
*rumah sakit*
“cepat jelaskan apa yang terjadi dengan elika!” gentak Alvin yang menarik kerah baju andy.
“semua ini salahku, aku mengaku salah”ucap andy menundukan kepalanya.
Lalu Alvin mendapat telpon dari kampus yang meminta untuk kembali kekampus karna ada sedikit masalah.
Dan dirumah sakit hanya tersisa dua orang yang menunggu elika, lalu ketika dokter hendak keluar andy mendapat panggilan yang mengharuskannya untuk pergi.
“dok bagaimana keadaan pasien didalam?”Tanya jin.
Pasien tidak apa-apa hanya sakit terlalu banyak bergerak saja, saya juga sudah membuka perban dikepalanya…karna lukanya sudah tidak apa-apa; dokter
“apakah pasien sudah bisa dijenguk?”Tanya jin.
Pasien masih dalam pengaruh obat tidur, tapi sebentar lagi akan siuman jadi silahkan; ucap dokter yang pergi.
“baiklah terima kasih”ucap jin yang hendak masuk.
Klik…
Elika berbaring diatas kasur dan perban dikepalanya dilepas, jin duduk disamping kasur sembari menatap elika yang tertidur.
“tidur bagaikan anak kucing, ketika bangun seperti macan”seru jin yang bergumam.
Lalu jin mengangkat jari telunjuknya dan menempelkan nya di pipi elika.
Tidak lama kemudian elika tersadar dan terkejut jin berada disampingnya.
“jin!? Rumah sakit?”seru elika.
“ah..kau sudah sadar, sekarang aku Tanya bagaimana kamu bisa berkelahi?”Tanya jin yang membetulkan posisi duduknya.
“am…itu…vilope dibully, jadi aku menolongnya dan dihajar dengan kayu”ucap elika dengan suara kecil.
“sudahlah…aku mau beli makan dulu untukmu, nanti aku yang akan menelpon orang dirumahmu”ucap jin yang berdiri dan pergi keluar.
Klik…
“apa aku bermimpi?Jin memainkan pipiku? Itu pasti mimpi”gumam elika yang wajahnya memerah.
~diluar ruangan~
“hampir saja ketahuan, tapi elika terlihat manis saat tidur”gumam jin yang tersenyum hangat.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian~~
Klik…
“aku belikan kamu bubur dan buah”ucap jin yang masuk kedalam.
Dan ternyata elika sedang menggelung rambutnya naik keatas.
“terima kasih~”ucap elika yang tersenyum lebar.
deg…deg…deg…
“sama-sama, ngomong-ngomong kau lebih cantik di gelung”ucap jin dengan suara kecil.
“ha…! Terima kasih,kau juga terlihat lebih keren menggunakan anting”ucap elika yang memandang jin.
“(dia menyadarinya),sudah makan cepat”ucap jin yang terlihat malu.
Tidak lama setelah elika selesai makan, melina datang bersama paman ling.
Klik..
“elika! Cucuku!”seru melina memeluk elika dengan erat.
“kau selalu membuat nenekmu ini jantungan, aku sudah tidak muda lagi”ucap melina.
“baiklah-baiklah marahnya nanti saja, dia jin dari keluarga long”ucap elika yang memperkenalkan satu sama lain.
“keluarga long?Habis ini saya ada janji dengan tuan keluarga long”ucap melina.
“bagaimana kalau kita pergi makan bersama? Tuan Wilson pasti tidak akan keberatan”ucap jin.
“tentu”seru melina.
“(tamat riwayatku)”ucap elika dalam hati.
*disebuah restaurant*
“maaf membuat tuan Wilson menunggu”ucap melina yang mengampiri Wilson.
“tidak masalah,lagi pula belum waktunya makan malam”ucap Wilson.
Wilson adalah orang terkaya dikota sekarang.
“mohon maaf kita cari meja lain dulu”ucap elika.
__ADS_1
“kenapa? Bisa aku pesankan ruangan vip?”seru Wilson.
“baiklah kalau tuan Wilson memaksa”ucap jin.
“anak ini, bicara dengan ayahnya seperti orang asing”ucap Wilson yang merangkul jin.
*didalam ruangan*
“perkenalkan ini adalah cucuku, elika dan ibunya sophie”ucap melina.
“seperti yang saya dengar dipembicaraan kita sebelumnya, dimana yang bernama vilope?”seru Wilson.
“dia dirumah karna kemarin mereka berdua sedang ada insiden”ucap melina.
“baiklah, mungkin lain kali”ucap Wilson.
Lalu mereka memesan makanan…
“tuan Wilson maaf…mungkin kita berdua pindah meja karna tidak enak mengganggu”ucap elika yang berdiri dan mengajak jin.
“baiklah”ucap Wilson.
Krek…
“disana ada bangku kosong”ucap elika.
Ketika mereka hendak duduk, terdapat dua pasangan juga yang hendak duduk disana.
“yoo…ada jin dan elika disini”ucap ruppy.
“kenapa beda lagi yang dibawa”ucap jin.
“yang kemarin sudah mulai tidak nurut”ucap rupy berbisik ditelinga jin.
“apa kalian tidak pegal?”Tanya elika yang sudah duduk.
Dan pada akhirnya mereka makan malam bersama..
“kau mau pesan apa?”Tanya jin yang memberikan menu kepada elika.
“emm…steak beef yang rare saja, dan minumnya orange juice”ucap elika yang memberikan kembali menu kepada jin.
“kalau begitu sama kan saja”ucap jin yang memberikan menunya pada pelayan.
“kenapa kalian tidak menjadi pasangan? Kulihat elika cukup mirip”ucap ruppy yang tersenyum mencela.
__ADS_1