
“baiklah, pegangan yang kuat kita berangkat”ucap jin yang menancap gas.
*mall besar dikota*
“vilope, apa kau menginginkan sesuatu?”Tanya jemson.
“tidak ada… tapi aku ingin membelikan elika kado, karna kemarin ulangtahun elika jadi aku belum sempat membelikannya kado”ucap vilope yang merangkul jemson.
“baiklah, jadi apa yang ingin kau beli untuk elika?”Tanya jemson.
“bagaimana kalau sepasang sepatu hak?”ucap vilope yang tersenyum.
“apa kau yakin? Bukankah elika belum pernah mengenakan sepatu hak?”ucap jemson yang sedikit ragu.
“tidak apa, ayo kita pergi menuju toko sepatu”ucap vilope yang menarik jemson.
*desa pohon seribu tahun*
“untuk apa kau kesini?”Tanya jin yang membukakan pintu mobil untuk elika.
“ada tugas, sulit untuk dijelaskan”ucap elika yang memberikan jaket pada jin.
“apa perlu aku temani?”Tanya jin yang mengenakan jaketnya.
“kalau kau tega meninggalkan aku”ucap elika yang menatap jin.
“(bagaimana bisa seorang wanita memiliki mata berwarna cokelat seperti permata)”ucap jin dalam hati yang terpesona.
“baiklah, kalau kau tidak menjawab aku akan menganggapnya kau tidak tega”ucap elika yang berjalan perlahan.
“elika, apa yang kau takuti?”Tanya jin yang mengikuti elika dari belakang.
“takut? Gelap, petir,dan tidak ingin orang lain terluka atau tersiska karna diriku yang tidak berguna ini”gumam elika yang berhenti berjalan dan menundukan kepalanya.
“maaf elika,bukan maksudku untuk membuatmu bersedih”ucap jin yang memeluk elika.
“(ada apa dengan jin, mengapa dia sangat hangat atau memang inilah sifat aslinya)”ucap elika dalam hati yang membalas pelukan jin.
“permisi, apa itu anda nona elika”panggil johan yang menghampiri elika.
“ah..johan, apa kepala suku ada?”Tanya elika yang melepaskan pelukannya.
“kepala suku ada, dan siapa yang kau bawa?”Tanya johan yang menatap jin.
“ah…ini../saya adalah tunangan nona elika(saut jin yang menggandeng tangan elika)”
“walaupun tunangan tidak seharusnya bermesraan di depan umum”seru johan yang raut wajahnya berubah drastis.
“mohon maaf”ucap elika yang meminta maaf.
“sudah cepat ikut aku bertemu kepala suku, dia sudah lama menunggu”ucap johan dengan nada tidak bersahabat.
*malam dikediaman shean*
__ADS_1
“trima kasih atas hari ini jemson”ucap vilope yang terlihat senang.
“tidak perlu sungkan, oh ya..tolong sampaikan selamat ulangtahun untuk elika”ucap jemson yang masuk kedalam mobil.
“baik, bye…”seru vilope.
“selamat datang nona vilope, tuan muda yoga dan tuan muda yogi sudah menunggu dimeja makan”ucap kak lina yang membantu vilope.
“baiklah, trima kasih kak lina”ucap vilope.
*desa pohon seribu tahun*
“kalau begitu kami mohon pamit pulang dulu kepala suku”ucap elika yang tersenyum.
“ya..hati-hati dijalan dan jangan lupa undang diriku kalau sudah repsesi pernikahan”seru kepala suku.
“ha!haha…pasti kepala suku”ucap elika yang ragu.
“tentu saja,kepala suku pasti mendapat undangan khusus dari kami”sela jin dengan akrab.
“kami pamit dulu ya..”ucap elika yang pergi berjalan menjauh dari rumah kepala suku.
“apa kau keberatan?”Tanya jin sembari berjalan disamping elika.
“tentang apa?apa tentang tunangan antara kita?”ucap elika yang berhenti berjalan.
“ya…aku hanya merasa bahwa anak kepala suku itu suka dengan dirimu”ucap jin.
“bagaimana kau tahu?”Tanya elika.
“dalam arti kau juga menyukai diriku?”ucap elika yang mendekati jin tiba-tiba.
