
Elika jatuh pingsan dan tidak bisa mengalahkan ketua berandalan itu, katika elika tersadar hal mengejutkan terjadi.
ketua mereka sudah pingsan berlumuran darah di samping elika, lalu dengan cepat elika bangkit bangun dan melihat seorang pria yang sedang menghisap rokok menyender di tembok.
“akh…kepalaku sakit sekali!! Para berandalan ini sudah pada kalah semua?? Perasaan tadi masih ada ketua mereka tetapi sekarang sudah pingsan juga”gumam elika yang langsung pergi dari sana dan berlari ke klinik.
*klinik*
“vilope kamu sudah baik-baik saja??”Tanya elika yang merasa cemas.
“bodoh!! Kamu kawatir sama orang lain tapi kamu tidak liat diri sendiri”ucap vilope yang marah.
“hehe hanya luka kecil saja vilope”ucap elika.
“vilope kita pulang naik taxi aja, ya…”ucap elika yang membantu vilope berjalan.
Ketika vilope sudah diobati, elika langsung memanggil taxi dan pulang bersama vilope.
*vila elika dan vilope*
Tok…tok…
Ya…nona elika apa yang terjadi dengan nona vilope??:kak lina
“ah…nanti saja, tolong bantu vilope ya”ucap elika.
“kak lina, ambil P3K dan obati tangan elika”ucap vilope yang dibawa kekamar.
Baik nona;kak lina
“kak lina,
berikan vilope sup penenang”ucap elika yang duduk disofa.
Baik nona, dan ini P3Knya(perlu saya bantu);ucap kak lina.
“terima kasih, tidak usah..kak lina urus vilope saja”ucap elika yang mengobati tangannya.
Mereka beristirahat selama sebelum masuk kuliah.
*hari pertama masuk kuliah*
“elika cepat!!”seru vilope.
“iya!! Ucap elika.
Pagi itu muka elika terlihat sedikit pucat, namun vilope tidak menyadarinya.
*kampus pagar tinggi*
Kampus ini terkenal dengan prestasi murid-muridnya, dan di kampus itu ada 8 keluarga yang sangat berkuasa.
8 keluarga itu terdiri dari kelurga long, mailis, soft ,simon, ken, shean,
cik, dan ping.
anggota keluarga ini terhubung satu sama lain.
“elika cepat,
nanti kita di hukum”ucap vilope yang berjalan cepat.
“iya…vilope aku merasa pusing sekali”ucap elika.
__ADS_1
“apa!! Kamu kenapa??
Wajahmu pucat sekali”seru vilope yang memeriksa elika.
kalian berdua yang di gerbang!! Cepat kesini bergabung bersama yang lainnya;anggota osis
“maaf kak, boleh tidak saudaraku ini dibawa ke UKS dulu??”Tanya vilope.
Tidak…itu hanya akal-akalnmu saja supaya lolos dari hukuman;anggota osis
“tidak sungguh!!
Saudaraku sedang tidak enak badan”ucap vilope yang berusaha menyakinkan.
“vilope sudah…aku sudah lebih baik, kak boleh tidak kalau hukuman saudaraku di berikan padaku saja”ucap elika dengan nada lemas.
Kenapa memang??;anggota osis
“karna saudaraku ini kalau terkena sinar matahari terlalu lama, dia akan mimisan”ucap elika.
Baiklah, berarti hukuman mu ditambahkan menjadi 20 putaran;anggota osis
“elika, kamu sedang sakit??”seru vilope.
Sudah!! Dramanya nanti saja, cepat lari; seru anggota osis
Akhirnya elika menjalani hukuman 2 kali lipat dengan kondisi yang tidak sehat, ketika sudah putaran ke 10…elika merasakan pusing, tetapi tetap berlari.
Lalu ketika putaran ke 15 elika sudah tidak tahan lagi dan jatuh ditengah lapangan, vilope yang memerhatikan sejak awal langsung berlari menolong elika.
*ruang UKS*
“vilope….akh….sakit…”seru elika.
