
Andy dilarikan kerumah sakit bersama elika.
*rumah sakit cita-cita*
“terima kasih sus, boleh saya bertanya?? Bagaimana keaadaan pasien yang dibawa kesini bersama saya??”Tanya elika ketika selesai diberi obat.
Pasien masih dalam keaadaan koma, saya permisi; suster
*diluar ruangan*
Dok,keadaan pasein dikamar 405 semakin parah dia harus segera mendapatkan donor darah;suster
Tapi golongan darah pasien sangat sulit, kita juga sudah tidak memiliki golongan darah AB;dokter
“suster!! Dokter!!”panggil elika dari dalam ruangannya.
Yah..ada yang bisa dibantu;suster
“ambil darah saya!! Saya siap mendonorkannya!!”seru elika.
Tapi..nona belum sembuh total;dokter
“tak apa, kebetulan darah saya juga AB” seru elika.
Setelah elika mendonorkan darahnya,elika langsung melihat keaadaan andy.
*ruang andy*
“andy belum sadar juga, kata dokter sebentar lagi siuman” gumam elika yang merasa pusing.
Keaadaan pasien sudah membaik sehabis pendonoran darah;dokter
“baik, terim..a..kasih..sus”ucap elika yang sudah mulai berbayang-bayang pandangannya.
Ketika andy sudah mulai bereaksi, tiba-tiba elika jatuh pingsan.
Nona..nona..tolong…;seru suster
mendengar suara minta tolong….vilope, jemson dan dion cepat datang.
elika dibawa kembali ke kamarnya bersama vilope dan dion.
*ketika elika sadar*
“ah..aduh..kepalaku sakit”rintih elika.
“elika!!”ucap dua orang yang menunggu lebih dari 2 jam.
“vilope..dion?? kok kalian bisa ada disini??”Tanya elika yang berusaha duduk.
“kami tau dari warga yang menemukan hp kamu dan menelpon kita, jadi kita datang”seru vilope.
“elika, aku mau ngomong sesuatu sama kamu, sebelum terlambat!!”ucap dion yang serius.
“oke..kalau begitu aku ke ruangan sebelah dulu ya”seru vilope yang meninggalkan elika dan dion.
“ada apa dion??”Tanya elika.
“aku tau kamu suka sama andy!! Tapi aku mau minta satu kesempatan sama kamu!! Aku suka sama kamu elika, kamu mau jadi kekasihku”seru dion.
__ADS_1
“huk..huk..em bagaimana ya dion, karna aku juga masih bingung sama perasaan aku sendiri sama andy?? Jadi kasih aku waktu ya!!” ucap elika yang merasa bimbang.
“baiklah, aku tidak akan memaksa!! Kamu istrirahat dulu aku mau beli makan dibawah bersama viloipe”ucap dion sambil mencium keningnya elika.
“emm. ..aku juga mau!!”seru elika.
Setelah Elika pingsan dia belum melihat keadaan andy,ketika elika berada didepan pintu kamar andy…lahkahnya terhenti karna jemson sedang berada didalam.
“ayah..sangat marah kamu memutuskan hubungan dengan anita!! Untung anita ikut menjelaskan” seru jemson.
“baiklah..cerewet sekali”ucap andy.
“oh ya bagaimana hubunganmu dengan elika??”Tanya jemson.
“aku memiliki perasaan sama elika tapi aku gak mau dia jadi korban selanjutnya”ucap jemson.
“yah..aku mengerti maksudmu, tapi kamu juga harus memberi penjelasan sama elika”ucap jemson.
“yah…aku akan memperlakukan elika dengan baik”seru andy.
Bla..bla..bla…
*sedangkan dikantin*
“dion, kamu suka sama elika”Tanya vilope yang tersenyum menggoda.
“huk..huk..ah,,iya!! Tapi yah begitulah”jawab dion yang merasa malu.
“bersabar saja,ya..haha”ucap vilope yang mengejek dion.
“tenang aku ini pria tampan, elika pasti akan mau sama aku”ucap dion dengan nada sombong.
