
"Pah, hari ini kita akan berkemas dan menempati rumah baru kita ".ucap Vero.
Bram sebenarnya tidak rela anak semata wayang nya pergi dari rumah nya. namun mau bagaimana lagi saat ini anak nya sudah bersuami mau tidak mau ia harus berpisah rumah dari anak nya.
Jam menunjukkan pukul 2 siang sudah saat nya Intan dan Vero meninggalkan rumah Bram. Intan memeluk ayah nya dan meneteskan bulir kristal dan mengenai pundak ayah nya.
"Nak, jangan menangis. jadilah istri kebanggaan suami mu ya nak".ucap Bram memeluk erat tubuh Intan. Vero terharu atas kasih sayang Bram pada Intan.
Sebelum melanjutkan perjalanan Intan dan Vero melaksanakan sholat zuhur terlebih dahulu. Vero membawa mobil nya yang di tinggalkan oleh Desta untuk nya. Vero menjalankan mobil dan mengarah ke rumah Desta untuk mengambil pakaian dan keperluan Vero.
Kini di rumah Bram.
Bram terduduk lemas dan tidak bisa menceka air matanya . bi Lis yang melihat Bram tidak tega melihat bram terduduk lemas di sofa.
"Tuan sudah lah anda jangan menangis lagi saya paham bagaimana rasannya di tinggalkan oleh anak semata wayang".ucap bi Lis menenangkan Bram.
__ADS_1
Bram menghapus air nya. " aku tidak sedih kok bi tapi saya belum terbiasa di tinggal kan oleh Intan. mungkin ini jalan yang terbaik untuk nya, semoga suami nya bisa merubah nya".ucap Bram.
20 menit di perjalanan akhirnya Intan dan Vero sampai di kediaman Desta. Intan dan Vero di sambut hangat oleh Firman dan Desta.
Tidak lama mereka sampai ,Vero langsung mengemasi barang nya ke dalam koper. dan meminta izin pada ayah nya untuk langsung pindah ke rumah barunya.
"jaga diri baik baik dan istri mu juga yah nak kau sekarang sudah menjadi suami".ucap Desta pada Vero. Vero hanya tersenyum kecil dan melirik firman.
" jaga diri baik baik man dan jaga daddy juga, awas aja sampai kau apaan daddy".ucap Vero dengan tatapan tajam nya.
Intan hanya diam melihat drama keluarga itu. Vero memeluk daddy nya dengan kuat.
"sering lah main kesini nak" ucap Desta.
Setelah puas memeluk ayah nya Vero berdiri di hadapan firman. firman menatap dalam kakak nya dan langsung memeluk Vero begitu juga dengan Vero yang langsung membalas pelukan firman dengan erat.
__ADS_1
"sampai bertemu di kampus bang, ingat aku akan merindukan mu hiks".ucap Firman yang tidak bisa menceka air mata nya.
Walau Vero kadang dingin pada Firman tapi kasih sayang nya untuk kelurga tidak akan terbaca oleh siapa pun. Intan berkaca kaca melihat keharmonisan keluarga Desta ia merasa bersalah pada papah nya telah sering membantah nya.
Setelah selesai berpamitan Intan dan Vero langsung menuju ke rumah barunya. sampai di jalan xx1 mobil yang di supir oleh Vero memasuki rumah yang ber cat hijau dan putih sehingga membuat nya sangat indah di lihat. jika di bandingan dengan rumah Desta dan Bram rumah yang sekarang akan di tepati Intan dan Vero lebih kecil dari rumah lama mereka.
Tetapi walau kecil rumah nya sungguh nyaman dan rapih bahkan Firman mendekor nya sangat indah hingga tidak bosan berada di dalam nya.
"intan kamu masuk lah dulu pilih lah kamar yang mana kamu suka untuk kita tepati".perintah Vero.
" nanti saja mas aku akan membantu mu membawa barang ku".ucap Intan menolak.
"sudah lah Intan mas juga bisa sendiri".ucap Vero.
karena paksaan dari Vero, Intan pun masuk ke rumah dan memilih kamar untuk mereka tiduri ber 2.
__ADS_1
tinggalin jejak . beri bintang 5.dan voot jika kalian suka.