau ke rumah papa intan minta tolong sama mas jangan ganggu intan".ucap intan melepas lengan nya dari genggaman intan dan langsung memasuki mobil.
Varo yang ingin mengejar intan namun di tahan oleh bram membuat varo mengurungkan niatnya.
"Varo biarkan dia sediri dulu papa takut kalau dia akan drop lagi.papa akan bantu bicarakan masalah kalian".ucap bram menepuk pelan bahu varo.
Bram memasuki mobil dan melajukan mobil nya setelah
mobil bram tidak terlihat lagi varo pun ikut melajukan mobil nya pulang ke rumah.
__ADS_1
Kini varo pulang dengan lesu dan tanpa bersemangat biasanya dia sangat girang jika harus pulang ke rumah.namun hari ini rasanya berbeda ia seakan tidak ingin kembali pulang ke rumah ini.perlahan langkah kaki varo memasuki kamar yang biasanya di tiduri intan dan dengan nya.
Varo merebahkan dirinya di atas ranjang dan melihat ke samping yang kosong tanpa tubuh seorang wanita.3 menit 5 menit 10 menit varo masih menatap dan mengelus kasur yang berada di samping nya yang biasa intan tiduri tak selang berapa lama mata varo tertutup dan tidur karena lelah.
Jam menunjukkan pukul 05.00 azan subuh pun berkumandang varo bangun dari tidur nya dan di lihat tempat tidur yang kosong tanpa siapa siapa selain dirinya.
"Intan,ntan kamu dimana sayang!".seru varo yang terus memanggil nama intan.setelah berkali kali memanggil nama intan namun tak ada jawaban varo tersadar bahwa intan menginap di rumah bram.
Varo bangun dengan lemas nya dan mengambil wudhu .setelah selesai berwudhu varo langsung bergegas melaksanakan sholat.10 menit varo melaksanan sholat ia langsung mengangguk tangan nya seraya berdoa pada allah.
"Ya allah tolong hambamu ini luluh kan lah hati istri hamba agar ia mau kembali lagi pada hamba.hamba akan melakukan apa saja untuk istri hamba ya allah hamba janji akan membahagiakan nya ya allah".ucap varo dalam doanya sambil menangis.
pagi hari pun tiba, dimana kita beralih di kediaman intan dan bram.
makanan sudah siap saji. intan yang baru bangun ingin memasak pun mengurungkan niat nya karena melihat meja makan yang sudah penuh dengan makanan.
………………………………………
__ADS_1
bram dan intan sedang makan bersama bram yang sudah siap kekantor dengan cepat menghabiskan makannya.
"jaga diri baik baik kamu di rumah dan ingat pesan papa".ucap bram.
" iyah papa, papa juga hati hati ya dada".ucap intan tersenyum seraya melambaikan tangan nya.
*flashback*.
"intan tidak seharusnya kamu seperti ini nak".
" lalu intan harus bagaimana".
"setiap orang pasti memiliki kesalahan, cobalah kamu ingat saat dulu kamu masih menjadi nakal varo selalu membimbing mu ke jalan yang benar dan menerima kekurangan mu".
" sudah pah stop. aku tidak mau berdebat lagi".
*flashback of*.
__ADS_1
like. komen. bintang 5.dan vote.