
seketika Firman langsung menelan ludah dan mundur perlahan mulut nya seakan sudah di kunci dengan ketakutan, tak ingin berlama lagi berada di dekat intan ia langsung membopong istri nya yang sedang tidur menuju ke mobil.
sesampainya di dalam mobil ia sudah melihat bima dan bram di depan yang sudah siap untuk melajukan mobil nya.
"man dimana intan apa dia tidak ikut pulang juga? ".tanya bram.
" egghhh".firman bimbang dengan apa yang ingin ia ucapkan, dalam kondisi seperti ini firman tidak mau membuat papa semakin terpuruk .
"kakak ipar tadi katanya masih mau nemenin bang varo, firman juga tidak bisa memaksa pah. lagian bodigard sudah mempersiapkan semua keperluan
kakak ipar".jelas firman.
" oowh baiklah".balas bram.
setelah percakapan selesai bima langsung melajukan mobil nya untuk kembali pulang ke rumah bram.
tak butuh waktu lama kini mereka sudah berada di halaman rumah milik bram.
"tuan saya sudah antarkan kalian dengan selamat kalau begitu saya permisi tuan".ucap bima langsung melangkahkan kaki nya keluar dari halaman rumah bram.
baru 3 langkah bima melangkahkan kaki nya bram memanggil bima sehingga membuat bima menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuh nya.
__ADS_1
"bima untuk malam ini saya minta kamu menginap disini saya tau pasti kamu sangat lelah".ucap bram.
bima menolak ajakan dari bram, bram juga yang merasa kesal dengan penolakan dari bima langsung menarik tangan bima masuk kedalam rumah.
" kamu tidur disini beristirahat lah".ucap bram pada bima yang sudah berada di dalam ruangan kamar.
"maaf tuan kalau saya mereporkan".balas bima dengan kik kuk nya.
" iyah tidak masalah saya tidak merasa di repotkan".ucap bram yang langsung pergi dari hadapan bima.
sedangkan disisi firman ia menaruh tubuh istri nya dengan hati hati agar istri nya tidak merasa terganggu. dan di ikuti firman yang merebahkan dirinya juga di sebelah ranjang gia.
……………………………………………………
" apa kamu benar benar mau meninggalkan ku meninggalkan calon anak mu dimana janji mu dimana janji mu ha".
"kamu dulu sering bilang bukan kamu akan menjaga ku, kamu akan selalu membimbing ku dimana janji itu".
kata demi kata intan lontarkan kepada varo yang masih berbaring lemah dan dengan di temani oleh air mata yang berderai di pipi nya.
*flashback*.
__ADS_1
" mas".panggil intan.
varo yang duduk di sebelah intan menoleh ke arah intan dengan senyum di bibir nya.
"ada apa sayang".balas varo.
" jika aku tersesat apa mas akan meninggalkan ku? ".
" tidak, aku akan mencari mu sampai dapat".
"apa mas akan berjanji selalu bersama ku dan menjaga ku? ".
" iyah mas janji akan selalu di samping mu dan menjaga mu sampai titik penghabisan darah mas , mas janji itu. ada apa kamu tiba tiba bicara seperti itu?".
"tidak ada mas aku hanya takut mas meninggalkan ku di saat aku sudah mencintai dan menyayangi mas saat ini".
" hei berfikir apa sih hah, mas tidak akan meninggalkan istri mas yang mas sayang saat ini dan seterusnya".ucap varo dengan mengelus rambut intan.
*flashback of*.
"dimana janji itu dimana mas dimana hiks... hiks.. ".
__ADS_1
seandainya aku mau pulang dengan mu hari itu kamu tidak akan seperti ini mas, maafkan aku mas maaf".batin intan dengan menaruh kepala nya di dada varo.
like. komen. vote jika kalian suka.