“apa yang kau maksud, jangan mengaco”ucap jin yang spontan mundur perlahan.
“banyak sekali orang yang menyatkan perasaannya pada ku, namun banyak hati juga yang patah karna ku”gumam elika yang menatap langit.
“sudah larut, anginnya sangat kencang lebih baik kita pulang dahulu”ucap jin yang memakaikan elika jaket.
“bolehkah aku memandang langit malam sebentar lagi?”Tanya elika yang tidak berkedip memandang langit.
“terserah kamu”ucap jin yang berdiri disamping elika.
*beberapa saat kemudian*
“haichu…”seru jin yang terserang flu angina malam.
“jin, kamu tidak apa-apa?”Tanya elika yang memeriksa suhu badan jin.
“aku baik-baik saja, lanjutkan lah…memandangi langit malam karna sangat…haichu..jarang”ucap jin yang tetap bertahan.
“apa kau gila! Mengapa tidak bilang bahwa tidak bisa terlalu lama diluar ruangan”seru elika yang terlihat sangat kawatir.
“trima kasih sudah mengawatirkan ku”ucap jin yang mulai kehilangan kesadarannya.
__ADS_1
“jin…bangun..”seru elika yang membopong jin masuk kedalam mobil.
Selama perjalan jin tidak sadarkan diri dan elika membawanya pergi ke kediaman long.
*kediaman shean*
“vilope, apa elika tidak pulang?”Tanya yogi yang sedang menonton tv.
“entahlah, sudah kalian tidur…sudah terlalu larut untuk anak kecil”ucap vilope yang mengantar yoga.
*kediama long*
Elika mengetuk pintu rumah keluarga long sembari menahan jin yang berada dirangkulannya.
TOK…TOK….
Kriet…
“mohon maaf, tapi jin sedang pingsan”seru elika yang terlihat panik saat itu.
Dan kebetulan yang membukakan pintu saat itu adalah kakak jin lotus. Karna melihat sudah larut malam lotus membiarkan elika untuk masuk terlebih dahulu, karna mendengar suara rebut dari lantai bawah kedua orang tua jin pun ikut terbangun.
“ada apa ini?”Tanya Wilson bersama istrinya maya.
“maaf mengganggu tidur tuan dan nyonya long, tapi saat ini murni kesalahan saya…jadi saya akan menjaga jin sampai membaik”ucap elika yang terlihat lelah.
“bukankah kamu elika shean, kamu terlihat sangat lelah…apakah tidak sebaiknya kamu istirahat? Takutnya kamu ikut sakit seperti jin”ucap Wilson.
“tidak apa, saya baik-baik saja…mohon maaf apa saya boleh menjaga jin untuk malam ini?”Tanya elika yang terlihat belum tenang.
“silahkan kalau itu keinginanmu”ucap maya yang memegang kedua bahu elika.
“trima kasih nyonya long”ucap elika yang mengikuti jin dibawa kekamarnya.
~kamar jin..
“(astaga! Ini pertama kalinya aku masuk kedalam kamar seorang pria, tapi aku berhutang budi pada jin)”seru elika dalam hati yang merasa resa.
“mohon maaf nona, ini adalah handuk dan air untuk mengompres tuan jin”ucap kak lotus.
“baik terima kasih banyak”ucap elika yang mulai menggulung lengan bajunya dan mencelupkan handuk kedalam air dingin.
Elika menjaga jin semalaman dan terus memeriksa kondisi jin setiap saat, sedangkan itu Wilson memerintahkan lotus untuk menunggu didepan pintu kamar jin sepanjang malam.
(pukul 03.28)
“(aku sangat lelah, mungkin aku bisa berbaring disofa sebentar…lagi pula jin sudah lebih baik)”ucap elika dalam hati sembari berjalan menuju sofa dan berbaring disana.
~keesokan paginya..
“sayang bangun…mari sarapan”ucap maya yang membangunkan elika.
“ah…maaf nyonya long saya ketiduran, bagaimana keadaan jin? Apakah masih demam?”Tanya elika yang tidak berhenti.
__ADS_1
“kawatirkan dirimu dulu, baru kawatrikan orang lain”saut jin dari luar kamar.
“maaf nyonya long, jin jadi demam karena menuruti saya”ucap elika yang menundukan kepalanya