
Klik…
“kamu duduk disini, aku cari obat oles dulu”ucap dion dengan lembut.
“ah ini”
“biarkan aku saja”ucap elika yang menolak di oleskan dion.
“tidak apa-apa, Kamu duduk diam saja”ucap dion penuh perhatian.
“ah..baiklah, terima kasih”ucap elika.
Setelah pengobatan selesai dion memberikan makanan yang dia beli dari kantin.
“ini makan”ucap dion.
“terima kasih… tapi dion walaupun kamu perhatian sama aku, aku tetap tidak bisa menerima kamu!!” ucap elika dengan hati-hati.
“aku tau, tapi aku membantumu bukan karna perasaan tetapi karna kita teman”ucap dion yang tersenyum tulus.
“terima kasih!!”ucap elika.
*dilobby*
“jadi begitu ceritanya jemson!!”ucap Louis.
“jadi vilope bukan wanita simpanan ayah??”Tanya jemson.
Buk..
“akh… sakit yah!!”jerit jemson.
“kamu ini bicara tidak dipikir-pikir dulu!!”ucap Louis.
“pft…”
“vilope, sampaikan salam om pada ayahmu, Om mau keatas melihat andy”ucap Louis yang pergi ke atas.
“bareng saja!!
Aku juga mau menjenguk saudaraku, anak dari tante sophie”ucap vilope.
“oh ya, jadi dia dirawat disini??”Tanya Louis yang penasaran.
“andy dan elika kecelakaannya bareng yah..”ucap jemson yang menyelang pembicaraan.
“aku tidak Tanya kamu!!”ucap Louis yang mengajak vilope ke atas.
“tunggu!! Ada yang mau aku bicarakan dengan vilope, ayah duluan saja”ucap jemson yang menahan vilope.
“oke…oke..”ucap Louis yang pergi sendiri.
“dion!! Apa rasanya orang jatuh cinta??”Tanya elika.
“ah…rasanya jatuh cinta itu…kita memiliki perasaan yang berbeda dengan orang itu!!”ucap dion yang duduk disamping elika.
“apa yang kamu rasakan saat dekat dengan ku??”Tanya elika yang memasang wajah polos.
“am…em…kamu itu tidak bisa menghargai orang sedikit ya..!!”ucap dion yang merasa malu.
__ADS_1
“pft…hahahaha aku hanya bercanda dion!! Tapi…apakah andy memiliki perasaan itu sama aku dion??”ucap elika yang memelas.
“aku tidak bisa menjawabnya maaf!!”ucap dion sambil mengelus kepala elika.
Klik…
“elika ada yang mau bertemu dengan mu!!” ucap vilope yang membuka pintu.
“elika,dion kalian ngapain??”Tanya jemson.
“elika kakinya terkilir!! Karna sudah ada yang menemani aku mau pulang dulu ya..”ucap dion yang beranjak bangun.
“dion!! Terima kasih”ucap elika tersenyum manis.
Dion hanya mengangguk sambil jalan keluar.
“elika, ini ayahnya andy dan jemson!! Om Louis”ucap vilope yang mempersilahkan duduk Louis.
“oh…hallo om, maaf kita bertemu ditempat seperti ini!! Nama saya elika marga saya shean”ucap elika yang mencoba bangun.
“eh..sudah duduk saja!! Saya sahabat ayahmu!! Saya sudah dengar banyak tentang kamu dari vilope!!”ucap Louis.
Mereka berbincang-bincang sangat lama sampai dokter datang dan memberitahukan bahwa elika sudah diperbolehkan pulang.
Louis ikut vilope dan elika untuk bertemu Robert.
“kita sampai…akh!!”ucap elika.
“pelan-pelan, kamu kaki masih sakit sudah loncat-loncat saja!!”ucap vilope yang kawatir.
“boleh om bertemu dengan ayahmu??”Tanya Robert.
“boleh,masuk saja!!Saya juga mau ngambil beberapa baju”ucap elika yang mengajak Louis masuk.
“ada apa??”Tanya elika.
“kamu harus berhati-hati sama om Louis, kata jemson…(mengingat kata-kata jemson tadi)
*ingatan vilope*
“ada apa jemson??”Tanya vilope.
“kamu dan elika harus berhati-hati dengan ayahku”seru jemson.
“ha…kenapa?? Diakan ayahmu”ucap vilope.
“aku tau bahkan aku dan andy saja malu mengakui hal ini”ucap jemson yang menundukan kepala.
“maksudnya??”Tanya vilope yang kebingungan.
“Louis itu orangnya licik, dia bakalan melakukan apa saja supaya tidak terkalahkan dengan orang lain”ucap jemson dengan pandangan kawatir.
“baiklah..tapi seiringnya waktu kamu harus memberitahuku apa arti dari perkataanmu”ucap vilope.
*kembali ke topic pembicaraan*
“seperti itu elika”ucap vilope.
“emm…aku masih tidak mengerti perkataanmu dan jemson, tapi aku akan berhati-hati(begitu juga kamu”ucap elika yang mengajak vilope masuk.
__ADS_1
Krek….
“ayah!!kita pulang”teriak elika.
“elika, sudah ayah bilang jaga sikapmu jangan seperti anak-anak!!contoh vilope”ucap Robert yang sedang mengobrol dengan louis.
“aku baru saja keluar dari rumah sakit ayah, kamu tidak kawatir”seru elika yang memberikan wajah imut.
“sudahlah, kamu sudah dewasa memberikan wajah imut juga sudah tidak imut lagi”seru Robert.
Elika dan vilope kembali kekamar untuk mengambil pakaian elika.
Setelah mereka selesai beres-beres dan turun kebawah, tiba-tiba dikejutkan oleh nenek(melina) yang menangis, Louis juga masih ada disana.
“nenek!! Ada apa??”ucap kedua purti cantik(elika dan vilope).
“roy!!hik…hik…dia menipu nenek!!”ucap melina yang menangis tiada henti.
“oh…!!”ucap dua putri cantik bersamaan.
“sudahlah, kalian berdua balik lagi saja ke vila!! Ini biar ayah yang urus”ucap Robert penuh perhatian.
“tanpa disuruh juga memang seperti itu!!”gumam elika.
“elika!!”seru Robert.
Krek….
“elika, aku mau jalan bersama jemson!! Kamu balik ke vila sendiri gak papa kan??”ucap vilope penuh hati-hati.
“um…okelah!!”ucap elika.
yang ada dipikiran elika”vilope pergi aku mau mampir membeli permen dan snack!!”
“baiklah, sekarang aku lega”ucap vilope.
Tin….tin…
“ah..itu jemson!!Bye elika”ucap vilope berlari ke arah jemson.
“bye!! Bersenang-senanglah semoga jadi pasangan baru!!”seru elika yang berjalan mengarah mobilnya.
Brum…brum…
*di daerah perkotaan*
“wah..ada pasar ramai!! Pasti banyak kulinernya!!”ucap elika yang mencari tempat parkir.
Ayo..ayo..mainannya..
tahu bau…tahu bau…
gula harum…gula harum..
“wah…ada gula harum, beli satu ah!!”ucap elika yang menghampiri penjual gual harum.
“tolong satu/tolong satu!!”ucap elika yang berbarengan bersama pria asing.
“silahkan nona dulu”
__ADS_1
“terima kasih”seru elika.
bersambung...