
Di kediaman varo. Keluarga varo dan firman sedang menyiapkan makanan malam, satu persatu anggota keluarga mendekati meja makan.
"Ayah bunda kak kejora sama langit enggak pulang? ".tanya merpati.
" Enggak sayang kak langit sama kak kejora lagi jaga in kak sandra di rumah sakit ".jawab intan dengan senyum.
" Emang separah apa kak sandra sampai di temenin kan kak sandra udah besar".jawab mentari cemberut.
"Emmm mending kita makan yuk kasian kakek dudah lapar".ucap gia mengalihkan penbicaraan.
" Ya sudah ayo kakek sudah lapar ini".timpal bram sambil mengambil piring.
"Emm ya sudah deh".
Mereka pun langsung makan bersama tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka selain perangnya sendok dan piring.
*
Malam hari pun tiba setelah semua pulang steven, kejora dan langit menjaga sandra di rumah sakit.
Steven dan kejora sudah tidur sedangkan langit sedang duduk di samping tubuh sandra sambil memegangi tangan nya.
" Kakak harap besok kamu sadar san apa kamu tidak kasihan lihat mereka, mereka rela tidur di sofa demi menjaga kamu, kakak sayang sama kamu san maaf kakak tidak pernah peka terhadap perasaan kamu".
1minggu kemudian.
__ADS_1
Langit selalu menjaga sandra di rumah sakit di temani oleh steven dan kejora.
Pagi hari pun tiba langit kejora dan steven berangkat ke kampus karena paksaan dari gita sudah 1 minggu mereka izin tidak masuk demi menjaga sandra. Selama di kampus langit terus ke fikiran oleh sandra sehingga kefokusan belajar nya terganggu.
Jam pulang sekolah pun tiba saat langit dan yang lainnya ingin mengarah ke kampus telvon langit berdering.
"Siapa lang?. Tanya kejora.
" Bunda".jawab nya, ia pun langsung mengangkat telvon intan.
"Halo bun kenapa? ".
" Lang kamu pulang dulu ya nak, si mentari mau liat sandra katanya ".
"Kakek gimana?, pokoknya kamu pulang bunda enggak mau sampai aja kakek karena di rumah sakit sarang nya penyakit bunda enggak mau kakek tertular sekarang juga pulang jagain kakek atau kamu enggak usah ke rumah sakit lagi".ancam intan tegas dan langsung mematikan ponsel.
" Kenapa lang? ".tanya steven.
" Gw enggak bisa ke rumah sakit di suruh bunda pulang kalian duluan aja ya by".ucap langit langsung pergi.
"Ya sudah biarin, yuk kita ke sana sekalian biar bisa berduan heheh".
" Ih apaan sih stev".
*
__ADS_1
"Kalau langit tidak mau jangan kamu paksa seperti itu lah intan, papa bisa kok di rumah sendiri".
" Mana bisa tenang pah intan tinggalin papa sendiri, apalagi sekarang ini rumah enggak ada siapa siapa pembantu aja udah enggak ada".
"Ya itu kan kemauan kamu ntan enggak mau pakai pembantu".timbal gia.
" Lah kok aku sih bukan nya kamu tuh yang cemburuan sama pembantu".jawab intan tak mau kalah.
"Stop bunda, mami kok malah debat sih kasian loh kakek nya liat kalian debat gitu".ucap merpati menenangkan.
" Maaf pah".
Selang berapa waktu menunggu langit pulang akhirnya langit pun sampai.
"Bunda, mami".ucap langit sambil menciumi punggung mereka ber dua dan bram.
" Ya sudah kamu sudah sampai kita berangkat dulu yah".
"Iyah bunda hati hati, mentari jangan nakal ya di sana".
" Siap akak by kak".
"By".
Like. Komen. Dan vote jika kalian suka.
__ADS_1