Mereka bercanda sepanjang jalan, dan tidak disangka vilope bertemu dengan louis.
“vilope!!”seru Louis yang terkejut.
“om Louis, kok bisa disini??”Tanya Louis yang terkejut juga.
“anak om, masuk rumah sakit!! Kamu sendiri ngapain??”ucap Louis.
“dua teman saya kecelakaan!!”ucap vilope.
“oh.., waktu itu kita tidak sempat berbincang bagaimana kalau kita berbincang sekarang, sebentar saja!!”ucap Louis.
“tidak bisa!!
Maaf om teman saya ini masih belum cukup umur untuk melakukan hal-hal negatif, om bisa cari orang lain!!”seru dion yang salah paham.
“dion!! Pfft…hahahah kamu pikir aku itu wanita murahan, om Louis ini kenalanku kita ada masalah pribadi!! Kamu duluan ya..”ucap vilope yang meninggalkan dion.
“Louis?? Bukannya itu ayahnya andy dan jemson!! Ah..sudahlah..!!”ucap dion yang pergi duluan.
Vilope dan luois berbincang sangat serius..
“jadi Robert bukan pembunuh mamamu?? Selama ini aku salah paham terhadapnya”ucap luois yang merasa bersalah.
“yah..seperti itulah yang terjadi!! Om mau ikut aku menjenguk teman-teman??”Tanya vilope.
“boleh”ucap Louis yang tersenyum.
__ADS_1
*didepan pintu kamar andy*
Kilk..
“elika!!kamu dari tadi disana??”Tanya jemson yang terkejut.
“ha..hehehe!! niatnya aku mau melihat keadaan andy, tapi kalian sedang bicara jadi aku menunggu”ucap elika yang tersenyum kaku.
“baiklah, aku mau nyari vilope dulu!!” ucap jemson meninggalkan elika.
“masih mau duduk dilantai, tidak mau masuk??” Tanya andy.
“ah..iya, bagaimana keaadaan kamu??” Tanya elika yang beranjak dari lantai dan masuk kedalam.
“sudah membaik, maaf karna merepotkan kamu!!” ucap andy yang tersenyum.
deg..deg..deg..
”em, aku yang seharusnya minta maaf, karna sifat kekanak-kanak kan ku jadi membahayakan orang lain!!” ucap elika yang merasa gugup.
“memangnya aku orang lain??”ucap andy yang menatap mata elika.
“hei, kenapa kamu jadi sering senyum?? Aku lebih suka kamu yang dingin!!” ucap elika yang memalingkan wajahnya.
“jadi kamu menyukai aku yang dingin??”ucap andy.
“a…a…buka..n…begitu ta..pi!! ah,sudahlah cepat sembuh aku keluar dulu!!” ucap elika yang keluar kamar dengan jantung berdebar.
“elika tunggu!!
Terima kasih dan maaf kan aku!!” ucap andy yang tersenyum.
“bodoh!!”ucap elika yang wajahnya memerah.
Klik…
“maafkan aku elika, karna kita tidak bisa bersatu untuk saat ini(tunggu sampai aku memiliki kekuasaan)” ucap andy.
“(dasar bodoh, kenapa sikap andy berubah)”ucap elika dalam hati yang berdetak kencang.
*dilantai dasar*
“hahahah”
“vilope!!”ucap jemson.
“ayah??”
“jadi ini ayahmu, om Louis ini anak mu??” Tanya vilope yang bingung dengan keaadaan.
“baiklah, kita bicarakan disana!!” ucap Louis sambil menunjuk tempat duduk.
*sementara itu*
“elika!! Kamu ngapain duduk di depan pintu kamar kamu sendiri??”Tanya dion yang membantu elika bangun.
“tadi aku abis dari andy, tiba-tiba ada orang menabrak jadi kakiku sedikit terkilir!!”ucap elika yang menahan sakit.
“baiklah, ayo kita masuk nanti aku bantu obtain kaki kamu!!” ucap dion yang serius.
__ADS_1
bersambung.....