
Malam pun tiba setelah melakukan sholat dan membaca ayat suci Al-Quran Vero dan Intan menuruni tangga berniat untuk makan malam. sesampainya di meja makan bi Nana sedang asik menata makanan untuk majikannya. Vero dan Intan pun makan tanpa ada nya suara dari mulut mereka. setelah makan malam Intan dan Vero kembali masuk kamar tanpa ada niatan untuk begadang. sesampainya di kamar seperti biasa Intan langsung merebahkan dirinya di samping Vero. dan tanpa aba aba Vero langsung menindih tubuh Intan sehingga membuat Intan terkejut.
"m-mas m-mau nga-ngapain?".ucap Intan gugup.
" nggak mau ngapa ngapain kok".jawab Vero dengan santainya.
"hiiii ya udah awas mas, nafas ku susah tau".ucap Intan memutar tubuh nya menghadap Vero.
" Intan apa kamu sudah mencintai ku?".tanya Vero secara tiba tiba dengan menatap lekat mata Intan.
apa apa an ini apa perhatian ku, kasih sayang ku selama ini pada nya apa itu bukan cinta untuknya".batin Intan kesal.
__ADS_1
Intan masih terdiam dalam bungkaman nya sehingga membuat Vero kesal menunggu. Vero mencubit pelan Hidung Intan sehingga membuat Intan sadar dari lamunannya.
"hei, suami mu ini sedang bertanya".ucap Vero dengan tampang cemberut.
Intan menangkup ke dua pipi Vero. " apa selama ini perhatian ku, kasih sayangku itu bukan cinta namanya? ".ucap Intan yang benar benar serius.
Vero tersenyum mendengar ucapan Intan. " jadi? benar kamu sudah mencintai ku? ".tanya Vero lagi.
Vero menarik kembali wajah Intan agar menatap nya. "hei, dengarkan aku bagaimana mungkin jika aku tidak mencintai mu aku mau membimbing mu dan memberikan kasih sayang ku padamu".
" apa kah mas mencintai ku? kalau benar mas mencintaiku kenapa sikap mu kadang hangat kadang dingin".ucap Intan lagi.
__ADS_1
"itu sudah sifat ku, sebagai istri ku kamu harus tau dengan sifat suami mu".ucap Vero menjelaskan.
Intan mengangguk paham, dan tanpa aba aba Vero langsung melumut pelan bibir seksi milik Intan, Intan yang ikutan terpengaruh oleh cara main Vero tanpa sadar membalas tautan yang di berikan oleh Vero.
Ciuman itu pun semakin lama semakin menurun sampai jenjang leher milik Intan. Vero seketika sadar dan menghentikan aktifitasnya. Intan bingung pada Vero yang tiba tiba menghentikan aktifitas nya. Vero menatap lekat kembali wajah Intan. "apa aku boleh melakukan kewajiban ku?".tanya Vero lagi
Sebagai istri yang baik mana mungkin Intan menolak permintaan suami nya itu. bukan kah itu hak dia juga, bagaimana pun cara nya mereka melakukannya bukan berhubungan zina bukan, Intan mengangguk kecil yang berisyarat iya. Vero kembali tersenyum dan kembali melakukan aktifitasnya. Intan mengelinjang tidak karuan mendapat sentuhan nikmat dari varo. intan mendongok merasakan nikmat tangan varo sudah liar ke sana kemari dan memainkan buah dada milik Intan. Intan membuka satu persatu kancing baju yang di kenakan Vero begitu pun dengan Vero yang melepaskan satu persatu pakaian yang di kenakan Intan.
saat ini mereka sudah fool tanpa sehelai kain menutupi mereka. Vero yang semakin bernafsu pada Intan selalu bermain dengan baik dan lembut.
like. vote jika kalian suka.
__ADS_1
oowh pikiran ku😌 dosa di tanggung pembaca🙈.