“perutku…perutku sakit…aku mau makan”ucap elika yang tersenyum.
“hu…kamu itu bisa gak si..sekali saja jangan bikin orang kawatir”ucap vilope.
“maaf…sifatku masih kekanakan, aku tidak akan merepotkanmu lagi”ucap elika yang raut wajahnya berubah.
“ah..bukan begitu..elika maaf…aku hanya kawatir saja”ucap vilope yang merasa bersalah.
“hihi..tidak apa..lagi pula memang sudah waktunya aku mengubah sifatku, ayo kita kembali kekelas”ucap elika yang beranjak dari kasur.
Mereka kembali kekelas dan ternyata sudah waktunya istirahat, dan mereka pergi kekantin untuk mencari makan.
“kamu mau makan apa?”Tanya vilope.
“aku mau makan…emm…roti dengan susu saja”ucap elika.
“baiklah..aku pergi belikan, kamu tunggu sini dulu..kamu masih belum pulih total(sampai di beri makan, baru pulih)”seru vilope.
“hehehe….terima kasih”ucap elika.
Lalu vilope membeli roti dan susu, entah apa yang terjadi vilope pergi begitu lama dan membuat elika bosan.
“vilope lama banget si…aku ke toilet dulu deh..”gumam elika.
Elika mencari toilet, dan akhirnya dia menemukan toiletnya.
“elika kemana?
Aduh..menyusahkan saja”gumam vilope.
__ADS_1
“kamu bilang ada elika dimana?”Tanya andy.
“tadi aku suruh tunggu disini, soalnya dia abis pingsan”ucap vilope.
“pingsan? Yasudah kita cari dia sama-sama, takutnya dia buat masalah”ucap andy.
Lalu mereka berpencar mencari elika.
Ketika elika masuk kedalam toilet, dia merasa ada yang aneh denga toilet itu dan ternyata dia salah masuk kamar mandi.
“akh..ini toilet pria!”gumam elika yang terkejut.
Lalu ketika elika ingin keluar, datang dua orang pria yang hendak masuk.
“who…cewek? Perempuan di toilet pria mau ngapain?”
“maaf…aku salah masuk karna terburu-buru”seru elika yang malu.
“jangan buru-buru dong”
“maaf kalo ada yang mau dibicarakan di luar saja,permisi”ucap elika yang lari keluar.
Salah satu dari pria itu menarik tangan elika, dan kebetulan andy sedang berada disana.
“elika!”panggil andy.
“andy! Tolong aku”ucap elika.
pria itu langsung melepaskan pegangannya.
“maaf, ada masalah apa ya?”Tanya andy yang menghampiri elika.
“pacarmu ini masuk kedalam toilet pria, untuk mengintip!”
“tidak..itu tidak benar!(lagi pula siapa yang pacaran)”ucap elika yang menggenggam tangan andy.
“sudahlah Alvin jangan mengganggunya lagi, maaf atas sifat temanku ini”
“sudah elika kita pergi saja…. Vilope sudah mencari”ucap andy yang menarik elika.
“kalian tidak berniat meminta maaf”seru Alvin.
“sudah…sudah…kita pergi dulu ya”
“hei harry ada apa si?”Tanya Alvin yang tidak ingin pergi.
Alvin adalah penerus dari perusahaan mailis, dan harry adalah penerus perusahaan ping.
Ketika mereka berjalan menuju kelas, mereka bertemu vilope dan jemson.
“vilope!”panggil elika.
“elika kamu kemana? Selalu bikin orang kawatir saja”seru vilope.
“hai…elika”ucap jemson.
“hai…tapi mengapa kalian selalu bersama?”Tanya elika.
“elika! Kamu tidak usah mengada-ngada”ucap vilope.
“hihihi…oh ya andy, bukankah yang tadi itu Alvin dan harry salah satu dari keluarga yang berkuasa ya dari 8 keluarga?”Tanya elika.
“kalian bertemu dengan tuan Alvin dan harry”seru vilope.
__ADS_1